Sekilas Tentang Kampung Warna Warni Jodipan
Kampung Warna Warni ini terletak di Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur. Berlokasi strategis di bantaran Sungai Brantas, kampung ini dulunya dikenal sebagai permukiman kumuh yang sering luput dari perhatian.
Transformasi dramatis kampung ini bermula pada tahun 2016, ketika sekelompok mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang tergabung dalam kelompok Guyspro (Guys of Public Relation) menginisiasi program pengecatan kampung sebagai bagian dari tugas kuliah mereka.
Proyek ini mendapat dukungan dari perusahaan cat lokal melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Sekitar 107 rumah dicat dengan 17 warna berbeda, melibatkan komunitas mural dan seniman lokal untuk menciptakan lukisan dinding yang artistik.
Sejak diresmikan oleh Wali Kota Malang pada tahun 2017, Kampung Warna Warni Jodipan telah bertransformasi dari kawasan kumuh menjadi destinasi wisata populer. Keberhasilan ini bahkan menginspirasi pengembangan kampung tematik lainnya di sekitarnya, seperti Kampung Tridi dan Kampung Biru Arema.
“Kami tidak menyangka Kampung Jodipan kemudian menjadi tujuan wisata. Awalnya pengecatan kampung dilakukan agar rumah-rumah di sana tak terlihat kusam dan agar masyarakat memperhatikan masalah sanitasi.” – Nabila Firdausiyah, Koordinator Guyspro
Kehadiran wisatawan juga membawa dampak positif bagi perilaku warga. Kesadaran akan kebersihan meningkat, praktik membuang sampah ke sungai berkurang drastis, dan perekonomian warga pun terangkat melalui berbagai usaha kecil yang bermunculan.
Daya Tarik Utama Kampung Warna Warni Jodipan
Kampung ini menawarkan berbagai daya tarik unik yang membuatnya menjadi destinasi wisata favorit di Kota Malang. Berikut beberapa daya tarik utama yang bisa Anda nikmati:
Rumah dan Gang Berwarna Cerah
Daya tarik utama kampung ini tentu saja adalah rumah-rumah penduduk yang dicat dengan warna-warna cerah dan mencolok. Kombinasi warna seperti merah, kuning, biru, hijau, ungu, dan oranye menciptakan pemandangan yang memikat dan sangat fotogenik.

Sumber / Kredit: @carinowanderers
Setiap sudut kampung menawarkan komposisi warna yang berbeda, menciptakan latar belakang sempurna untuk berfoto. Bahkan tangga, pagar, dan atap rumah pun tidak luput dari sentuhan warna cerah.
Mural dan Instalasi Seni
Selain cat warna-warni, dinding-dinding di kampung ini juga dihiasi dengan berbagai mural dan lukisan tiga dimensi yang menarik. Karya seni ini menambah dimensi visual dan menjadi spot foto favorit pengunjung.

Sumber / Kredit: @olga_odekerken
Beberapa mural menampilkan gambar hewan, tokoh kartun, atau pemandangan alam yang dibuat dengan teknik tiga dimensi sehingga tampak hidup dan nyata. Pengunjung sering berinteraksi dengan mural ini untuk menciptakan foto yang kreatif.
Jembatan Kaca Ngalam
Jembatan Kaca Ngalam adalah salah satu ikon terbaru di Kampung Warna Warni Jodipan. Jembatan sepanjang 25 meter dan tinggi 8 meter ini menghubungkan Kampung Jodipan dengan Kampung Tridi di seberangnya.

Sumber / Kredit: @passport_nomads
Berjalan di atas jembatan kaca ini memberikan pengalaman unik karena Anda bisa melihat Sungai Brantas mengalir di bawah kaki. Jembatan ini juga menjadi spot foto populer dengan latar belakang kampung warna-warni yang menakjubkan.
Pemandangan Sungai Brantas
Lokasi Kampung Warna Warni Jodipan yang berada di tepi Sungai Brantas memberikan nilai tambah berupa pemandangan sungai yang menyegarkan. Kontras antara air sungai dengan warna-warni rumah menciptakan panorama yang indah.

