
Sumber/Kredit: @nitaliana_
Sekilas Tentang Pantai Clungup Malang
Pantai Clungup merupakan salah satu pantai terbersih di Kabupaten Malang yang terletak di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Pantai ini menjadi bagian integral dari kawasan konservasi Clungup Mangrove Conservation (CMC) yang dikelola oleh masyarakat lokal dengan tujuan melestarikan ekosistem pesisir dan hutan bakau.
Secara administratif, Pantai Clungup berada sekitar 65-70 km dari pusat Kota Malang, tepatnya di wilayah selatan Kabupaten Malang. Lokasinya yang tersembunyi di balik perbukitan dan hutan bakau menjadikan pantai ini masih terjaga keasliannya, jauh dari hiruk pikuk perkotaan.
Yang membuat Pantai Clungup istimewa adalah karakteristik perairannya yang relatif tenang dan dangkal, sehingga aman untuk berenang. Pasir putihnya yang lembut dikelilingi oleh tebing-tebing karang dan hutan bakau yang rimbun, menciptakan pemandangan yang kontras dan memukau.
Sebagai bagian dari kawasan konservasi, Pantai Clungup memiliki hubungan erat dengan pantai-pantai lain di sekitarnya seperti Pantai Gatra dan Pantai Tiga Warna. Ketiga pantai ini berada dalam satu kawasan pengelolaan CMC, namun memiliki karakteristik dan daya tarik yang berbeda-beda.

Sumber/Kredit: @uconk
Pantai Clungup bukan sekadar destinasi wisata, melainkan kawasan edukasi konservasi yang mengajarkan pengunjung tentang pentingnya menjaga kelestarian ekosistem pesisir dan hutan bakau. Pengelolaan yang ketat dan pembatasan jumlah pengunjung menjadi upaya untuk menjaga keberlanjutan lingkungan di kawasan ini.
Daya Tarik Utama Pantai Clungup
Pantai Clungup menawarkan beragam daya tarik yang membuatnya layak menjadi destinasi wisata unggulan di Malang Selatan. Berikut adalah beberapa pesona utama yang bisa Anda nikmati di pantai ini:
Lanskap Pantai yang Asri
Pantai Clungup memiliki lanskap yang memukau dengan kombinasi pasir putih yang lembut, air laut yang jernih kebiruan, dan perbukitan hijau yang mengelilinginya. Pemandangan ini menciptakan panorama yang indah, terutama saat matahari terbit atau terbenam.
Vegetasi pesisir yang rimbun dengan dominasi pohon bakau menambah kesan hijau dan sejuk di sekitar pantai. Suasana yang tenang dan jauh dari keramaian membuat Pantai Clungup menjadi tempat yang ideal untuk melepas penat dan menikmati keindahan alam.
Perairan yang Relatif Tenang
Salah satu keunikan Pantai Clungup adalah kondisi perairannya yang relatif tenang, bahkan saat air pasang. Posisi pantai yang agak menjorok ke dalam dan terlindungi oleh formasi karang alami membuat ombak di pantai ini tidak terlalu besar.
Perairan yang tenang dan dangkal di area pantai menjadikan Pantai Clungup aman untuk berenang, terutama bagi pengunjung yang tidak terlalu mahir berenang. Namun, tetap perlu berhati-hati terhadap bebatuan karang yang tersembunyi di balik pasir.
Area Mangrove dan Vegetasi Pesisir
Kawasan hutan bakau di Clungup Mangrove Conservation menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Hutan bakau ini memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem pesisir dan mencegah abrasi pantai.
Pengunjung dapat menjelajahi area mangrove melalui jalur trekking yang telah disediakan. Selama perjalanan, Anda dapat mempelajari berbagai jenis pohon bakau dan fungsinya dalam ekosistem pesisir. Kegiatan ini tidak hanya menyenangkan tetapi juga edukatif.
Kebersihan dan Pengelolaan Lingkungan
Pantai Clungup dikenal sebagai salah satu pantai terbersih di Malang berkat pengelolaan lingkungan yang ketat. Setiap pengunjung yang masuk ke kawasan ini diwajibkan untuk membawa kembali sampah yang mereka hasilkan.
