Sekilas Tentang Kampoeng Heritage Kajoetangan
Kampoeng Heritage Kajoetangan merupakan salah satu kampung tertua di Kota Malang yang telah berdiri sejak abad ke-13. Terletak di Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen, kampung ini memiliki nilai sejarah yang sangat kaya sebagai bagian dari perkembangan Kota Malang.
Nama “Kajoetangan” berasal dari pohon johar yang dulu banyak tumbuh di sepanjang kawasan ini. Dalam bahasa Belanda, pohon tersebut disebut “kajoe” dan bentuknya menyerupai tangan, sehingga masyarakat menyebutnya “Kajoetangan”. Kawasan ini dulunya merupakan pusat perdagangan dan permukiman elit pada masa kolonial Belanda.
Seiring perkembangan zaman, Kampoeng Kajoetangan mengalami transformasi menjadi destinasi wisata heritage yang diresmikan oleh Pemerintah Kota Malang pada 22 April 2018. Konsep wisata tematik berbasis budaya ini menggabungkan unsur sejarah, arsitektur, kuliner, dan sosial budaya masyarakat setempat.

Sumber / Kredit: @phil_c_photos
Daya Tarik Utama Kampoeng Heritage Kajoetangan
Kampoeng Heritage Kajoetangan memiliki beragam daya tarik yang menjadikannya destinasi wisata sejarah yang unik di Kota Malang. Berikut beberapa daya tarik utama yang bisa Anda nikmati:
1. Rumah-Rumah Bersejarah
Terdapat 23 spot rumah bernuansa heritage di kawasan ini. Setiap rumah memiliki cerita dan keunikan arsitektur tersendiri yang menggambarkan perkembangan Kota Malang dari masa ke masa.

Sumber / Kredit: @ociiii1304
Rumah Namsin
Bangunan ruko yang diperkirakan berdiri pada tahun 1900-an ini dulunya milik orang Belanda bernama Van Doorene. Pada tahun 1924-1940 bangunan ini digunakan sebagai dealer motor, kemudian dibeli oleh keluarga Namsin pada tahun 1950 sebagai toko mesin jahit Singer. Rumah bergaya Nieuwe Bouwen/International style ini menjadi inspirasi logo Kampoeng Heritage Kajoetangan.
Rumah Jengki
Salah satu rumah terluas di kawasan Kajoetangan dengan luas 160 meter persegi. Dibangun pada tahun 1960 dan direnovasi tahun 1968, rumah ini memiliki gaya arsitektur jengki dengan atap sudut asimetris. Ciri khasnya adalah penggunaan kerawang sebagai lubang ventilasi dan jendela yang tidak simetris.
Rumah 1870
Merupakan rumah tertua di kawasan Kajoetangan yang dibangun sekitar tahun 1870-an. Bangunan berukuran 8 x 11 meter ini memiliki atap perisai dan listplang ornamen Betawi. Ciri khas bangunan ini adalah arsitektur kolonial pada elemen ventilasi, jendela, dan pintu.
2. Gang-Gang Bersejarah
Gang-gang sempit di Kampoeng Heritage Kajoetangan menyimpan cerita sejarah perkembangan Kota Malang. Jalanan berbatu dan lorong-lorong sempit menciptakan suasana nostalgia masa lalu yang kental.
3. Terowongan Semeru
Terowongan yang merupakan bagian dari struktur jembatan Sekabrom (Semeru-Kajoetangan-Bromo) ini diperkirakan berdiri pada tahun 1850-an. Dulunya menjadi jalan penghubung kawasan pemukiman Ijen menuju pusat pemerintahan dan pernah dijadikan tempat persembunyian pejuang saat Agresi Militer Belanda II.

Sumber / Kredit: @phil_c_photos
4. Pasar Krempyeng
Pasar tradisional yang berada di tengah pemukiman warga ini menjual berbagai jajanan tradisional di pagi dan sore hari. Setelah diperbaharui pada tahun 2019, pasar ini menjadi lokasi menarik untuk menyaksikan pertunjukan topeng Malang dan musik keroncong Kajoetangan.
5. Warung Kopi Hamur Mbah Ndut
Kedai kopi pertama di Kampoeng Kajoetangan yang masih menyajikan menu tradisional seperti kopi tubruk, kopi susu, sekoteng, dan onde-onde. Rumah yang diperkirakan berdiri pada tahun 1923 ini masih mempertahankan keaslian bangunannya.
