
Sumber/Kredit: @stupa_sumberawan
Sekilas Tentang Candi Sumberawan
Candi Sumberawan terletak di Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Candi ini berada pada ketinggian 650 meter di atas permukaan laut, tepatnya di kaki Gunung Arjuno yang sejuk. Lokasinya yang strategis menjadikan candi ini memiliki pemandangan alam yang memukau.
Sebagai satu-satunya candi bercorak Buddha di Jawa Timur yang berbentuk stupa, Candi Sumberawan memiliki keunikan tersendiri. Dibangun dari batu andesit dengan ukuran panjang 6,25 meter, lebar 6,25 meter, dan tinggi 5,23 meter, candi ini menjadi bukti keahlian arsitektur masa lampau. Informasi resmi mengenai sejarah dan status cagar budaya Candi Sumberawan dapat dilihat melalui laman Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Candi Sumberawan diperkirakan dibangun pada abad ke-14 hingga 15 Masehi, pada masa Kerajaan Majapahit. Namun, beberapa ahli juga mengaitkannya dengan Kerajaan Singhasari yang berkuasa sebelumnya. Fungsi utama candi ini adalah sebagai tempat pemujaan dan ritual keagamaan bagi umat Buddha.

Sumber/Kredit: @btrandebritto
Dalam sejarah Malang dan Singosari, Candi Sumberawan memiliki posisi penting sebagai bagian dari jaringan candi yang tersebar di wilayah tersebut. Candi ini juga disebutkan dalam kitab Negarakertagama karangan Mpu Prapanca, yang menyebutkan bahwa Raja Hayam Wuruk pernah mengunjungi tempat ini pada tahun 1359 Masehi saat melakukan perjalanan keliling.
Sejarah dan Nilai Budaya Candi Sumberawan
Candi Sumberawan pertama kali ditemukan pada tahun 1904. Kemudian pada tahun 1935, Dinas Purbakala melakukan kunjungan penelitian ke lokasi ini. Pemugaran pertama dilakukan pada masa Hindia Belanda tahun 1937, khususnya pada bagian kaki candi, sementara bagian lainnya direkonstruksi secara darurat.
Para ahli purbakala memperkirakan bahwa Candi Sumberawan dulunya bernama Kasurangganan, sebuah nama yang terkenal dalam kitab Negarakertagama. Nama “Sumberawan” sendiri berasal dari kata “sumber” dan “rawan”, yang merujuk pada keberadaan telaga atau sumber mata air yang jernih di sekitar candi.

Sumber/Kredit: @ugit_prastyo
Berdasarkan bentuk stupa yang menjadi ciri khasnya, Candi Sumberawan jelas menunjukkan latar belakang keagamaan Buddhisme. Stupa ini merupakan simbol nirvana atau kebebasan yang menjadi dasar utama dari ajaran Buddha Gautama. Meskipun demikian, beberapa elemen pada candi juga menunjukkan adanya pengaruh Siwa-Hindu, yang mencerminkan sinkretisme kepercayaan pada masa itu.
Salah satu nilai budaya penting dari Candi Sumberawan adalah keberadaan mata air suci yang disebut Tirta Amerta. Nama ini berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti “air keabadian”. Masyarakat setempat meyakini bahwa air dari sumber ini memiliki khasiat khusus dan sering digunakan dalam berbagai upacara keagamaan, termasuk perayaan hari raya Waisak.
Menurut tradisi setempat, mata air Tirta Amerta dipercaya dapat memberikan kesegaran dan keberkahan bagi siapa saja yang membasuh wajah atau meminumnya. Beberapa bahkan meyakini air ini dapat menjaga keawetan muda.
Dalam konteks ritual keagamaan, Candi Sumberawan masih digunakan oleh umat Buddha untuk melaksanakan upacara Pradaksina. Ritual ini dilakukan dengan mengelilingi stupa sebanyak tiga kali searah jarum jam dengan khidmat, sambil membawa perlengkapan ibadah seperti air suci, bunga, lilin, dan dupa. Pradaksina merupakan bentuk penghormatan kepada Buddha-Dharma-Sangha atau ajaran Buddha.
Daya Tarik Utama Candi Sumberawan
Arsitektur Candi Sumberawan merupakan daya tarik utama yang membedakannya dari candi-candi lain di Jawa Timur. Sebagai satu-satunya stupa di wilayah ini, candi ini memiliki struktur yang terdiri dari tiga bagian utama yang melambangkan kosmologi Buddha:
Arupadhatu
Bagian puncak stupa yang berbentuk bulat lingkaran, melambangkan alam atas atau tempat tertinggi yang dihuni para dewa. Sayangnya, bagian ini sudah tidak utuh, namun batu-batu sisa rekonstruksi masih digunakan sebagai altar untuk berdoa.
