Sekilas Tentang Puncak Bundu Malang
Puncak Bundu terletak di Desa Purwoharjo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Secara administratif, lokasi ini berada di kawasan timur Kabupaten Malang yang berbatasan dengan Kabupaten Lumajang. Posisinya yang berada di ketinggian menjadikan Puncak Bundu sebagai tempat ideal untuk menikmati panorama alam dari sudut pandang yang berbeda.
Destinasi ini merupakan bukit dengan ketinggian sedang yang menawarkan pemandangan 360 derajat ke arah sekitar. Meski tergolong sebagai destinasi wisata yang masih berkembang, keindahan alamnya yang masih asri menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang mencari suasana tenang jauh dari keramaian kota.
Puncak Bundu mulai dikenal luas oleh wisatawan sekitar tahun 2020, ketika spot-spot foto di ketinggian menjadi tren di media sosial. Sejak itu, pengelola lokal terus melakukan pengembangan dengan menambahkan berbagai fasilitas dan spot foto menarik untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung.

Sumber/Kredit: @doknasseer
Daya Tarik Utama Puncak Bundu Malang
Daya tarik utama Puncak Bundu terletak pada panorama alamnya yang memukau. Dari ketinggian bukit ini, pengunjung dapat menikmati beberapa pemandangan spektakuler:
- Pemandangan Gunung Semeru yang berdiri kokoh di kejauhan, lengkap dengan kepulan asap tipis dari puncaknya saat cuaca cerah
- Aliran Sungai Glidik yang merupakan jalur lahar dingin Gunung Semeru, membentuk pola unik yang membelah lembah hijau
- Hamparan hutan dan perbukitan hijau yang membentang luas, menciptakan nuansa yang menenangkan
- Panorama matahari terbit yang spektakuler dengan latar belakang pegunungan
- Suasana kabut tipis di pagi hari yang menciptakan pemandangan dramatis
Selain keindahan alamnya, Puncak Bundu juga dilengkapi dengan berbagai spot foto menarik yang sengaja dibuat untuk memanjakan pengunjung. Beberapa spot foto yang menjadi favorit adalah tanda panah raksasa, tulisan “BUNDU” berukuran besar, sarang berbentuk jari tangan, serta bangku dan meja kayu yang ditempatkan di tepi tebing dengan latar belakang pemandangan menakjubkan.
Udara sejuk khas pegunungan menjadi nilai tambah yang membuat pengunjung betah berlama-lama menikmati keindahan alam di Puncak Bundu. Suasana yang tenang dan jauh dari hiruk pikuk perkotaan menjadikan tempat ini ideal untuk melepas penat dan menyegarkan pikiran.

Sumber/Kredit: @abdullah_4li
Keunikan Puncak Bundu Dibanding Destinasi Sekitar
Puncak Bundu memiliki beberapa keunikan yang membedakannya dari destinasi wisata lain di sekitar Kabupaten Malang:
Yang membuat Puncak Bundu istimewa adalah kombinasi sempurna antara kemudahan akses, pemandangan spektakuler, dan suasana yang masih asri dengan biaya yang sangat terjangkau.
Perbedaan Visual
Tidak seperti kebanyakan destinasi wisata alam di Malang yang berfokus pada air terjun atau pantai, Puncak Bundu menawarkan pengalaman menikmati pemandangan dari ketinggian. Pemandangan Sungai Glidik yang merupakan jalur lahar dingin Gunung Semeru menjadi visual unik yang tidak ditemukan di tempat lain.
Suasana
Puncak Bundu menawarkan suasana yang lebih tenang dan tidak terlalu ramai dibandingkan destinasi populer seperti Coban Rondo atau Pantai Balekambang. Pengunjung dapat menikmati keindahan alam dengan lebih nyaman tanpa berdesakan.
Tingkat Keramaian
Meski popularitasnya terus meningkat, Puncak Bundu masih tergolong destinasi yang tidak terlalu padat pengunjung, terutama pada hari kerja. Hal ini menjadikannya pilihan ideal bagi mereka yang mencari ketenangan dan ingin menghindari keramaian.
Nilai Eksklusivitas
Sebagai destinasi yang masih tergolong baru dan belum terlalu mainstream, mengunjungi Puncak Bundu memberikan nilai eksklusivitas tersendiri. Pengunjung dapat memperoleh foto-foto unik yang belum banyak beredar di media sosial.