Nilai Sejarah dan Budaya
Kampoeng Heritage Kajoetangan memiliki nilai sejarah dan budaya yang sangat penting bagi Kota Malang. Kawasan ini menjadi saksi perkembangan kota dari masa ke masa, mulai dari era kerajaan, kolonial Belanda, hingga kemerdekaan Indonesia.
Pada masa kolonial, kawasan Kajoetangan menjadi pusat ekonomi dan permukiman elit. Banyak pedagang dan pejabat Belanda yang tinggal di area ini, sehingga meninggalkan jejak arsitektur kolonial yang masih bisa dilihat hingga saat ini.
Kehidupan masyarakat tempo dulu tercermin dari struktur bangunan, pola permukiman, dan cerita-cerita yang dituturkan oleh penduduk setempat. Beberapa rumah masih dihuni oleh keluarga yang sama sejak puluhan tahun lalu, menjaga tradisi dan keaslian budaya lokal.
Upaya pelestarian budaya oleh warga setempat terlihat dari berbagai kegiatan yang diselenggarakan, seperti pertunjukan musik keroncong, tari topeng Malang, dan festival budaya. Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat aktif mengembangkan potensi lokal untuk menjaga keberlanjutan warisan budaya.
Bagi generasi muda, Kampoeng Heritage Kajoetangan menjadi laboratorium hidup untuk mempelajari sejarah dan budaya Kota Malang. Berbagai workshop dan kegiatan edukasi sering diselenggarakan untuk memperkenalkan nilai-nilai tradisional kepada pengunjung, terutama pelajar dan mahasiswa.
Mau Hunting Tempat Wisata Vintage?
Temukan paket 1 hari jalan-jalan keliling malang dengan itinerary yang bisa diseseuaikan sengan kebutuhan Anda.
Lokasi dan Akses Menuju Kampoeng Heritage Kajoetangan
Kampoeng Heritage Kajoetangan terletak di pusat Kota Malang, tepatnya di Jalan Arif Rahman Hakim Gang II, Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jawa Timur. Lokasinya cukup strategis, hanya berjarak sekitar 1,5 kilometer dari Alun-alun Tugu Malang.
Akses dengan Kendaraan Pribadi
Jika menggunakan kendaraan pribadi dari pusat kota (Alun-alun Tugu), Anda bisa mengikuti rute berikut:
- Dari Alun-alun Tugu, arahkan kendaraan ke arah utara menuju Jalan Kahuripan
- Keluar di putaran setelah melewati Komando Resor Militer 003
- Belok kanan di Jalan Semeru
- Belok kiri ke Jalan Bromo
- Belok kiri ke Jalan Kawi
- Sekitar 300 meter kemudian, Anda akan tiba di pintu masuk Kampoeng Heritage Kajoetangan
Akses dengan Transportasi Umum
Beberapa pilihan transportasi umum yang bisa digunakan:
- Angkot jurusan Mulyorejo-Madyopuro: Dari Alun-alun Tugu, berjalan 200 meter ke SMA Taman Harapan Malang. Turun di RSIA Mardi Waloeja, lalu berjalan 300 meter menuju pintu masuk Jalan AR Hakim.
- Angkot jurusan Arjosari-Tidar: Dari Alun-alun Tugu, berjalan 300 meter menuju Koperasi Simpan Pinjam Rasa Mandiri. Turun di Cabang Biro Perencanaan dan Pengembangan Perusahaan, jalan 200 meter ke pintu masuk Jalan AR Hakim.
- Angkot jurusan Hamid Rusdi-Arjosari: Dari Alun-alun Tugu, berjalan 180 meter ke SMA Taman Harapan Malang. Turun di Halte BI, jalan 400 meter ke pintu masuk Jalan AR Hakim.
- Ojek online: Tarif berkisar Rp 11.000 – Rp 20.000 sekali jalan dari pusat kota.
Titik masuk utama Kampoeng Heritage Kajoetangan berada di Jalan Arif Rahman Hakim Gang II. Terdapat papan petunjuk yang cukup jelas di pintu masuk kawasan.
Siap Untuk Petualangan Seru Tanpa Ribet?
Kami menyarankan Anda untuk memesan rental transport malang untuk liburan tanpa ribet dan yang pasti dengan driver terpercaya.