Pengelola pantai juga secara rutin melakukan pembersihan pantai dan penanaman pohon bakau untuk menjaga kelestarian lingkungan. Komitmen terhadap kebersihan dan konservasi ini menjadikan Pantai Clungup sebagai contoh pengelolaan wisata berkelanjutan.
Nilai Edukasi dan Konservasi
Sebagai kawasan konservasi, Pantai Clungup menawarkan nilai edukasi yang tinggi bagi pengunjung. Di sini, Anda dapat belajar tentang pentingnya menjaga ekosistem pesisir, peran hutan bakau, dan dampak sampah plastik terhadap kehidupan laut.
Pengelola pantai sering mengadakan kegiatan penanaman pohon bakau dan pembersihan pantai yang dapat diikuti oleh pengunjung. Kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan tetapi juga memberikan kesempatan untuk berkontribusi langsung dalam upaya pelestarian lingkungan.
Aktivitas yang Bisa Dilakukan
Meskipun sebagai kawasan konservasi terdapat beberapa pembatasan aktivitas, Pantai Clungup tetap menawarkan berbagai kegiatan menarik yang bisa Anda lakukan. Berikut adalah aktivitas yang diperbolehkan di kawasan ini:
Menikmati Suasana Alam

Sumber/Kredit: @heybudie
Aktivitas paling sederhana namun menyenangkan di Pantai Clungup adalah sekadar duduk santai menikmati keindahan alamnya. Anda bisa bersantai di tepi pantai, mendengarkan deburan ombak, dan merasakan hembusan angin laut yang menyegarkan.
Saat air laut surut, Anda dapat melihat formasi pasir yang unik dan menjelajahi area pantai yang lebih luas. Waktu terbaik untuk menikmati suasana alam di Pantai Clungup adalah pagi hari saat matahari terbit atau sore hari menjelang matahari terbenam.
Piknik Ringan
Piknik ringan diperbolehkan di Pantai Clungup, namun dengan catatan bahwa pengunjung harus membawa kembali semua sampah yang dihasilkan. Tersedia beberapa gazebo dan area teduh yang bisa digunakan untuk bersantai dan menikmati bekal.
Demi menjaga kebersihan pantai, pengunjung dianjurkan untuk membawa bekal dalam wadah yang dapat digunakan kembali dan menghindari penggunaan plastik sekali pakai. Ingatlah prinsip “Leave No Trace” saat berpiknik di kawasan konservasi ini.
Hunting Foto Alam
Pantai Clungup dengan keindahan alamnya yang masih alami menawarkan banyak spot menarik untuk fotografi. Kombinasi pasir putih, air laut biru, dan hutan bakau hijau menciptakan latar yang sempurna untuk foto landscape.
Beberapa spot foto favorit di Pantai Clungup antara lain area pertemuan hutan bakau dengan pantai, formasi karang di tepi pantai, dan panorama laut lepas. Waktu terbaik untuk fotografi adalah pagi hari atau sore hari saat golden hour untuk mendapatkan pencahayaan yang optimal.
Edukasi Lingkungan dan Konservasi
Bagi yang tertarik dengan konservasi lingkungan, Pantai Clungup menawarkan berbagai kegiatan edukasi yang bisa diikuti. Anda dapat belajar tentang ekosistem hutan bakau, teknik penanaman pohon bakau, dan pentingnya menjaga kebersihan pantai.
Untuk mengikuti kegiatan edukasi konservasi seperti penanaman bakau, Anda perlu mendaftar terlebih dahulu kepada pengelola. Kegiatan ini biasanya dilakukan dalam kelompok dan dipandu oleh pemandu lokal yang memahami ekosistem setempat.
Trekking Ringan di Area Sekitar
Untuk mencapai Pantai Clungup, pengunjung perlu melakukan trekking ringan melalui hutan bakau. Jalur trekking ini cukup mudah dilalui dan telah dilengkapi dengan jalan setapak yang terawat.
Selain jalur utama menuju Pantai Clungup, terdapat juga jalur trekking yang menghubungkan Pantai Clungup dengan Pantai Gatra. Trekking di area ini memberikan pengalaman berbeda karena Anda dapat menikmati keindahan hutan bakau sekaligus panorama pantai.