Lokasi & Akses Menuju Puncak Bundu Malang
Puncak ini berlokasi di Desa Purwoharjo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Berikut adalah panduan lengkap untuk mencapai lokasi ini:
Rute dari Kota Malang
Jarak dari pusat Kota Malang ke Puncak Bundu sekitar 63 km dengan waktu tempuh sekitar 2-2,5 jam perjalanan. Rute yang bisa ditempuh adalah:
- Dari Alun-alun Malang, arahkan kendaraan ke selatan menuju Bululawang
- Lanjutkan perjalanan ke arah Turen dan Dampit
- Dari Dampit, lanjutkan perjalanan ke arah Tirtoyudo
- Teruskan perjalanan menuju Ampelgading
- Setelah sampai di pertigaan Kantor Pos Ampelgading dan Puskesmas Ampelgading, belok kanan
- Ikuti jalan lurus hingga tiba di Desa Purwoharjo
- Di perempatan, ambil arah kanan menuju Puncak Bundu (jika belok kiri akan menuju Coban Ciblungan)
Untuk perjalanan yang lebih nyaman dan aman, terutama jika Anda belum familiar dengan rute menuju Ampelgading, menggunakan jasa transportasi wisata di kota malang terbaik bisa menjadi pilihan tepat. Dengan begitu, Anda dapat fokus menikmati pemandangan sepanjang perjalanan tanpa khawatir tersesat.
Kondisi Jalan
Kondisi jalan menuju Puncak Bundu sebagian besar sudah beraspal dan cukup baik, meskipun terdapat beberapa titik dengan jalan makadam. Jalanan menuju lokasi cenderung berkelok dan menanjak, terutama saat mendekati lokasi. Kendaraan roda dua dan roda empat dapat mencapai lokasi parkir dengan mudah, namun disarankan menggunakan kendaraan dengan kondisi prima.
Dari area parkir, pengunjung perlu berjalan kaki sekitar 5-10 menit menaiki tangga dan jalan setapak untuk mencapai puncak bukit. Medan pendakian tidak terlalu sulit dan cocok untuk semua usia, meskipun tetap disarankan untuk berhati-hati karena cukup menanjak.
Harga Tiket Masuk & Biaya Wisata Puncak Bundu Malang
Salah satu daya tarik Puncak Bundu adalah biaya kunjungan yang sangat terjangkau, menjadikannya destinasi wisata yang ramah di kantong. Berikut rincian biaya yang perlu dipersiapkan:
| Jenis Biaya | Harga | Keterangan |
| Tiket Masuk | Rp5.000 – Rp10.000 per orang | Harga dapat berubah pada hari libur atau peak season |
| Parkir Motor | Rp2.000 – Rp5.000 | Area parkir terbatas, datang lebih awal direkomendasikan |
| Parkir Mobil | Rp5.000 – Rp10.000 | Kapasitas parkir mobil sangat terbatas |
| Toilet | Rp2.000 | Fasilitas toilet sederhana tersedia di area parkir |
Catatan Penting: Harga tiket masuk dapat berubah sewaktu-waktu, terutama pada hari libur nasional atau akhir pekan. Disarankan untuk membawa uang tunai secukupnya karena belum tersedia fasilitas pembayaran non-tunai di lokasi.
Dengan biaya yang sangat terjangkau ini, Puncak Bundu menjadi salah satu destinasi wisata alam di Malang yang menawarkan nilai pengalaman luar biasa dengan investasi minimal. Pengunjung dapat menikmati pemandangan spektakuler dan spot foto menarik tanpa perlu mengeluarkan biaya besar.