Harga Tiket dan Jam Operasional
Harga Tiket Masuk Kampoeng Heritage Kajoetangan
Untuk menikmati pesona Kampoeng Heritage Kajoetangan, pengunjung dikenakan biaya tiket masuk sebesar Rp 10.000 per orang. Harga tiket ini sudah termasuk peta rute wisata dan postcard bernuansa retro sebagai kenang-kenangan.
Bagi rombongan atau kunjungan dalam jumlah besar, disarankan untuk menghubungi pengelola terlebih dahulu untuk mendapatkan informasi mengenai paket khusus atau kemungkinan diskon.

Sumber / Kredit: @dyysign
Jam Operasional
Kampoeng Heritage Kajoetangan buka setiap hari dengan jam operasional sebagai berikut:
| Hari | Jam Operasional |
| Senin – Minggu | 07.00 – 18.30 WIB |
Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pagi hari antara pukul 08.00 – 10.00 WIB atau sore hari sekitar pukul 15.00 – 17.00 WIB. Pada jam-jam tersebut, cuaca cenderung lebih sejuk dan nyaman untuk menjelajahi kawasan kampung heritage.
Untuk pengalaman yang lebih optimal, kunjungan di hari kerja (Senin-Jumat) biasanya tidak terlalu ramai dibandingkan akhir pekan atau hari libur nasional.
Fasilitas yang Tersedia
Sebagai kawasan wisata yang juga merupakan permukiman warga, Kampoeng Heritage Kajoetangan menyediakan beberapa fasilitas untuk kenyamanan pengunjung:
Fasilitas Umum
- Area parkir (terbatas, disarankan parkir di area sekitar)
- Toilet umum di beberapa titik
- Pusat informasi wisata
- Pemandu lokal (dengan biaya tambahan)
- Papan petunjuk dan informasi sejarah
- Area istirahat di beberapa titik
Kuliner dan Belanja
- Warung Kopi Hamur Mbah Ndut
- Kafe Yowis
- Warung STMJ
- Depot Es Taloen (sejak 1950)
- Pasar Krempyeng (jajanan tradisional)
- Toko souvenir dan barang antik

Sumber / Kredit: @bobodijalan
Perlu diingat bahwa sebagian besar fasilitas masih sederhana karena menyesuaikan dengan konsep kampung heritage yang mempertahankan keaslian suasana. Pengunjung disarankan untuk membawa perlengkapan pribadi seperti air minum, tisu, dan payung atau topi untuk kenyamanan selama menjelajah.
Tips Berkunjung ke Kampoeng Heritage Kajoetangan

Sumber / Kredit: @newginafets
Waktu dan Kenyamanan
- Kunjungi pada pagi hari (08.00-10.00) atau sore hari (15.00-17.00) untuk menghindari terik matahari
- Pilih hari kerja untuk menghindari keramaian
- Gunakan alas kaki yang nyaman karena akan banyak berjalan kaki
- Bawa air minum, tisu, dan payung/topi
- Alokasikan waktu 2-3 jam untuk menjelajahi seluruh kawasan
Etika dan Fotografi
- Hormati privasi warga yang tinggal di kawasan tersebut
- Jangan masuk ke rumah warga tanpa izin
- Gunakan lensa wide untuk foto bangunan di gang sempit
- Manfaatkan cahaya alami untuk hasil foto terbaik
- Jaga kebersihan dan buang sampah pada tempatnya
Untuk pengalaman yang lebih mendalam, pertimbangkan untuk menggunakan jasa pemandu lokal. Mereka memiliki pengetahuan yang kaya tentang sejarah dan cerita di balik setiap bangunan bersejarah di Kampoeng Heritage Kajoetangan.
Spot Foto Favorit di Kampoeng Heritage Kajoetangan
Kampoeng Heritage Kajoetangan menawarkan banyak spot foto menarik dengan latar belakang bangunan bersejarah dan suasana tempo dulu. Berikut beberapa spot foto favorit yang wajib diabadikan:
Rumah Namsin
Bangunan ikonik bergaya Nieuwe Bouwen dengan fasad yang khas. Spot ini menjadi inspirasi logo Kampoeng Heritage Kajoetangan.
Gang-Gang Sempit
Lorong-lorong sempit dengan dinding bangunan tua di kedua sisi menciptakan frame foto yang dramatis dan bernuansa vintage.