Sumber / Kredit: @alivikry
Beberapa titik di kampung ini menawarkan spot yang ideal untuk menikmati aliran sungai sambil bersantai. Pengunjung juga bisa mengambil foto panorama kampung dari sisi seberang sungai untuk mendapatkan sudut pandang yang lebih luas.
Suasana Kampung Kreatif
Selain keindahan visualnya, Kampung Warna Warni Jodipan juga menawarkan suasana kampung yang hidup dan kreatif. Interaksi dengan penduduk lokal dan melihat langsung kehidupan sehari-hari mereka di tengah lingkungan yang penuh warna menjadi pengalaman tersendiri.

Sumber / Kredit: @ale.calo_
Warga setempat kini telah beradaptasi dengan kehadiran wisatawan dan banyak yang membuka warung atau menjual suvenir khas Kampung Warna Warni. Hal ini menambah dinamika dan kehidupan di kampung yang dulunya sepi.
Nilai Sosial dan Kreatif Dari Kampung Warna Warni Jodipan
Transformasi Kampung Warna Warni Jodipan bukan sekadar perubahan fisik, tetapi juga membawa dampak sosial dan ekonomi yang signifikan bagi warga setempat.
Dampak Wisata Terhadap Warga Lokal
Kehadiran wisatawan telah membuka peluang ekonomi baru bagi warga Kampung Jodipan. Banyak penduduk yang kini membuka usaha kecil seperti warung makanan dan minuman, menjual suvenir, atau mengelola area parkir.
Pendapatan dari tiket masuk juga digunakan untuk perawatan kampung dan fasilitas umum, sehingga menciptakan siklus positif bagi pengembangan kawasan ini.
Perubahan Lingkungan dan Ekonomi
Sebelum menjadi kampung warna-warni, Jodipan dikenal sebagai kawasan kumuh dengan masalah sanitasi dan pembuangan sampah ke sungai. Kini, kesadaran warga akan kebersihan lingkungan meningkat drastis.
“Dulu membuang sampah ya ke sungai, sekarang malu banyak orang datang masa perilakunya tetap.” – Soni Parin, Ketua RW 2 Kelurahan Jodipan
Tempat sampah tersedia di berbagai sudut kampung, dan sampah dikumpulkan secara teratur untuk diangkut petugas kebersihan. Toilet umum juga dibangun untuk mengatasi masalah sanitasi yang sebelumnya menjadi kendala.
Nilai Edukasi Sosial
Kampung Warna Warni ini menjadi contoh nyata bagaimana kreativitas dan kolaborasi dapat mengubah citra sebuah kawasan. Proyek ini menunjukkan bahwa solusi sederhana seperti pengecatan dapat membawa dampak besar bagi masyarakat.
Keberhasilan kampung ini juga menginspirasi munculnya kampung-kampung tematik lain di berbagai kota di Indonesia, membuktikan nilai edukatif dari inisiatif kreatif berbasis masyarakat.
Lokasi dan Akses Menuju Kampung Warna Warni Jodipan
Berlokasi strategis di pusat Kota Malang, tepatnya di Jalan Ir. H. Juanda No. 9 RT 9 RW 2, Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur.
Akses dari Pusat Kota Malang
Kampung Warna Warni ini sangat mudah dijangkau dari berbagai titik di Kota Malang:
- Dari Alun-alun Kota Malang: Jarak sekitar 1,5 km, dapat ditempuh dalam waktu 3-5 menit dengan kendaraan bermotor melalui Jalan Gatot Subroto.
- Dari Stasiun Malang: Jarak sekitar 500 meter, dapat ditempuh dalam waktu 2 menit dengan kendaraan bermotor atau 7-10 menit dengan berjalan kaki.
- Dari Terminal Arjosari: Jarak sekitar 5 km, dapat ditempuh dalam waktu 15-20 menit dengan kendaraan bermotor.
Transportasi Umum dan Kendaraan Pribadi Menuju Kampung Warna Warni Jodipan
Transportasi Umum
- Angkutan Kota (Angkot): Tersedia beberapa trayek yang melewati kawasan ini, seperti MT, AMG, AJG, dan ABG.
- Becak: Tersedia di sekitar Stasiun Malang dan pusat kota, bisa menjadi pilihan untuk jarak dekat.
- Ojek Online: Pilihan praktis yang tersedia di seluruh Kota Malang.
Kendaraan Pribadi
- Mobil: Tersedia area parkir untuk kendaraan roda empat dengan biaya Rp5.000.
- Motor: Area parkir untuk kendaraan roda dua tersedia dengan biaya Rp2.000.
- Petunjuk arah: Gunakan aplikasi Google Maps untuk navigasi yang akurat.