Jam Operasional & Waktu Terbaik Berkunjung ke Puncak Bundu Malang
Puncak Bundu beroperasi setiap hari dengan jam operasional sebagai berikut:
Jam Operasional
- Senin – Minggu: 06.00 – 18.00 WIB
- Hari Libur Nasional: 06.00 – 18.00 WIB
Waktu Terbaik Berkunjung
Untuk mendapatkan pengalaman terbaik di Puncak Bundu, berikut rekomendasi waktu kunjungan:
Pagi Hari (06.00 – 09.00 WIB)
- Udara sangat sejuk dan segar
- Kesempatan melihat matahari terbit (sunrise)
- Kabut tipis menambah kesan dramatis pada pemandangan
- Pengunjung masih sepi, ideal untuk foto tanpa gangguan
- Cahaya pagi sempurna untuk fotografi
Sore Hari (15.00 – 17.30 WIB)
- Suhu udara mulai sejuk kembali
- Kesempatan menikmati matahari terbenam (sunset)
- Cahaya golden hour ideal untuk fotografi
- Pemandangan Gunung Semeru lebih jelas jika cuaca cerah
- Suasana romantis dengan langit senja
Pengaruh Cuaca & Musim
Cuaca dan musim sangat mempengaruhi pengalaman berkunjung ke Puncak Bundu:
- Musim Kemarau (Mei-September): Waktu ideal untuk berkunjung dengan visibilitas terbaik, pemandangan Gunung Semeru dan Sungai Glidik terlihat jelas, serta risiko hujan minimal
- Musim Hujan (Oktober-April): Pemandangan sering terhalang kabut dan awan, risiko hujan tinggi terutama sore hari, namun vegetasi lebih hijau dan segar
- Akhir Pekan & Libur Nasional: Pengunjung cenderung ramai, disarankan datang pagi-pagi untuk menghindari keramaian
Aktivitas Wisata yang Bisa Dilakukan di Puncak Bundu Malang
Meski tergolong destinasi wisata yang sederhana, Puncak Bundu menawarkan beragam aktivitas menarik yang bisa dilakukan pengunjung:
Aktivitas Utama
- Menikmati Panorama Alam – Aktivitas utama di Puncak Bundu adalah menikmati pemandangan spektakuler Gunung Semeru, Sungai Glidik, dan hamparan hutan hijau dari ketinggian
- Fotografi Landscape – Spot ideal untuk fotografi pemandangan dengan komposisi yang dramatis, terutama saat golden hour pagi dan sore
- Berfoto di Spot Instagramable – Mengabadikan momen di berbagai spot foto menarik seperti panah raksasa, tulisan “BUNDU”, dan sarang berbentuk jari tangan
Aktivitas Santai
- Piknik Sederhana – Menikmati bekal makanan dan minuman sambil duduk di bangku kayu yang tersedia dengan pemandangan menakjubkan
- Meditasi & Relaksasi – Suasana tenang dan udara sejuk menjadikan Puncak Bundu tempat ideal untuk meditasi dan menenangkan pikiran
- Mengamati Burung – Bagi penggemar birdwatching, area ini menjadi habitat beberapa spesies burung lokal yang menarik untuk diamati
Aktivitas Foto & Video
- Timelapse Matahari Terbit/Terbenam – Lokasi ideal untuk membuat video timelapse pergerakan matahari dan awan
- Foto Prewedding – Beberapa pasangan memilih lokasi ini untuk sesi foto prewedding dengan latar belakang alam yang dramatis
- Konten Media Sosial – Menciptakan konten menarik untuk Instagram, TikTok, atau platform media sosial lainnya
Spot Foto Terbaik di Puncak Bundu Malang
Puncak Bundu menawarkan beragam spot foto menarik yang menjadi favorit pengunjung. Berikut adalah beberapa spot foto terbaik yang tidak boleh dilewatkan:

Sumber/Kredit: @fariskehidupan
Spot Panah Raksasa
Konstruksi kayu berbentuk panah yang mengarah ke Gunung Semeru. Spot ini menjadi favorit karena memberikan frame yang sempurna dengan latar belakang pemandangan gunung dan lembah.
Tip Foto: Paling bagus difoto pada pagi hari dengan posisi matahari dari samping untuk mendapatkan dimensi yang lebih baik.
Tulisan “BUNDU”
Papan besar bertuliskan “BUNDU” yang ditempatkan di area dengan pemandangan terbaik. Spot ini ideal untuk foto dokumentasi kunjungan dengan latar belakang panorama luas.
Tip Foto: Gunakan sudut lebar (wide angle) untuk menangkap tulisan dan pemandangan secara utuh.
Sarang Jari Tangan
Konstruksi unik menyerupai jari tangan atau sarang burung yang bisa dimasuki dan menjadi frame alami untuk foto dengan latar belakang alam.
Tip Foto: Coba berbagai pose di dalam dan di sekitar struktur ini untuk variasi foto yang menarik.
Titik Panorama Utama
Selain spot foto buatan, Puncak Bundu juga memiliki beberapa titik panorama alami yang menawarkan pemandangan terbaik:
- Tepi Tebing Timur – Menawarkan pemandangan terbaik ke arah Sungai Glidik dan jalur lahar dingin Gunung Semeru
- Area Bangku Kayu – Titik dengan pemandangan 180 derajat ke arah barat dengan latar belakang perbukitan hijau
- Puncak Tertinggi – Spot dengan pandangan 360 derajat ke seluruh area sekitar, ideal untuk foto panorama
Tips Pencahayaan
Untuk mendapatkan hasil foto terbaik di Puncak Bundu, perhatikan tips pencahayaan berikut:
- Pagi hari (06.00-08.00): Cahaya lembut dengan efek kabut yang dramatis, ideal untuk foto siluet dan landscape
- Siang hari (10.00-14.00): Hindari foto portrait langsung menghadap matahari, manfaatkan area teduh untuk foto portrait
- Sore hari (15.00-17.30): Golden hour dengan cahaya keemasan, sempurna untuk foto portrait dan landscape
- Cuaca berawan: Memberikan pencahayaan diffused yang ideal untuk foto portrait dengan latar belakang pemandangan
Keamanan & Karakter Alam Puncak Bundu Malang
Meski tergolong destinasi wisata yang relatif aman, pengunjung tetap perlu memperhatikan aspek keamanan saat mengunjungi Puncak Bundu:
Kondisi Medan
Medan di Puncak Bundu didominasi oleh bukit dengan beberapa area tebing. Jalur pendakian dari area parkir ke puncak cukup aman dengan tangga dan jalan setapak yang sudah dibuat, namun tetap membutuhkan kehati-hatian terutama saat basah atau licin setelah hujan.