Rupadhatu
Bagian tengah stupa yang berbentuk segi delapan, melambangkan alam manusia yang sudah mulai meninggalkan keinginan duniawi namun masih terikat dunia nyata. Bagian ini padat dengan susunan batu tanpa ruang di dalamnya.
Kamadhatu
Bagian dasar stupa yang berbentuk segi empat, melambangkan alam manusia yang masih terikat nafsu duniawi. Pada batur stupa terdapat selasar dan kaki candi memiliki penampil pada keempat sisinya.

Sumber/Kredit: @dhindaayudw
Material bangunan Candi Sumberawan terbuat dari batu andesit yang tahan lama, menunjukkan keahlian para pembangunnya dalam memilih material yang tepat. Susunan batu yang rapi dan presisi tanpa menggunakan perekat menunjukkan tingkat keahlian arsitektur yang tinggi pada masa itu.
Letak candi yang menyatu dengan alam menjadi daya tarik tersendiri. Dikelilingi pepohonan rindang dan berada di dekat sumber mata air, candi ini menciptakan suasana yang tenang dan sejuk. Pemandangan alam sekitar candi juga sangat memukau, terutama dengan latar belakang Gunung Arjuno yang menjulang.
Suasana hening dan spiritual yang terasa di kompleks Candi Sumberawan membuat pengunjung dapat merasakan kedamaian dan ketenangan. Banyak pengunjung yang datang tidak hanya untuk berwisata, tetapi juga untuk mencari ketenangan dan melakukan refleksi diri.
Lanskap hutan dan mata air alami di sekitar candi menambah pesona alamiah tempat ini. Mata air Tirta Amerta yang jernih dan selalu mengalir menjadi daya tarik tersendiri, baik dari segi visual maupun nilai spiritualnya.
Aktivitas yang Bisa Dilakukan di Candi Sumberawan
Mengunjungi Candi Sumberawan tidak hanya sekadar melihat struktur bangunan bersejarah, tetapi juga dapat melakukan berbagai aktivitas menarik yang memperkaya pengalaman wisata Anda:
- Wisata Sejarah dan Budaya – Mempelajari sejarah Candi Sumberawan melalui papan informasi yang tersedia atau menggunakan jasa pemandu lokal. Anda dapat mengamati detail arsitektur candi dan memahami makna filosofis di baliknya.
- Meditasi atau Refleksi Spiritual – Memanfaatkan suasana hening dan tenang di kompleks candi untuk bermeditasi atau melakukan refleksi diri. Banyak pengunjung yang menemukan kedamaian batin saat berada di tempat ini.
- Fotografi Arsitektur dan Alam – Mengabadikan keindahan arsitektur candi dan pemandangan alam sekitarnya. Waktu terbaik untuk fotografi adalah pagi hari ketika cahaya matahari masih lembut atau sore hari menjelang matahari terbenam.
- Edukasi Sejarah untuk Pelajar – Candi Sumberawan menjadi lokasi ideal untuk kunjungan edukasi bagi pelajar yang ingin mempelajari sejarah dan budaya Indonesia secara langsung. Banyak sekolah yang menjadikan tempat ini sebagai tujuan kunjungan studi.
- Menikmati Kesegaran Mata Air – Mengunjungi mata air Tirta Amerta dan merasakan kesegaran airnya. Beberapa pengunjung membasuh wajah atau meminum air dari sumber ini, meskipun tetap perlu memperhatikan kebersihan dan keamanannya.
Penting: Saat melakukan aktivitas di kompleks Candi Sumberawan, selalu jaga etika dan kesopanan. Hindari menyentuh atau menaiki struktur candi, buang sampah pada tempatnya, dan hormati pengunjung lain yang mungkin sedang melakukan ritual keagamaan.
Untuk pengalaman yang lebih bermakna, cobalah untuk mempelajari sedikit tentang sejarah dan nilai budaya Candi Sumberawan sebelum berkunjung. Pemahaman yang lebih baik akan membuat kunjungan Anda lebih berkesan dan bermanfaat.