Penting: Beberapa aktivitas yang tidak diperbolehkan di kawasan Pantai Clungup antara lain:
- Membuang sampah sembarangan
- Merusak atau mengambil vegetasi hutan bakau
- Mengambil biota laut
- Berkemah di area pantai (kecuali dengan izin khusus)
- Membuat api unggun
- Menggunakan kendaraan bermotor di area pantai
Lokasi dan Akses Jalan Menuju Pantai Clungup
Alamat Lengkap
Pantai Clungup terletak di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kawasan ini merupakan bagian dari Clungup Mangrove Conservation (CMC) yang dikelola oleh masyarakat lokal.
Rute dari Kota Malang
Untuk mencapai Pantai Clungup dari pusat Kota Malang, Anda perlu menempuh perjalanan sekitar 65-70 km dengan estimasi waktu tempuh 2-2,5 jam tergantung kondisi lalu lintas. Berikut adalah rute yang bisa ditempuh:
- Dari pusat Kota Malang, arahkan kendaraan menuju ke arah selatan ke Gadang.
- Lanjutkan perjalanan ke arah Turen melalui Jalan Raya Gadang-Turen.
- Dari Turen, ikuti jalan menuju Sumbermanjing Wetan.
- Setelah melewati Sumbermanjing Wetan, ikuti petunjuk arah menuju Pantai Sendang Biru.
- Sebelum mencapai Pantai Sendang Biru, akan ada persimpangan dengan petunjuk arah ke Clungup Mangrove Conservation.
- Ikuti jalan tersebut hingga tiba di area parkir Clungup Mangrove Conservation.
Akses Kendaraan Pribadi
Pantai Clungup dapat diakses dengan kendaraan pribadi baik mobil maupun motor. Kondisi jalan menuju lokasi sebagian besar sudah beraspal, meskipun ada beberapa ruas jalan yang masih berupa jalan berbatu atau tanah, terutama mendekati lokasi pantai.
Tersedia area parkir yang cukup luas di kawasan Clungup Mangrove Conservation. Bagi pengendara mobil, kendaraan harus diparkir di area parkir utama. Sementara pengendara motor dapat melanjutkan hingga area parkir yang lebih dekat dengan pos 1 CMC.
Jalur Masuk Menuju Kawasan
Setelah memarkirkan kendaraan, pengunjung harus mendaftar di pos registrasi Clungup Mangrove Conservation. Di pos ini, petugas akan memeriksa barang bawaan dan mencatat jumlah pengunjung serta barang yang dibawa masuk.
Dari pos registrasi, pengunjung perlu melakukan trekking ringan sejauh sekitar 1-1,5 km untuk mencapai Pantai Clungup. Jalur trekking ini melewati hutan bakau dengan jalan setapak yang sudah tertata rapi. Bagi yang tidak ingin berjalan kaki, tersedia jasa ojek dengan biaya tambahan.
Catatan Perubahan Akses: Sejak tahun 2025, pengelola Clungup Mangrove Conservation telah menerapkan sistem reservasi online untuk membatasi jumlah pengunjung. Pastikan untuk melakukan reservasi terlebih dahulu melalui situs resmi atau menghubungi pengelola sebelum berkunjung, terutama pada akhir pekan dan hari libur.
Harga Tiket Masuk dan Biaya Lainnya
Untuk mengunjungi Pantai Clungup, pengunjung perlu membayar tiket masuk dan beberapa biaya tambahan. Berikut adalah rincian biaya yang perlu dipersiapkan:
| Jenis Biaya | Tarif | Keterangan |
| Tiket Masuk | Rp10.000/orang | Berlaku untuk satu kali kunjungan |
| Parkir Motor | Rp3.000/motor | Area parkir dekat pos 1 |
| Parkir Mobil | Rp5.000/mobil | Area parkir utama |
| Pemandu Wisata | Rp75.000-100.000/grup | Opsional, direkomendasikan untuk kunjungan pertama |
| Ojek Motor | Rp10.000/orang (sekali jalan) | Dari area parkir ke pos 1 |
| Penanaman Bakau | Rp10.000/bibit | Kegiatan konservasi opsional |
Catatan: Harga tiket dan biaya lainnya dapat berubah sewaktu-waktu. Pastikan untuk mengecek informasi terbaru dari pengelola Clungup Mangrove Conservation sebelum berkunjung.