Perhatian! Beberapa spot foto berada di tepi tebing dengan ketinggian cukup berbahaya. Selalu prioritaskan keselamatan dan jangan mengambil risiko berlebihan hanya untuk mendapatkan foto.
Area Berisiko
- Tepi Tebing – Beberapa spot foto berada di tepi tebing yang curam, selalu berhati-hati dan jangan terlalu dekat dengan tepian
- Jalur Pendakian Saat Hujan – Jalur menuju puncak bisa menjadi licin dan berbahaya saat atau setelah hujan
- Spot Foto Instagramable – Beberapa konstruksi spot foto mungkin tidak terlalu kokoh, pastikan untuk tidak membebani struktur secara berlebihan
Edukasi Keselamatan Wisata
Untuk menjaga keselamatan selama berkunjung ke Puncak Bundu, perhatikan hal-hal berikut:
- Selalu gunakan alas kaki yang nyaman dan tidak licin
- Bawa persediaan air minum yang cukup untuk mencegah dehidrasi
- Jangan mendekati tepi tebing terutama saat angin kencang atau hujan
- Utamakan keselamatan dibanding mendapatkan foto sempurna
- Perhatikan anak-anak dan jangan biarkan mereka tanpa pengawasan
- Ikuti petunjuk dan arahan dari pengelola setempat
- Hindari berkunjung saat hujan lebat atau cuaca buruk
Fasilitas yang Tersedia di Puncak Bundu Malang
Sebagai destinasi wisata yang masih berkembang, fasilitas di Puncak Bundu tergolong sederhana namun cukup memadai untuk kenyamanan pengunjung. Berikut adalah fasilitas yang tersedia:
Fasilitas Utama
- Area Parkir – Tersedia area parkir untuk kendaraan roda dua dan roda empat, meskipun dengan kapasitas terbatas
- Toilet – Tersedia toilet sederhana di area parkir dengan biaya sekitar Rp2.000
- Warung Kecil – Beberapa warung sederhana menjual minuman dan makanan ringan di dekat area parkir
- Spot Foto – Berbagai konstruksi spot foto menarik yang terawat dengan baik
- Bangku Istirahat – Tersedia beberapa bangku kayu untuk beristirahat sambil menikmati pemandangan
Fasilitas Pendukung
- Jalur Pendakian – Jalur setapak dan tangga yang memudahkan akses ke puncak
- Gazebo – Beberapa gazebo sederhana untuk berteduh
- Area Selfie – Beberapa titik yang didesain khusus untuk berfoto
- Tempat Sampah – Tersedia di beberapa titik untuk menjaga kebersihan
- Petunjuk Arah – Papan petunjuk sederhana untuk navigasi di area wisata
Catatan Keterbatasan Fasilitas: Puncak Bundu belum memiliki fasilitas seperti mushola, ATM, atau restoran. Pengunjung disarankan untuk membawa perlengkapan ibadah sendiri dan menyiapkan uang tunai secukupnya. Untuk makanan dan minuman, sebaiknya membawa bekal dari rumah atau membeli di warung terdekat sebelum mencapai lokasi.
Meski dengan keterbatasan fasilitas, pengelola Puncak Bundu terus melakukan pengembangan untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung. Kesederhanaan fasilitas justru menjadi bagian dari pesona wisata alam yang masih asri dan belum terlalu komersial.