Sumber / Kredit: @aarventuras
Rencanakan Perjalanan Anda ke Malang!
Pesan sewa transport malang untuk perjalanan anti ribet, memorable, dan yang pasti dengan driver yang sudah berpengalaman.
Harga Tiket Masuk Kampung Warna Warni Jodipan
Untuk menikmati keindahan Kampung Warna Warni Jodipan, pengunjung dikenakan biaya tiket masuk yang terjangkau. Pendapatan dari tiket ini digunakan untuk perawatan kampung dan fasilitas umum.
| Kategori | Harga | Keterangan |
| Tiket Masuk Dewasa/Anak | Rp5.000/orang | Berlaku untuk semua pengunjung tanpa batasan usia |
| Parkir Motor | Rp2.000 | Area parkir tersedia di dekat pintu masuk |
| Parkir Mobil | Rp5.000 | Area parkir terbatas, disarankan datang pagi |
| Parkir Bus | Rp15.000 | Untuk rombongan dengan bus wisata |
Catatan: Harga tiket dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pengelola. Tiket masuk berbentuk stiker yang bisa dijadikan kenang-kenangan.
Jam Operasional Kampung Warna Warni Jodipan
Buka setiap hari untuk pengunjung dengan jam operasional yang cukup panjang, memberikan fleksibilitas bagi wisatawan untuk mengatur waktu kunjungan.
| Hari | Jam Operasional |
| Senin – Minggu | 07.00 – 17.00 WIB |
Waktu Terbaik untuk Berkunjung
Pagi Hari (07.00 – 10.00 WIB)
- Suasana lebih sejuk dan nyaman
- Cahaya matahari ideal untuk fotografi
- Pengunjung belum terlalu ramai
- Warna-warni rumah terlihat lebih cerah
Sore Hari (15.00 – 17.00 WIB)
- Cahaya golden hour untuk foto yang dramatis
- Suhu udara mulai sejuk kembali
- Pengunjung sudah mulai berkurang
- Pemandangan sunset dari jembatan kaca
Tips: Hindari berkunjung saat siang hari (11.00 – 14.00 WIB) karena suhu udara cenderung panas dan tidak nyaman untuk berjalan-jalan di area terbuka. Kunjungan di akhir pekan dan hari libur biasanya lebih ramai dibanding hari kerja.
Fasilitas yang Tersedia di Kampung Warna Warni Jodipan
Meskipun merupakan kawasan permukiman, Kampung Warna Warni Jodipan telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk menunjang kenyamanan pengunjung.
Area Parkir
- Parkir motor dan mobil tersedia
- Lokasi dekat dengan pintu masuk
- Dijaga oleh petugas parkir
- Kapasitas terbatas, terutama untuk mobil
Toilet Umum
- Tersedia di beberapa titik
- Kondisi bersih dan terawat
- Dikelola oleh warga setempat
- Tidak dipungut biaya tambahan
Warung Warga
- Menjual makanan dan minuman ringan
- Tersedia suvenir khas
- Harga terjangkau
- Mendukung ekonomi lokal
Fasilitas Tambahan
Spot Istirahat
- Beberapa titik teduh untuk beristirahat
- Bangku-bangku di beberapa sudut kampung
- Area santai di dekat jembatan kaca
Petunjuk Arah dan Keamanan
- Papan petunjuk arah tersedia
- Petugas keamanan di pintu masuk
- Warga yang ramah dan siap membantu
Perhatian: Kampung Warna Warni Jodipan merupakan area permukiman warga. Harap menjaga kebersihan, tidak membuat keributan, dan menghormati privasi penduduk setempat.
Tips Berkunjung ke Kampung Warna Warni Jodipan
Untuk memaksimalkan pengalaman kunjungan Anda ke Kampung Warna Warni Jodipan, berikut beberapa tips praktis yang bisa diterapkan:
Waktu Terbaik untuk Foto
- Pagi hari (07.00 – 09.00 WIB) – Cahaya matahari pagi memberikan efek lembut dan warna-warni rumah terlihat lebih cerah.
- Sore hari menjelang sunset (16.00 – 17.00 WIB) – Golden hour menciptakan nuansa dramatis dan hangat pada foto.
- Hari kerja (Senin-Jumat) – Pengunjung cenderung lebih sepi dibanding akhir pekan, sehingga lebih mudah mendapatkan foto tanpa keramaian.