Sistem Pembatasan Pengunjung
Sebagai upaya untuk menjaga kelestarian lingkungan, pengelola Clungup Mangrove Conservation menerapkan sistem pembatasan jumlah pengunjung. Jumlah maksimal pengunjung yang diperbolehkan masuk ke kawasan ini adalah sekitar 100-150 orang per hari.
Untuk mengantisipasi pembatasan ini, pengunjung dianjurkan untuk melakukan reservasi terlebih dahulu, terutama jika berencana berkunjung pada akhir pekan atau hari libur. Reservasi dapat dilakukan melalui kontak resmi pengelola Clungup Mangrove Conservation.
Butuh Transportasi ke Pantai Clungup?
Akses menuju Pantai Clungup dapat ditempuh dengan kendaraan roda empat. Agar lebih nyaman, Anda bisa memanfaatkan layanan sewa mobil dari Malang yang mudah dipesan dan memiliki tarif bersahabat.
Fasilitas di Pantai Clungup Malang
Meskipun Pantai Clungup merupakan kawasan konservasi yang mengedepankan kelestarian alam, terdapat beberapa fasilitas dasar yang disediakan untuk menunjang kenyamanan pengunjung. Berikut adalah fasilitas yang tersedia di kawasan Pantai Clungup:
Area Parkir
Tersedia area parkir yang cukup luas untuk menampung kendaraan pengunjung. Area parkir utama dapat menampung mobil dan bus, sementara untuk motor tersedia area parkir yang lebih dekat dengan pos 1 CMC.
Toilet dan Kamar Mandi
Di kawasan Pantai Clungup tersedia toilet dan kamar mandi umum yang cukup bersih. Fasilitas ini terletak di beberapa titik, termasuk di dekat pos registrasi dan di area pantai. Air bersih tersedia meskipun terkadang terbatas.
Pos Pengelola
Pos pengelola merupakan tempat pendaftaran pengunjung dan pusat informasi. Di pos ini, pengunjung dapat memperoleh informasi tentang kawasan Pantai Clungup, menyewa pemandu, dan mendaftar untuk kegiatan konservasi.
Gazebo dan Area Berteduh
Tersedia beberapa gazebo dan area berteduh yang dapat digunakan pengunjung untuk beristirahat dan bersantai. Gazebo ini umumnya terbuat dari bahan alami seperti bambu dan kayu untuk menjaga keselarasan dengan lingkungan sekitar.
Jalur Trekking
Jalur trekking yang tertata rapi menghubungkan area parkir dengan Pantai Clungup dan pantai-pantai lainnya di kawasan CMC. Jalur ini sebagian besar berupa jalan setapak dengan beberapa bagian dilengkapi jembatan kayu, terutama di area hutan bakau.
Sistem Kebersihan
Pengelola Pantai Clungup menerapkan sistem “bawa kembali sampahmu” di mana pengunjung diwajibkan untuk membawa kembali sampah yang mereka hasilkan. Meski demikian, tersedia beberapa tempat sampah di area-area strategis untuk memudahkan pengunjung membuang sampah.
Penting diketahui: Fasilitas di Pantai Clungup masih terbatas dan sederhana. Pengunjung disarankan untuk membawa perlengkapan pribadi seperti makanan, minuman, handuk, dan perlengkapan P3K. Sinyal seluler di kawasan ini juga terbatas, terutama di area pantai.
Tips Berkunjung ke Pantai Clungup
Waktu Terbaik Berkunjung
Waktu terbaik untuk mengunjungi Pantai Clungup adalah pada musim kemarau (Mei-September) ketika cuaca cerah dan jalur trekking tidak licin. Untuk menghindari keramaian, kunjungilah pada hari kerja atau pagi hari sebelum jam 10.00.
Pantai Clungup tutup setiap hari Kamis untuk pemeliharaan kawasan. Pastikan untuk mengecek jadwal operasional terbaru sebelum berkunjung, terutama jika ada hari libur nasional.
Etika Berwisata di Kawasan Konservasi
Sebagai kawasan konservasi, Pantai Clungup memiliki aturan khusus yang perlu dipatuhi pengunjung. Hormati lingkungan dengan tidak merusak vegetasi, tidak mengambil apapun dari alam, dan tidak membuat kebisingan yang mengganggu ekosistem.