Sumber/Kredit: @adilanroma
Tips Berkunjung yang Praktis ke Puncak Bundu Malang
Untuk memaksimalkan pengalaman berkunjung ke Puncak Bundu, berikut beberapa tips praktis yang bisa diterapkan:
Waktu Terbaik
- Datang pagi hari (06.00-08.00) untuk menikmati sunrise dan menghindari keramaian
- Kunjungi pada hari kerja untuk pengalaman yang lebih tenang
- Hindari berkunjung saat musim hujan atau setelah hujan lebat
- Cek prakiraan cuaca sebelum berkunjung untuk memastikan visibilitas yang baik
Perlengkapan Wajib
- Alas kaki yang nyaman dan tidak licin (sepatu trekking atau sneakers)
- Jaket atau sweater untuk mengantisipasi udara dingin, terutama pagi dan sore hari
- Topi dan kacamata hitam untuk perlindungan dari sinar matahari
- Air minum yang cukup (minimal 1 liter per orang)
- Bekal makanan ringan atau snack
- Kamera atau smartphone dengan baterai penuh
- Power bank untuk mengisi daya perangkat elektronik
- Obat-obatan pribadi yang diperlukan
- Jas hujan atau payung lipat (terutama saat musim hujan)
Etika Wisata Alam
- Jaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan
- Hormati penduduk lokal dan budaya setempat
- Tidak merusak fasilitas atau vegetasi yang ada
- Tidak membuat kebisingan berlebihan yang mengganggu ekosistem dan pengunjung lain
- Patuhi peraturan dan petunjuk dari pengelola wisata
Tips untuk Keluarga dan Rombongan
- Tetapkan titik kumpul jika datang dalam rombongan besar
- Bagi yang membawa anak kecil, selalu awasi mereka terutama di area tebing
- Siapkan perlengkapan tambahan seperti tisu basah, handuk kecil, dan obat-obatan dasar
- Datang lebih awal jika membawa kendaraan roda empat untuk mendapatkan tempat parkir
- Pertimbangkan untuk menggunakan paket tour Malang terbaik jika datang dalam rombongan besar untuk kenyamanan perjalanan
Perbandingan Puncak Bundu dengan Destinasi Sekitar
Untuk memberikan gambaran lebih jelas tentang posisi Puncak Bundu di antara destinasi wisata sekitarnya, berikut adalah perbandingan dengan beberapa destinasi terdekat:
| Aspek | Puncak Bundu | Coban Srengenge | Coban Batu Lapis | Coban Ciblungan |
| Daya Tarik Utama | Pemandangan dari ketinggian, view Gunung Semeru dan Sungai Glidik | Air terjun dengan pemandangan matahari terbit | Air terjun dengan formasi batu berlapis unik | Air terjun tinggi dengan kolam alami |
| Karakter Wisata | Wisata pemandangan, fotografi, relaksasi | Wisata air terjun, trekking, berenang | Wisata air terjun, berenang, fotografi | Wisata air terjun, trekking, petualangan |
| Tingkat Keramaian | Sedang, ramai di akhir pekan | Ramai, destinasi populer | Sepi hingga sedang | Sepi, masih tersembunyi |
| Aksesibilitas | Mudah, 5-10 menit jalan kaki dari parkiran | Sedang, 15-20 menit trekking | Mudah, dekat dengan jalan | Sulit, trekking cukup menantang |
| Harga Tiket | Rp5.000 – Rp10.000 | Rp10.000 – Rp15.000 | Rp5.000 – Rp10.000 | Rp5.000 – Rp10.000 |
| Fasilitas | Sederhana (toilet, warung, spot foto) | Lengkap (toilet, warung, gazebo, area parkir luas) | Minimal (toilet dasar, warung kecil) | Sangat minimal |
| Cocok Untuk | Semua usia, fotografi, menikmati pemandangan | Keluarga, pecinta air terjun, fotografi | Remaja dan dewasa, berenang, fotografi | Petualang, trekking, fotografi ekstrem |
Dari perbandingan di atas, Puncak Bundu memiliki keunggulan dalam hal aksesibilitas yang mudah, biaya yang terjangkau, dan pemandangan unik yang tidak ditemukan di destinasi lainnya. Meski fasilitas tidak selengkap Coban Srengenge, Puncak Bundu menawarkan pengalaman berbeda dengan fokus pada pemandangan dari ketinggian dan spot foto instagramable.