Lokasi dan Akses Menuju Candi Sumberawan Malang
Candi Sumberawan terletak di Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Berikut adalah informasi lengkap tentang lokasi dan cara mencapai candi ini:
Rute dari Kota Malang
Dari pusat Kota Malang, jarak menuju Candi Sumberawan sekitar 16 km dengan waktu tempuh sekitar 40-45 menit menggunakan kendaraan bermotor. Berikut rute yang bisa ditempuh:
- Dari Tugu Malang, ikuti Jalan Kertanegara menuju arah utara
- Lanjutkan ke Jalan Tumenggung Suryo
- Terus ke Jalan Raya Malang-Gempol
- Setelah memasuki kawasan Singosari, belok kiri ke arah Desa Toyomarto
- Ikuti petunjuk arah menuju Candi Sumberawan
Rute dari Kawasan Singosari
Dari pusat Kecamatan Singosari, jarak menuju Candi Sumberawan hanya sekitar 6 km dengan waktu tempuh sekitar 15-20 menit:
- Dari Candi Singosari, ikuti Jalan Ken Arok ke arah barat
- Belok kanan ke Jalan Tumapel
- Lanjutkan ke Jalan Raya Toyomarto
- Ikuti petunjuk arah menuju Candi Sumberawan
Akses kendaraan hanya sampai area parkir. Dari area parkir, pengunjung perlu berjalan kaki sekitar 5-10 menit melalui jalur setapak yang cukup nyaman untuk mencapai lokasi candi. Jalur ini dikelilingi pepohonan rindang yang memberikan suasana sejuk dan nyaman.
Tips Transportasi: Jika Anda tidak membawa kendaraan pribadi, Anda dapat menggunakan jasa ojek online atau taksi dari Kota Malang. Alternatif lain adalah menggunakan angkutan umum ke Singosari, kemudian melanjutkan dengan ojek lokal menuju Candi Sumberawan.
Untuk pengalaman yang lebih nyaman dan fleksibel, Anda juga dapat memilih layanan persewaan mobil dengan driver di Malang sebagai opsi transportasi. Dengan kendaraan yang terjamin dan pengemudi berpengalaman, perjalanan menuju Candi Sumberawan dan destinasi sekitarnya menjadi lebih efisien tanpa perlu repot berpindah moda transportasi. Opsi ini sangat direkomendasikan bagi rombongan keluarga, wisatawan luar kota, maupun traveler yang ingin mengatur waktu kunjungan dengan lebih leluasa.
Harga Tiket Masuk dan Jam Operasional
Berikut informasi terkini mengenai harga tiket masuk dan jam operasional Candi Sumberawan:
| Jenis Biaya | Tarif |
| Tiket Masuk Dewasa | Rp10.000 per orang |
| Tiket Masuk Anak-anak | Rp5.000 per orang |
| Parkir Sepeda Motor | Rp3.000 per kendaraan |
| Parkir Mobil | Rp5.000 per kendaraan |
Jam Operasional
Candi Sumberawan buka setiap hari dengan jam operasional sebagai berikut:
- Senin – Minggu: 08.00 – 16.00 WIB
- Hari Libur Nasional: 08.00 – 16.00 WIB
Catatan Penting: Harga tiket dan jam operasional dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan pengelola atau pemerintah setempat. Sebaiknya konfirmasi informasi terbaru sebelum berkunjung melalui kantor pariwisata Kabupaten Malang atau sumber resmi lainnya.
Untuk kunjungan rombongan atau keperluan khusus seperti penelitian atau kegiatan keagamaan, disarankan untuk menghubungi pengelola terlebih dahulu guna mendapatkan informasi dan perizinan yang diperlukan.
Fasilitas di Candi Sumberawan
Meskipun terletak di area yang cukup alami, Candi Sumberawan dilengkapi dengan beberapa fasilitas dasar untuk menunjang kenyamanan pengunjung:
Fasilitas Utama
- Area Parkir – Tersedia area parkir yang cukup luas untuk sepeda motor dan mobil, sekitar 200 meter dari lokasi candi.
- Toilet Umum – Terdapat toilet umum dengan kondisi cukup bersih di dekat area parkir.
- Jalur Pejalan Kaki – Jalur setapak yang cukup nyaman untuk menuju lokasi candi dari area parkir.
- Area Istirahat – Beberapa gazebo atau tempat duduk di sekitar kompleks candi untuk beristirahat.
Fasilitas Pendukung
- Warung Makan Sederhana – Beberapa warung kecil yang menjual makanan dan minuman ringan di sekitar area parkir.
- Papan Informasi – Terdapat beberapa papan informasi yang menjelaskan sejarah dan nilai budaya Candi Sumberawan.
- Tempat Sampah – Tersedia beberapa tempat sampah di area kompleks untuk menjaga kebersihan.
- Pos Penjaga – Terdapat pos penjaga yang juga berfungsi sebagai pusat informasi bagi pengunjung.