Patuhi semua petunjuk dan arahan dari pengelola kawasan. Jika menggunakan jasa pemandu, dengarkan penjelasan mereka tentang ekosistem setempat dan cara menjaganya.
Persiapan Logistik Pribadi
Persiapkan diri Anda dengan baik sebelum mengunjungi Pantai Clungup. Bawa perlengkapan yang cukup namun tidak berlebihan untuk mengurangi sampah yang dihasilkan.
Berikut adalah daftar perlengkapan yang sebaiknya dibawa saat mengunjungi Pantai Clungup:
- Air minum yang cukup (minimal 1 liter per orang)
- Makanan ringan atau bekal dalam wadah yang dapat digunakan kembali
- Topi dan kacamata hitam untuk perlindungan dari sinar matahari
- Tabir surya (sunscreen) yang ramah lingkungan
- Pakaian ganti dan handuk
- Sepatu atau sandal yang nyaman untuk trekking
- Obat-obatan pribadi dan P3K sederhana
- Kamera untuk mengabadikan momen
- Kantong untuk membawa kembali sampah
- Uang tunai secukupnya (tidak ada ATM di kawasan ini)
Tips Menjaga Kebersihan Pantai
Terapkan prinsip “Leave No Trace” dengan membawa kembali semua sampah yang Anda hasilkan. Gunakan wadah makanan dan minuman yang dapat digunakan kembali untuk mengurangi sampah plastik.
Jika memungkinkan, ambil sampah yang Anda temukan di pantai meskipun bukan sampah Anda. Kontribusi kecil ini akan sangat membantu menjaga kebersihan dan kelestarian Pantai Clungup.
Tips Fotografi Alam
Untuk hasil foto terbaik, kunjungi Pantai Clungup saat golden hour (pagi sekitar jam 6-7 atau sore sekitar jam 4-5). Cahaya pada waktu tersebut akan memberikan efek dramatis pada foto landscape.
Beberapa spot foto menarik di Pantai Clungup antara lain area pertemuan hutan bakau dengan pantai, formasi pasir saat air surut, dan panorama laut lepas dengan latar belakang perbukitan hijau.
Larangan dan Peraturan di Lokasi
Untuk menjaga kelestarian kawasan konservasi, terdapat beberapa larangan dan peraturan yang perlu dipatuhi oleh setiap pengunjung Pantai Clungup:
Larangan
- Membuang sampah sembarangan
- Merusak atau mengambil vegetasi mangrove
- Mengambil biota laut (ikan, karang, dll)
- Membuat api unggun atau membakar sampah
- Berkemah tanpa izin dari pengelola
- Membawa minuman beralkohol
- Menggunakan kendaraan bermotor di area pantai
- Membuat kebisingan yang mengganggu ekosistem
Peraturan
- Mendaftar di pos registrasi sebelum masuk
- Membayar tiket masuk dan biaya parkir
- Mengikuti jalur trekking yang telah ditentukan
- Membawa kembali sampah yang dihasilkan
- Mematuhi batas jumlah pengunjung
- Mengikuti arahan pemandu atau pengelola
- Menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan
- Menghormati budaya dan masyarakat lokal
Peringatan: Pelanggaran terhadap larangan dan peraturan di kawasan Pantai Clungup dapat dikenakan sanksi berupa denda atau pengusiran dari kawasan. Pengelola berhak menolak kunjungan dari pengunjung yang pernah melanggar peraturan.
Spot Foto Terbaik di Pantai Clungup

Sumber/Kredit: @trekkingtherapie

Sumber/Kredit: @nitaliana_

Sumber/Kredit: @ezrayukito

Sumber/Kredit: @adi_kuntadi
Pantai Clungup menawarkan berbagai spot fotogenik yang bisa menghasilkan foto-foto menakjubkan. Waktu terbaik untuk fotografi alam di Pantai Clungup adalah saat golden hour, yaitu sekitar 1-2 jam setelah matahari terbit atau 1-2 jam sebelum matahari terbenam.