Contoh Itinerary Kunjungan 1 Hari ke Puncak Bundu Malang
Berikut adalah contoh itinerary untuk mengunjungi Puncak Bundu dan beberapa destinasi terdekat dalam satu hari:
Itinerary 1 Hari: Puncak Bundu dan Sekitarnya
| Waktu | Aktivitas | Durasi | Catatan |
| 04.00 – 06.00 | Perjalanan dari Kota Malang ke Puncak Bundu | 2 jam | Berangkat pagi untuk menghindari kemacetan dan menikmati sunrise |
| 06.00 – 06.15 | Parkir kendaraan dan persiapan naik | 15 menit | Membayar tiket masuk dan parkir |
| 06.15 – 06.30 | Trekking menuju puncak | 15 menit | Jalur pendakian relatif mudah |
| 06.30 – 07.30 | Menikmati sunrise dan berfoto di spot utama | 1 jam | Waktu terbaik untuk fotografi dengan cahaya pagi |
| 07.30 – 08.30 | Berkeliling dan berfoto di spot lainnya | 1 jam | Mengunjungi semua spot foto yang tersedia |
| 08.30 – 09.00 | Istirahat, sarapan, dan menikmati pemandangan | 30 menit | Membuka bekal atau membeli di warung sekitar |
| 09.00 – 09.15 | Turun dari puncak menuju parkiran | 15 menit | Berhati-hati saat turun karena jalur menurun |
| 09.15 – 09.30 | Perjalanan ke Coban Batu Lapis | 15 menit | Jarak sangat dekat dari Puncak Bundu |
| 09.30 – 11.00 | Menikmati Coban Batu Lapis | 1.5 jam | Berfoto dan menikmati keindahan air terjun |
| 11.00 – 11.30 | Perjalanan ke Coban Srengenge | 30 menit | Masih dalam satu kawasan Ampelgading |
| 11.30 – 13.30 | Menikmati Coban Srengenge dan makan siang | 2 jam | Trekking, berfoto, dan istirahat makan siang |
| 13.30 – 15.30 | Perjalanan kembali ke Kota Malang | 2 jam | Waktu perjalanan bisa lebih lama jika macet |
Itinerary di atas bisa disesuaikan berdasarkan preferensi dan kondisi fisik masing-masing. Jika ingin lebih santai, bisa fokus hanya pada Puncak Bundu dan satu destinasi lain saja. Untuk perjalanan yang lebih nyaman, terutama bagi yang belum familiar dengan rute, pertimbangkan untuk menggunakan jasa rental mobil di kota malang terbaik dengan sopir yang mengenal baik kawasan Ampelgading.
Rekomendasi Wisata Terdekat dari Puncak Bundu Malang
Untuk memaksimalkan perjalanan ke kawasan Ampelgading, berikut beberapa destinasi wisata terdekat yang bisa dikunjungi setelah atau sebelum mengunjungi Puncak Bundu:
Coban Batu Lapis
Jarak dari Puncak Bundu: ±3 km (10-15 menit)
Air terjun unik dengan formasi batu berlapis yang menyerupai tangga. Air mengalir di atas lapisan batu, menciptakan pemandangan yang menarik dan spot foto yang instagramable. Cocok untuk berenang dengan kedalaman air yang tidak terlalu dalam.
Coban Srengenge
Jarak dari Puncak Bundu: ±6 km (15-20 menit)
Air terjun populer di Ampelgading dengan ketinggian sekitar 40 meter. Dinamakan Srengenge (matahari) karena pada waktu tertentu, cahaya matahari membentuk pelangi di sekitar air terjun. Memiliki fasilitas yang lebih lengkap dibanding destinasi lainnya.
Coban Ciblungan
Jarak dari Puncak Bundu: ±5 km (15-20 menit)
Air terjun dengan ketinggian sekitar 60 meter yang masih sangat alami dan belum banyak dikunjungi wisatawan. Menawarkan pengalaman petualangan dengan trekking yang cukup menantang. Cocok bagi pencari ketenangan dan fotografi alam.
Untuk pengalaman wisata yang lebih lengkap di kawasan Malang Selatan, Anda juga bisa mempertimbangkan untuk mengunjungi destinasi lain yang masih dalam satu jalur, seperti:
- Pantai Licin – Pantai dengan pasir hitam dan tebing karang di Kecamatan Tirtoyudo (±25 km dari Puncak Bundu)
- Kebun Teh Wonosari – Perkebunan teh luas dengan udara sejuk di Lawang (dapat dikunjungi dalam perjalanan pulang)
- Agrowisata Petik Apel – Pengalaman memetik apel langsung dari pohonnya di kawasan Poncokusumo (±30 km dari Puncak Bundu)
Jika Anda memiliki waktu lebih dari satu hari untuk menjelajahi kawasan Malang, pertimbangkan untuk menggunakan paket trip Bromo terbaik yang bisa dikombinasikan dengan kunjungan ke Puncak Bundu dan sekitarnya untuk pengalaman wisata yang lebih komprehensif.
Puncak Bundu Malang dalam Paket Wisata
Puncak Bundu sering dimasukkan sebagai bagian dari paket wisata Malang Selatan yang lebih komprehensif. Destinasi ini biasanya dikombinasikan dengan beberapa tempat wisata lain di sekitar Ampelgading dan Tirtoyudo untuk mengoptimalkan perjalanan wisata.