Kondisi Sinyal Komunikasi: Sinyal telepon seluler di area Candi Sumberawan cukup baik untuk operator utama seperti Telkomsel, XL, dan Indosat. Namun, kualitas sinyal internet mungkin tidak stabil di beberapa titik. Sebaiknya unduh peta offline atau informasi penting sebelum berkunjung.
Meskipun fasilitas yang tersedia cukup memadai untuk kunjungan singkat, disarankan untuk membawa persediaan air minum dan makanan ringan sendiri, terutama jika Anda berencana menghabiskan waktu lebih lama di kompleks candi.
Tips Berkunjung ke Candi Sumberawan Malang
Untuk memaksimalkan pengalaman kunjungan Anda ke Candi Sumberawan, berikut beberapa tips praktis yang bisa diterapkan:
Waktu Terbaik Berkunjung
Waktu terbaik untuk mengunjungi Candi Sumberawan adalah pagi hari antara pukul 08.00-10.00 WIB. Pada jam tersebut, suasana masih sejuk dan pengunjung belum terlalu ramai. Selain itu, cahaya pagi sangat baik untuk fotografi. Hindari berkunjung saat musim hujan karena jalur menuju candi bisa menjadi licin dan kurang nyaman.
Etika Saat Berada di Kawasan Candi
- Hormati nilai sejarah dan keagamaan candi dengan tidak memanjat, mencoret, atau merusak struktur bangunan
- Jaga volume suara agar tidak mengganggu pengunjung lain yang mungkin sedang bermeditasi atau berdoa
- Buang sampah pada tempatnya dan bantu menjaga kebersihan kompleks candi
- Jika bertemu dengan umat Buddha yang sedang melakukan ritual, berikan ruang dan hormati kegiatan mereka
- Minta izin jika ingin mengambil foto orang lain, terutama penduduk lokal atau pemuka agama
Pakaian yang Disarankan
Kenakan pakaian yang sopan dan nyaman. Meskipun tidak ada aturan ketat seperti di pura Bali, sebaiknya hindari pakaian yang terlalu terbuka sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai keagamaan tempat tersebut. Gunakan alas kaki yang nyaman untuk berjalan di jalur setapak, seperti sepatu kets atau sandal gunung.
Tips Fotografi
- Pagi hari adalah waktu terbaik untuk mendapatkan foto dengan pencahayaan yang lembut
- Coba ambil foto dari berbagai sudut untuk menangkap keunikan struktur stupa
- Manfaatkan latar belakang alam dan Gunung Arjuno untuk komposisi foto yang menarik
- Hindari menggunakan flash saat ada pengunjung yang sedang melakukan ritual keagamaan
- Untuk foto landscape, gunakan lensa wide atau mode panorama pada smartphone
Persiapan Fisik dan Perlengkapan: Meskipun jalur menuju candi relatif mudah, siapkan kondisi fisik yang cukup untuk berjalan kaki sekitar 5-10 menit dari area parkir. Bawalah topi, kacamata hitam, dan tabir surya untuk perlindungan dari sinar matahari, serta obat-obatan pribadi jika diperlukan.
Wisata Sejarah dan Alam di Sekitar Candi Sumberawan
Selain mengunjungi Candi Sumberawan, Anda juga bisa menjelajahi beberapa destinasi menarik di sekitarnya untuk melengkapi perjalanan wisata Anda:

Candi Singosari
Berjarak sekitar 6 km dari Candi Sumberawan, Candi Singosari merupakan peninggalan Kerajaan Singhasari dengan arsitektur Hindu yang megah. Candi ini didedikasikan untuk Raja Kertanegara, raja terakhir Singhasari.

Pemandian Sumber Wendit
Terletak sekitar 8 km dari Candi Sumberawan, Sumber Wendit merupakan pemandian alami dengan mata air yang jernih. Tempat ini juga memiliki nilai spiritual dan dihuni oleh banyak kera yang dianggap keramat.

Pendakian Gunung Arjuno
Bagi pecinta alam dan pendakian, Gunung Arjuno menawarkan jalur pendakian yang menantang dengan pemandangan alam yang memukau. Basecamp pendakian berjarak sekitar 10 km dari Candi Sumberawan.
Bagi wisatawan yang ingin menjelajahi lebih banyak tempat dalam satu perjalanan, tersedia paket liburan keliling Malang 2 hari 1 malam yang mencakup berbagai destinasi unggulan, mulai dari wisata alam, budaya, hingga edukasi. Paket ini cocok untuk keluarga, rombongan, maupun perjalanan pribadi dengan itinerary teratur dan fleksibel.