Untuk hasil terbaik, bawa tripod untuk foto landscape dan gunakan filter polarisasi untuk mengurangi pantulan cahaya pada permukaan air. Jangan lupa untuk selalu menjaga etika fotografi dengan tidak merusak lingkungan demi mendapatkan foto yang bagus.
Pantai Lain di Sekitar Pantai Clungup

Sumber/Kredit: @qibtyah_maria
Pantai Gatra
Berjarak sekitar 15-20 menit berjalan kaki dari Pantai Clungup, Pantai Gatra dikenal dengan julukan “Raja Ampat Mini” karena formasi pulau karang di tengah lautnya. Pantai ini menawarkan pemandangan yang spektakuler dan spot snorkeling yang menarik.

Sumber/Kredit: @fikrifauzig
Pantai Tiga Warna
Terletak sekitar 30 menit berjalan kaki dari Pantai Clungup, Pantai Tiga Warna terkenal dengan gradasi warna air lautnya yang terdiri dari tiga warna berbeda. Kunjungan ke pantai ini memerlukan reservasi khusus karena pembatasan jumlah pengunjung yang ketat.
Jelajahi Lebih Banyak Pantai di Malang Selatan
Jika Anda ingin menjelajahi lebih banyak destinasi di Malang Selatan dan sekitarnya, Anda dapat memilih paket wisata Malang 3d2n atau paket Bromo 3 hari 2 malam yang mencakup berbagai spot menarik dalam satu perjalanan terencana.
Rekomendasi Itinerary Kunjungan
Itinerary Setengah Hari
- 08.00 – 08.30: Tiba di area parkir CMC dan registrasi
- 08.30 – 09.15: Trekking menuju Pantai Clungup
- 09.15 – 11.30: Menikmati Pantai Clungup, berenang, dan berfoto
- 11.30 – 12.15: Trekking kembali ke area parkir
- 12.15 – 13.00: Istirahat, makan siang, dan persiapan pulang
Itinerary 1 Hari Kawasan CMC
- 07.00 – 07.30: Tiba di area parkir CMC dan registrasi
- 07.30 – 08.15: Trekking menuju Pantai Clungup
- 08.15 – 10.00: Menikmati Pantai Clungup
- 10.00 – 10.45: Trekking menuju Pantai Gatra
- 10.45 – 12.30: Menikmati Pantai Gatra dan makan siang
- 12.30 – 13.15: Trekking kembali ke Pantai Clungup
- 13.15 – 14.30: Istirahat dan menikmati suasana sore di Pantai Clungup
- 14.30 – 15.15: Trekking kembali ke area parkir
- 15.15 – 16.00: Persiapan pulang
Itinerary Edukasi Konservasi
- 07.30 – 08.00: Tiba di area parkir CMC dan registrasi
- 08.00 – 08.30: Pengarahan dari pemandu tentang konservasi mangrove
- 08.30 – 09.15: Trekking menuju area hutan bakau
- 09.15 – 10.30: Kegiatan penanaman bakau
- 10.30 – 11.15: Trekking menuju Pantai Clungup
- 11.15 – 13.00: Menikmati Pantai Clungup dan makan siang
- 13.00 – 14.00: Sesi edukasi tentang ekosistem pantai
- 14.00 – 14.45: Trekking kembali ke area parkir
- 14.45 – 15.30: Persiapan pulang
Catatan: Itinerary di atas hanya rekomendasi dan dapat disesuaikan dengan kondisi cuaca, fisik pengunjung, dan kebijakan pengelola terbaru. Pastikan untuk selalu mengecek informasi terkini sebelum merencanakan kunjungan.
FAQ tentang Pantai Clungup Malang
Di mana lokasi tepatnya Pantai Clungup Malang?
Pantai Clungup terletak di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Pantai ini merupakan bagian dari kawasan Clungup Mangrove Conservation (CMC) dan berjarak sekitar 65-70 km dari pusat Kota Malang.
Berapa harga tiket masuk Pantai Clungup?
Harga tiket masuk Pantai Clungup adalah Rp10.000 per orang. Biaya tambahan meliputi parkir motor Rp3.000, parkir mobil Rp5.000, dan opsional seperti pemandu wisata Rp75.000-100.000 per grup. Harga dapat berubah sewaktu-waktu, jadi pastikan untuk mengecek informasi terbaru sebelum berkunjung.