Bagi wisatawan yang ingin mengunjungi Puncak Bundu tanpa repot mengatur transportasi dan itinerary sendiri, biro wisata trip Malang terlengkap biasanya menawarkan beberapa opsi paket yang mencakup:
- Paket Wisata Ampelgading 1 Hari – Mengunjungi Puncak Bundu, Coban Batu Lapis, dan Coban Srengenge dalam satu hari
- Paket Wisata Malang Selatan 2H1M – Kombinasi Puncak Bundu dengan destinasi di Tirtoyudo dan pantai di sekitar Sumbermanjing
- Paket Wisata Malang Timur 3H2M – Rangkaian perjalanan yang mencakup Puncak Bundu, area Ampelgading, dan Gunung Bromo
Keuntungan mengunjungi Puncak Bundu melalui paket wisata adalah efisiensi waktu dan tenaga, terutama bagi wisatawan dari luar kota yang belum familiar dengan jalanan di kawasan Malang Selatan yang cenderung berkelok dan menanjak. Selain itu, pemandu wisata lokal juga dapat memberikan informasi lebih mendalam tentang sejarah dan keunikan Puncak Bundu yang mungkin tidak didapatkan jika berkunjung sendiri.
Untuk pengalaman yang lebih personal, tersedia juga opsi reservasi paket tour Malang 1H terbaik yang bisa disesuaikan dengan preferensi dan jumlah peserta. Paket private tour ini memungkinkan wisatawan untuk mengatur sendiri durasi kunjungan di setiap destinasi, termasuk Puncak Bundu.
Cocok untuk Siapa?
Puncak Bundu menawarkan pengalaman wisata yang dapat dinikmati oleh berbagai segmen pengunjung. Berikut adalah kelompok wisatawan yang akan sangat menikmati kunjungan ke Puncak Bundu:
Keluarga
Puncak Bundu cocok untuk wisata keluarga karena:
- Akses yang relatif mudah dan aman untuk anak-anak
- Biaya kunjungan yang terjangkau untuk seluruh anggota keluarga
- Pemandangan alam yang edukatif untuk anak-anak
- Spot foto yang menyenangkan untuk kenangan keluarga
- Waktu kunjungan yang fleksibel dan tidak membutuhkan waktu terlalu lama
Backpacker
Para backpacker dan solo traveler akan menyukai Puncak Bundu karena:
- Biaya kunjungan yang sangat budget-friendly
- Lokasi yang masih off-the-beaten-path
- Kemudahan akses dengan transportasi umum hingga Ampelgading
- Koneksi dengan destinasi lain di sekitarnya
- Pengalaman bertemu dengan penduduk lokal yang ramah
Pecinta Fotografi
Fotografer akan menemukan banyak objek menarik di Puncak Bundu:
- Panorama landscape yang dramatis dengan Gunung Semeru sebagai latar
- Aliran Sungai Glidik yang unik untuk foto long exposure
- Cahaya golden hour yang sempurna di pagi dan sore hari
- Kabut pagi yang menciptakan mood mistis pada foto
- Berbagai spot foto yang telah dirancang untuk hasil terbaik
Wisatawan Alam
Pencinta alam dan pendaki akan mengapresiasi Puncak Bundu karena:
- Suasana alam yang masih asri dan belum terlalu komersial
- Udara sejuk dan pemandangan hijau yang menyegarkan
- Jalur pendakian ringan yang tidak terlalu menantang
- Keberagaman flora di sepanjang jalur pendakian
- Kesempatan melihat fenomena alam seperti sunrise dan kabut pagi
Puncak Bundu juga cocok untuk pasangan yang mencari tempat romantis dengan biaya terjangkau, komunitas fotografi yang ingin mengadakan hunting foto bersama, atau bahkan untuk sesi foto prewedding dengan latar belakang alam yang dramatis.
FAQ (Pertanyaan Umum) tentang Puncak Bundu Malang
Di mana lokasi tepatnya Puncak Bundu Malang?
Puncak Bundu terletak di Desa Purwoharjo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Lokasinya sekitar 63 km dari pusat Kota Malang dengan waktu tempuh sekitar 2-2,5 jam perjalanan. Puncak Bundu berada di jalur yang sama dengan Coban Srengenge dan Coban Batu Lapis.
Berapa harga tiket masuk Puncak Bundu?