Jika Anda ingin menambahkan pengalaman petualangan alam, paket liburan ke Bromo 2 hari 1 malam juga tersedia untuk menikmati sunrise Gunung Bromo, Lautan Pasir, dan Bukit Teletubbies dalam satu rute yang efisien. Paket ini sangat ideal bagi wisatawan yang ingin memadukan wisata kota dengan pesona alam ikonik Jawa Timur tanpa repot mengatur transportasi dan waktu keberangkatan.
FAQ tentang Candi Sumberawan
Di mana lokasi Candi Sumberawan?
Candi Sumberawan terletak di Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Candi ini berada di kaki Gunung Arjuno, sekitar 16 km dari pusat Kota Malang dan 6 km dari Candi Singosari.
Berapa harga tiket masuk Candi Sumberawan?
Harga tiket masuk Candi Sumberawan adalah Rp10.000 untuk dewasa dan Rp5.000 untuk anak-anak. Biaya parkir sepeda motor Rp3.000 dan mobil Rp5.000 per kendaraan. Harga dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pengelola.
Jam berapa Candi Sumberawan buka?
Candi Sumberawan buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB, termasuk pada hari libur nasional. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pagi hari antara pukul 08.00-10.00 WIB ketika suasana masih sejuk dan pengunjung belum terlalu ramai.
Apakah Candi Sumberawan bercorak Buddha?
Ya, Candi Sumberawan bercorak Buddha. Ini adalah satu-satunya candi di Jawa Timur yang berbentuk stupa, yang merupakan ciri khas arsitektur Buddha. Stupa ini melambangkan nirvana atau kebebasan yang menjadi dasar utama dari ajaran Buddha Gautama.
Apakah aman dikunjungi bersama keluarga?
Ya, Candi Sumberawan aman dan cocok untuk dikunjungi bersama keluarga, termasuk anak-anak. Jalur menuju candi relatif mudah dilalui, meskipun perlu berjalan kaki sekitar 5-10 menit dari area parkir. Area candi juga cukup luas dan teduh, sehingga nyaman untuk dikunjungi bersama keluarga.
Fasilitas apa saja yang tersedia di Candi Sumberawan?
Fasilitas yang tersedia di Candi Sumberawan meliputi area parkir, toilet umum, jalur pejalan kaki, area istirahat berupa gazebo, warung makan sederhana, papan informasi, tempat sampah, dan pos penjaga yang juga berfungsi sebagai pusat informasi.
Kapan waktu terbaik untuk berkunjung ke Candi Sumberawan?
Waktu terbaik untuk berkunjung ke Candi Sumberawan adalah pagi hari antara pukul 08.00-10.00 WIB ketika udara masih sejuk dan pengunjung belum terlalu ramai. Selain itu, cahaya pagi sangat baik untuk fotografi. Sebaiknya hindari berkunjung saat musim hujan karena jalur menuju candi bisa menjadi licin.
Kesimpulan
Candi Sumberawan merupakan warisan sejarah dan budaya yang berharga di Kabupaten Malang. Sebagai satu-satunya stupa Buddha di Jawa Timur, candi ini menawarkan keunikan arsitektur dan nilai spiritual yang menarik untuk dieksplorasi. Keberadaan mata air suci Tirta Amerta menambah daya tarik dan kesakralan tempat ini.
Berkunjung ke Candi Sumberawan tidak hanya memberikan pengalaman wisata sejarah dan budaya, tetapi juga kesempatan untuk menikmati keindahan alam di kaki Gunung Arjuno. Suasana hening dan tenang di kompleks candi menjadikannya tempat ideal untuk refleksi diri dan melepaskan diri sejenak dari hiruk-pikuk kehidupan perkotaan.
Dengan akses yang relatif mudah, biaya kunjungan yang terjangkau, dan berbagai fasilitas pendukung yang tersedia, Candi Sumberawan layak menjadi salah satu destinasi prioritas dalam daftar kunjungan wisata Anda di Malang. Jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan dan kelestarian situs bersejarah ini agar dapat terus dinikmati oleh generasi mendatang.
Jelajahi Pesona Sejarah Malang
Temukan lebih banyak destinasi wisata sejarah dan budaya di Malang yang menarik untuk dikunjungi. Rencanakan perjalanan Anda sekarang dengan paket berlibur ke Malang untuk eksplor lebih banyak destinasi, atau pilih paket eksplor Bromo bagi yang ingin menambah pengalaman petualangan dalam satu perjalanan.