Kapan jam buka Pantai Clungup?
Pantai Clungup buka setiap hari dari pukul 06.00 hingga 17.00 WIB, kecuali hari Kamis yang merupakan hari pemeliharaan kawasan. Loket registrasi biasanya buka dari pukul 06.00 hingga 13.30 WIB. Pastikan untuk datang lebih awal, terutama pada akhir pekan dan hari libur.
Apakah perlu reservasi untuk mengunjungi Pantai Clungup?
Ya, sejak tahun 2025, pengelola Clungup Mangrove Conservation menerapkan sistem reservasi untuk membatasi jumlah pengunjung demi menjaga kelestarian lingkungan. Reservasi sangat dianjurkan terutama jika berencana berkunjung pada akhir pekan atau hari libur. Untuk Pantai Tiga Warna, reservasi adalah wajib karena pembatasan pengunjung yang lebih ketat.
Fasilitas apa saja yang tersedia di Pantai Clungup?
Fasilitas di Pantai Clungup meliputi area parkir, toilet dan kamar mandi, pos pengelola, gazebo dan area berteduh, jalur trekking, serta sistem pengelolaan kebersihan. Fasilitas ini masih terbatas dan sederhana, jadi pengunjung disarankan untuk membawa perlengkapan pribadi seperti makanan, minuman, dan perlengkapan P3K.
Aktivitas apa saja yang diperbolehkan di Pantai Clungup?
Aktivitas yang diperbolehkan di Pantai Clungup antara lain menikmati suasana alam, piknik ringan, hunting foto alam, edukasi lingkungan dan konservasi, serta trekking ringan di area sekitar. Berenang juga diperbolehkan karena ombak di pantai ini relatif tenang. Aktivitas yang dilarang termasuk membuang sampah sembarangan, merusak vegetasi, mengambil biota laut, dan berkemah tanpa izin.
Kapan waktu terbaik untuk mengunjungi Pantai Clungup?
Waktu terbaik untuk mengunjungi Pantai Clungup adalah pada musim kemarau (Mei-September) ketika cuaca cerah dan jalur trekking tidak licin. Untuk menghindari keramaian, kunjungilah pada hari kerja atau pagi hari sebelum jam 10.00. Untuk fotografi alam, waktu terbaik adalah saat golden hour (1-2 jam setelah matahari terbit atau 1-2 jam sebelum matahari terbenam).
Kesimpulan

Sumber/Kredit: @whiempy
Pantai Clungup Malang merupakan permata tersembunyi di pesisir selatan Malang yang menawarkan keindahan alam pantai yang masih asri dan terjaga. Sebagai bagian dari kawasan Clungup Mangrove Conservation, pantai ini tidak hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga pusat edukasi konservasi yang mengajarkan pengunjung tentang pentingnya menjaga kelestarian ekosistem pesisir dan hutan bakau.
Dengan kombinasi pasir putih yang lembut, air laut yang jernih kebiruan, dan hutan bakau yang rimbun, Pantai Clungup menawarkan pengalaman wisata yang berbeda dari pantai-pantai populer lainnya di Malang. Pengelolaan yang ketat dengan sistem pembatasan pengunjung menjadikan pantai ini tetap terjaga keasriannya.
Bagi pecinta alam dan fotografi, Pantai Clungup adalah surga tersembunyi yang wajib dikunjungi. Sementara bagi mereka yang peduli dengan lingkungan, pantai ini memberikan kesempatan untuk belajar dan berkontribusi langsung dalam upaya pelestarian alam melalui berbagai kegiatan konservasi.
Jadi, jika Anda mencari destinasi wisata pantai yang tidak hanya indah tetapi juga edukatif dan berkelanjutan, Pantai Clungup Malang adalah pilihan yang tepat. Nikmati keindahan alamnya, hormati lingkungannya, dan bawa pulang hanya kenangan dan foto, bukan sampah atau kerusakan.
Jelajahi Keindahan Pantai Clungup Malang
Ingin menikmati Pantai Clungup sekaligus destinasi menarik lainnya di Malang? Anda dapat memilih paket tour Malang murah atau melanjutkan petualangan dengan paket trip Bromo yang menyediakan transportasi nyaman serta pemandu profesional.