Harga tiket masuk Puncak Bundu berkisar antara Rp5.000 – Rp10.000 per orang, tergantung hari kunjungan (weekday atau weekend). Biaya parkir kendaraan sekitar Rp2.000 – Rp5.000 untuk motor dan Rp5.000 – Rp10.000 untuk mobil. Harga dapat berubah sewaktu-waktu, terutama pada hari libur nasional.
Jam berapa Puncak Bundu buka?
Puncak Bundu beroperasi setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pagi hari (06.00-09.00) untuk menikmati sunrise dan suasana yang masih sepi, atau sore hari (15.00-17.30) untuk menikmati sunset dengan cahaya golden hour yang indah.
Apa saja fasilitas yang tersedia di Puncak Bundu?
Fasilitas di Puncak Bundu tergolong sederhana, meliputi area parkir dengan kapasitas terbatas, toilet sederhana di area parkir (berbayar Rp2.000), beberapa warung kecil yang menjual minuman dan makanan ringan, spot foto, bangku istirahat, dan jalur pendakian berupa tangga dan jalan setapak. Belum tersedia fasilitas seperti mushola, ATM, atau restoran.
Apakah Puncak Bundu aman untuk dikunjungi?
Secara umum, Puncak Bundu cukup aman untuk dikunjungi. Namun, pengunjung tetap perlu berhati-hati terutama di area tepi tebing dan saat jalanan licin setelah hujan. Selalu utamakan keselamatan, jangan mengambil risiko berlebihan saat berfoto, dan awasi anak-anak dengan ketat. Hindari berkunjung saat cuaca buruk atau hujan lebat.
Apakah bisa mengakses Puncak Bundu dengan kendaraan roda empat?
Ya, Puncak Bundu dapat diakses dengan kendaraan roda empat hingga area parkir. Jalanan menuju lokasi sebagian besar sudah beraspal meskipun ada beberapa titik dengan jalan makadam. Dari area parkir, pengunjung perlu berjalan kaki sekitar 5-10 menit menaiki tangga dan jalan setapak untuk mencapai puncak bukit.
Kapan waktu terbaik untuk mengunjungi Puncak Bundu?
Waktu terbaik untuk mengunjungi Puncak Bundu adalah selama musim kemarau (Mei-September) ketika cuaca cerah dan visibilitas optimal. Untuk pengalaman terbaik, kunjungi pada pagi hari untuk menikmati sunrise atau sore hari untuk sunset. Weekday biasanya lebih sepi dibanding weekend, sehingga lebih nyaman untuk berfoto tanpa keramaian.
Apa saja spot foto terbaik di Puncak Bundu?
Spot foto terbaik di Puncak Bundu antara lain: spot panah raksasa dengan latar belakang Gunung Semeru, tulisan “BUNDU” berukuran besar, sarang berbentuk jari tangan, bangku dan meja kayu di tepi tebing, serta beberapa titik panorama alami yang menghadap ke Sungai Glidik dan perbukitan hijau. Pagi hari dengan cahaya matahari dari samping memberikan hasil foto terbaik.
Kesimpulan
Puncak Bundu Malang menawarkan pengalaman wisata alam yang unik dengan kombinasi sempurna antara kemudahan akses, biaya terjangkau, dan pemandangan spektakuler. Sebagai salah satu destinasi wisata di Kabupaten Malang yang masih berkembang, tempat ini menyajikan keindahan alam yang masih asri dengan sentuhan fasilitas yang cukup untuk kenyamanan pengunjung.
Daya tarik utama Puncak Bundu terletak pada panorama memukau yang mencakup Gunung Semeru yang berdiri kokoh, aliran Sungai Glidik yang merupakan jalur lahar dingin, serta hamparan hutan dan perbukitan hijau yang menenangkan. Berbagai spot foto instagramable yang telah disediakan menambah nilai lebih bagi pengunjung yang ingin mengabadikan momen kunjungan mereka.
Meski dengan fasilitas yang masih sederhana, Puncak Bundu berhasil menarik minat wisatawan berkat keunikan pemandangannya yang tidak ditemukan di tempat lain. Kombinasinya dengan destinasi wisata terdekat seperti Coban Batu Lapis dan Coban Srengenge menjadikan kawasan Ampelgading sebagai tujuan wisata yang layak untuk dipertimbangkan dalam paket liburan Malang terbaik.
Bagi Anda yang mencari destinasi wisata alam yang menawarkan ketenangan, pemandangan menakjubkan, dan pengalaman fotografi yang memuaskan tanpa perlu mengeluarkan biaya besar, Puncak Bundu Malang adalah pilihan yang sangat tepat. Nikmati keindahan alam Malang dari ketinggian dan bawa pulang kenangan tak terlupakan dari salah satu hidden gem di Jawa Timur ini.