Terowongan Semeru
Struktur terowongan bersejarah dengan pencahayaan yang unik, menciptakan siluet dan bayangan yang menarik untuk difoto.
Rumah Jengki
Arsitektur unik dengan sudut asimetris dan kerawang ventilasi yang artistik, cocok untuk foto bergaya retro.
Warung Kopi Mbah Ndut
Suasana kedai kopi tradisional dengan peralatan kopi tempo dulu dan interior yang autentik.
Pasar Krempyeng
Aktivitas pasar tradisional dengan jajanan khas dan interaksi masyarakat lokal yang menggambarkan kehidupan sehari-hari.
Untuk hasil foto terbaik, kunjungi spot-spot ini pada pagi hari saat cahaya matahari masih lembut atau sore hari menjelang matahari terbenam untuk mendapatkan golden hour yang dramatis.
Destinasi Wisata Sekitar Kampoeng Heritage Kajoetangan
Setelah menjelajahi Kampoeng Heritage Kajoetangan, Anda bisa melanjutkan perjalanan ke beberapa destinasi wisata menarik di sekitarnya:
Alun-alun Kota Malang
Berjarak sekitar 1,5 km dari Kampoeng Heritage Kajoetangan. Tempat yang ramai dikunjungi untuk bersantai dan menikmati kuliner khas Malang.
Toko Oen
Restoran legendaris berdiri sejak 1930, berjarak sekitar 1 km. Menawarkan menu es krim dan makanan khas kolonial dengan suasana vintage.
Museum Malang Tempo Doeloe
Berjarak sekitar 2 km, museum ini menyimpan berbagai koleksi benda bersejarah yang menggambarkan kehidupan Kota Malang pada masa lampau.

Sumber / Kredit: @740aerialvideography
Dengan lokasi yang strategis di pusat kota, Kampoeng Heritage Kajoetangan bisa menjadi titik awal yang ideal untuk menjelajahi berbagai destinasi wisata di Kota Malang.
Rekomendasi Itinerary Wisata Kota Tua Malang
Berikut beberapa rekomendasi itinerary untuk menjelajahi Kampoeng Heritage Kajoetangan dan sekitarnya:
Wisata Sejarah Setengah Hari (4-5 jam)
- 08.00 – 10.30: Menjelajahi Kampoeng Heritage Kajoetangan
- 10.30 – 11.30: Istirahat dan menikmati kopi di Warung Kopi Hamur Mbah Ndut
- 11.30 – 13.00: Mengunjungi Museum Malang Tempo Doeloe
- 13.00 – 14.00: Makan siang di Toko Oen
Jelajah Heritage Kota (Seharian)
- 08.00 – 10.30: Menjelajahi Kampoeng Heritage Kajoetangan
- 10.30 – 11.30: Menikmati jajanan di Pasar Krempyeng
- 11.30 – 13.00: Makan siang di Toko Oen
- 13.00 – 15.00: Mengunjungi Museum Malang Tempo Doeloe
- 15.00 – 16.30: Menjelajahi Kayutangan Heritage Corridor
- 16.30 – 18.00: Bersantai di Alun-alun Kota Malang
- 18.00 – 19.30: Makan malam di Warung Kopi Mbah Ndut
Wisata Edukasi Keluarga (Seharian)
- 08.00 – 10.00: Tur Kampoeng Heritage Kajoetangan dengan pemandu
- 10.00 – 11.00: Workshop batik atau kerajinan tradisional (jika tersedia)
- 11.00 – 12.00: Menikmati jajanan tradisional di Pasar Krempyeng
- 12.00 – 13.30: Makan siang di Kafe Yowis
- 13.30 – 15.00: Mengunjungi Museum Malang Tempo Doeloe
- 15.00 – 16.30: Belajar membuat jamu tradisional di Rumah Jamu (dengan reservasi)
- 16.30 – 18.00: Bersantai di Alun-alun Kota Malang
Itinerary di atas dapat disesuaikan dengan minat dan waktu yang Anda miliki. Untuk pengalaman yang lebih mendalam, pertimbangkan untuk menginap di sekitar Kota Malang dan menjelajahi lebih banyak destinasi heritage di hari berikutnya. Kami juga rekomendasikan Anda paket liburan ke malang dan bromo 2 hari 1 malam lengkap dengan pemandu terpercaya, transport nyaman, dan itinerary yang bisa disesuaikan dengan keinginan Anda.