Sumber / Kredit: @kirstenfloris
Etika Berkunjung ke Area Permukiman
- Jaga volume suara, ingat ini adalah area tempat tinggal warga
- Hormati privasi penduduk dan jangan masuk ke dalam rumah tanpa izin
- Buang sampah pada tempatnya, bantu menjaga kebersihan kampung
- Berinteraksi dengan sopan kepada warga lokal
- Dukung ekonomi lokal dengan membeli makanan atau suvenir dari warung warga
Pakaian yang Disarankan
Yang Disarankan
- Pakaian kasual dan nyaman
- Alas kaki yang nyaman untuk berjalan
- Topi atau payung untuk perlindungan dari matahari
- Pakaian berwarna cerah untuk foto yang lebih menarik
Yang Dihindari
- Sepatu hak tinggi (area banyak tangga dan jalan tidak rata)
- Pakaian terlalu formal yang membatasi gerak
- Pakaian terlalu terbuka (hormati budaya lokal)
Perhatian Terhadap Jalur Sempit
Kampung Warna Warni ini memiliki banyak gang sempit dan tangga. Berhati-hatilah saat berjalan, terutama jika membawa anak kecil atau lansia. Perhatikan langkah Anda dan berjalanlah perlahan, terutama di area tangga yang berwarna-warni.

Sumber / Kredit: @carinowanderers
“Jangan lupa membawa botol minum dan tabir surya. Berjalan-jalan di kampung ini bisa memakan waktu 1-2 jam, dan sebagian besar area terbuka tanpa peneduh.” – Pengunjung Kampung Warna Warni Jodipan
Spot Foto Favorit di Kampung Warna Warni Jodipan
Kampung Warna Warni Jodipan menawarkan banyak spot foto menarik yang sayang untuk dilewatkan. Berikut beberapa lokasi favorit yang wajib diabadikan:

Sumber / Kredit: @elviajedejein

Sumber / Kredit: @elviajedejein

Sumber / Kredit: @samanna_p
Jembatan Kaca Ngalam
Jembatan kaca sepanjang 25 meter ini menghubungkan Kampung Warna Warni Jodipan dengan Kampung Tridi. Berdiri di atas jembatan ini memberikan pengalaman unik karena Anda bisa melihat Sungai Brantas mengalir di bawah kaki.
Spot ini ideal untuk foto panorama dengan latar belakang kedua kampung tematik. Jembatan ini mampu menampung beban sekitar 250 kg dan sangat aman untuk dikunjungi.
Lorong Payung
Salah satu spot paling ikonik di kampung ini adalah lorong yang dihiasi dengan payung warna-warni yang digantung di atas. Payung-payung ini menciptakan teduhan sekaligus latar belakang foto yang sangat menarik.
Lorong ini biasanya ramai dikunjungi, jadi bersabarlah untuk mendapatkan giliran berfoto. Waktu terbaik untuk foto di spot ini adalah pagi hari ketika cahaya matahari menembus celah-celah payung, menciptakan efek bayangan yang artistik.
Tangga Warna-Warni
Kampung Jodipan memiliki kontur tanah yang tidak rata, sehingga terdapat banyak tangga yang menghubungkan berbagai area. Tangga-tangga ini dicat dengan warna-warni cerah dan menjadi spot foto yang unik.
Beberapa tangga memiliki pola warna pelangi yang sangat menarik untuk diabadikan. Anda bisa berpose di tangga ini dengan latar belakang rumah-rumah berwarna cerah.
Pemandangan dari Atas
Beberapa titik di bagian atas kampung menawarkan pemandangan panorama keseluruhan Kampung Warna Warni Jodipan. Dari sini, Anda bisa melihat hamparan atap berwarna-warni dan aliran Sungai Brantas.

Sumber / Kredit: @born2mytrips
Spot ini sempurna untuk foto landscape yang menampilkan keseluruhan keindahan kampung. Waktu terbaik untuk mengambil foto dari titik ini adalah sore hari menjelang matahari terbenam.
Destinasi Wisata Sekitar Kampung Warna Warni Jodipan
Selain mengunjungi Kampung Warna Warni Jodipan, Anda juga bisa menjelajahi beberapa destinasi menarik di sekitarnya untuk melengkapi pengalaman wisata di Kota Malang.
Kampung Tridi

Sumber / Kredit: @ms.ajiee
Terletak tepat di seberang Kampung Warna Warni Jodipan dan terhubung oleh Jembatan Kaca Ngalam. Kampung ini terkenal dengan mural tiga dimensi yang menghiasi dinding-dindingnya.
Jarak: 50 meter (seberang jembatan)
Highlight: Mural 3D interaktif, spot foto kreatif
Alun-alun Kota Malang

Sumber / Kredit: @740aerialvideography
Pusat kota Malang yang ramai dengan taman, air mancur, dan berbagai aktivitas. Tempat yang ideal untuk bersantai setelah berkeliling Kampung Warna Warni.
Jarak: 1,5 km (5 menit berkendara)
Highlight: Taman kota, kuliner malam, suasana khas alun-alun
Kayutangan Heritage

Sumber / Kredit: @bobodijalan
Kawasan heritage dengan bangunan-bangunan kolonial Belanda yang kini menjadi area wisata sejarah dan kuliner di pusat Kota Malang.
Jarak: 2 km (7 menit berkendara)
Highlight: Arsitektur kolonial, kafe vintage, wisata sejarah
Jelajahi Lebih Banyak Destinasi di Malang
Temukan pengalaman wisata menarik lainnya di sekitar Kota Malang dan rencanakan perjalanan Anda sekarang! Kami rekomendasikan Anda paket liburan ke malang dan bromo 2 hari 1 malam lengkap dengan transport, pemandu, dan itinerary yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda.
Rekomendasi Itinerary Wisata Kota Malang
Untuk memaksimalkan kunjungan Anda ke Malang, berikut beberapa rekomendasi itinerary yang bisa disesuaikan dengan durasi perjalanan Anda.
Wisata Kota Setengah Hari (4-5 Jam)
- Kampung Warna Warni Jodipan (1-2 jam)
Mulai perjalanan dengan mengunjungi kampung warna-warni untuk menikmati suasana pagi yang sejuk dan cahaya yang ideal untuk foto. - Kampung Tridi (1 jam)
Lanjutkan perjalanan ke Kampung Tridi melalui Jembatan Kaca Ngalam untuk melihat mural tiga dimensi yang menarik. - Alun-alun Kota Malang (1 jam)
Istirahat dan makan siang di sekitar alun-alun yang menawarkan berbagai pilihan kuliner. - Toko Oleh-oleh (30 menit)
Singgah di toko oleh-oleh untuk membeli buah tangan khas Malang seperti keripik tempe, apel Malang, atau bakpao telo.
Jelajah Kampung Tematik (1 Hari Penuh)
- Kampung Warna Warni Jodipan (2 jam)
Mulai pagi hari untuk menikmati suasana dan mengambil foto terbaik. - Kampung Tridi (1,5 jam)
Menyeberang ke Kampung Tridi untuk menikmati seni mural 3D. - Makan Siang (1 jam)
Mencicipi kuliner lokal di warung sekitar kampung atau di pusat kota. - Kampung Biru Arema (1,5 jam)
Mengunjungi kampung tematik lainnya yang didominasi warna biru khas Arema FC. - Kampung Keramik Dinoyo (1,5 jam)
Melihat proses pembuatan keramik dan berbelanja suvenir keramik khas Malang. - Makan Malam dan Oleh-oleh (1,5 jam)
Menikmati makan malam dan berburu oleh-oleh di pusat kota.
Wisata Keluarga dan Edukasi (2 Hari)
Hari Pertama
- Kampung Warna Warni Jodipan (2 jam)
- Kampung Tridi (1 jam)
- Makan Siang (1 jam)
- Museum Angkut (3 jam)
- Makan Malam di Alun-alun Batu (1,5 jam)
Hari Kedua
- Jatim Park 1 atau 2 (3 jam)
- Makan Siang (1 jam)
- Kebun Teh Wonosari (2 jam)
- Oleh-oleh dan Makan Malam (2 jam)
- Kembali ke penginapan
Tertarik Explore Malang Sekarang?
Temukan paket jalan-jalan keliling malang 3h2m terlengkap dengan fasilitas dan harga terbaik!
FAQ tentang Kampung Warna Warni Jodipan Malang
Di mana lokasi tepatnya Kampung Warna Warni Jodipan Malang?
Kampung Warna Warni Jodipan terletak di Jalan Ir. H. Juanda No. 9 RT 9 RW 2, Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur. Lokasinya sangat strategis, hanya berjarak sekitar 500 meter dari Stasiun Malang dan 1,5 km dari Alun-alun Kota Malang.
Berapa harga tiket masuk Kampung Warna Warni Jodipan?