FAQ tentang Kampoeng Heritage Kajoetangan Malang
Di mana lokasi Kampoeng Heritage Kajoetangan Malang?
Kampoeng Heritage Kajoetangan terletak di Jalan Arif Rahman Hakim Gang II, Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jawa Timur. Lokasinya berada di pusat kota, sekitar 1,5 kilometer dari Alun-alun Tugu Malang.
Berapa harga tiket masuk Kampoeng Heritage Kajoetangan?
Harga tiket masuk Kampoeng Heritage Kajoetangan adalah Rp 10.000 per orang. Tiket ini sudah termasuk peta rute wisata dan postcard bernuansa retro sebagai kenang-kenangan.
Kapan waktu terbaik untuk mengunjungi Kampoeng Heritage Kajoetangan?
Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pagi hari antara pukul 08.00 – 10.00 WIB atau sore hari sekitar pukul 15.00 – 17.00 WIB ketika cuaca lebih sejuk. Kunjungan di hari kerja (Senin-Jumat) biasanya tidak terlalu ramai dibandingkan akhir pekan.
Apa saja daya tarik utama di Kampoeng Heritage Kajoetangan?
Daya tarik utama meliputi 23 rumah bersejarah dengan arsitektur unik (Rumah Namsin, Rumah Jengki, Rumah 1870, dll), gang-gang sempit bersejarah, Terowongan Semeru, Pasar Krempyeng, dan Warung Kopi Hamur Mbah Ndut. Pengunjung juga bisa menikmati pertunjukan budaya dan workshop tradisional.
Apa saja fasilitas yang tersedia di Kampoeng Heritage Kajoetangan?
Fasilitas yang tersedia meliputi area parkir (terbatas), toilet umum, pusat informasi wisata, pemandu lokal (dengan biaya tambahan), papan petunjuk, area istirahat, warung makan, kafe, dan toko souvenir. Namun, fasilitas masih sederhana karena menyesuaikan dengan konsep kampung heritage.
Apakah Kampoeng Heritage Kajoetangan cocok untuk wisata keluarga?
Ya, Kampoeng Heritage Kajoetangan cocok untuk wisata keluarga. Anak-anak bisa belajar sejarah dan budaya melalui bangunan-bangunan bersejarah, pertunjukan seni, dan workshop tradisional. Namun, perhatikan bahwa jalanan berupa gang sempit dan berbatu, sehingga perlu ekstra perhatian untuk anak-anak kecil.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menjelajahi Kampoeng Heritage Kajoetangan?
Untuk menjelajahi seluruh kawasan Kampoeng Heritage Kajoetangan secara optimal, dibutuhkan waktu sekitar 2-3 jam. Jika Anda ingin mengikuti workshop atau pertunjukan budaya, tambahkan 1-2 jam lagi dalam rencana kunjungan Anda.
Kesimpulan
Kampoeng Heritage Kajoetangan Malang menawarkan pengalaman wisata sejarah yang unik dan edukatif di tengah Kota Malang. Dengan 23 rumah bersejarah, gang-gang sempit bernuansa kolonial, dan berbagai atraksi budaya, kampung tematik ini menjadi jendela untuk melihat kehidupan Kota Malang tempo dulu.
Selain nilai sejarah dan budaya yang kaya, Kampoeng Heritage Kajoetangan juga menawarkan spot-spot foto instagramable, kuliner tradisional, dan interaksi langsung dengan masyarakat lokal. Lokasinya yang strategis di pusat kota memudahkan wisatawan untuk mengunjungi destinasi lain di sekitarnya.

Sumber / Kredit: @phil_c_photos
Dengan tiket masuk yang terjangkau dan berbagai fasilitas pendukung, Kampoeng Heritage Kajoetangan layak menjadi destinasi wisata sejarah yang wajib dikunjungi saat berada di Kota Malang. Jelajahi jejak sejarah, nikmati arsitektur tempo dulu, dan rasakan kehidupan masyarakat Malang yang autentik di kampung heritage ini.
Jelajahi Pesona Sejarah Kota Malang
Rencanakan kunjungan Anda ke Kampoeng Heritage Kajoetangan dan temukan keindahan arsitektur kolonial serta cerita menarik di balik bangunan-bangunan bersejarah Kota Malang. Temukan juga peket keliling malang dan paket explore gunung bromo dengan harga terjangkau.