Harga tiket masuknya adalah Rp5.000 per orang, berlaku untuk semua pengunjung tanpa batasan usia. Untuk parkir kendaraan, biayanya Rp2.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil. Tiket masuk berbentuk stiker yang bisa dijadikan kenang-kenangan.
Jam berapa Kampung Warna Warni Jodipan buka?
Kampung Warna Warni Jodipan buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pagi hari (07.00-10.00 WIB) atau sore hari (15.00-17.00 WIB) untuk menghindari panas terik dan mendapatkan pencahayaan yang ideal untuk foto.
Apa saja daya tarik utama di Kampung Warna Warni Jodipan?
Daya tarik utamanya antara lain rumah-rumah dengan cat warna-warni cerah, mural dan lukisan dinding yang artistik, Jembatan Kaca Ngalam yang menghubungkan dengan Kampung Tridi, lorong payung warna-warni, tangga berwarna-warni, serta pemandangan Sungai Brantas. Spot-spot ini sangat fotogenik dan menarik untuk diabadikan.
Fasilitas apa saja yang tersedia di Kampung Warna Warni Jodipan?
Meskipun merupakan kawasan permukiman, Kampung Warna Warni Jodipan telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti area parkir, toilet umum, warung warga yang menjual makanan dan minuman, spot istirahat di beberapa titik, serta petunjuk arah. Semua fasilitas ini dikelola oleh warga setempat untuk menunjang kenyamanan pengunjung.
Apakah Kampung Warna Warni Jodipan cocok untuk anak-anak dan keluarga?
Ya, sangat cocok untuk kunjungan keluarga dengan anak-anak. Anak-anak biasanya sangat menyukai warna-warni cerah dan mural yang ada di kampung ini. Namun, perlu diperhatikan bahwa area kampung memiliki banyak tangga dan gang sempit, jadi tetap awasi anak-anak dan berhati-hati saat berjalan. Kunjungan pagi hari lebih disarankan untuk keluarga dengan anak kecil untuk menghindari panas dan keramaian.
Kapan waktu terbaik untuk berkunjung ke Kampung Warna Warni Jodipan?
Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pagi hari antara pukul 07.00-10.00 WIB atau sore hari antara pukul 15.00-17.00 WIB. Pada jam-jam tersebut, suhu udara lebih sejuk dan pencahayaan ideal untuk fotografi. Hari kerja (Senin-Jumat) biasanya lebih sepi dibandingkan akhir pekan dan hari libur, sehingga lebih nyaman untuk menjelajahi kampung dan mengambil foto tanpa keramaian.
Kesimpulan
Kampung Warna Warni Jodipan Malang telah membuktikan bahwa kreativitas dan kolaborasi dapat mengubah wajah sebuah kawasan kumuh menjadi destinasi wisata yang menarik dan bernilai. Dari sekadar proyek mahasiswa, kini kampung ini telah menjadi ikon wisata Kota Malang yang dikenal luas.
Keindahan visual dari rumah-rumah berwarna cerah, mural artistik, dan spot-spot unik seperti Jembatan Kaca Ngalam dan lorong payung menjadikan Kampung Warna Warni Jodipan sebagai surga bagi pecinta fotografi. Namun, di balik keindahan visualnya, terdapat nilai sosial yang lebih dalam tentang bagaimana pariwisata dapat membawa dampak positif bagi masyarakat lokal.

Sumber / Kredit: @exploremalang
Transformasi Kampung Jodipan menjadi contoh nyata bagaimana wisata berbasis masyarakat dapat meningkatkan kesadaran lingkungan, mendorong ekonomi lokal, dan mengubah citra sebuah kawasan. Model ini telah menginspirasi munculnya kampung-kampung tematik serupa di berbagai kota di Indonesia.
Jika Anda berkunjung ke Malang, luangkan waktu untuk menjelajahi keunikan Kampung Warna Warni Jodipan. Nikmati keindahan visualnya, interaksi dengan warga lokal, dan jangan lupa untuk mengabadikan momen berharga di salah satu destinasi wisata kreatif paling fotogenik di Indonesia ini.
Jelajahi Keindahan Malang
Temukan lebih banyak destinasi menarik di Kota Malang dan sekitarnya dengan paket wisata keliling Malang yang praktis dan terencana. Rencanakan perjalanan Anda sekarang dan nikmati liburan nyaman tanpa repot mengatur itinerary.