Sekilas Tentang Coban Ringin Gantung Malang
Coban Ringin Gantung terletak di Dusun Duwet Krajan, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Air terjun ini berada di kawasan yang masih satu wilayah dengan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, menjadikannya bagian dari ekosistem pegunungan yang kaya akan keanekaragaman hayati.

Sumber/Kredit: @airkeruh_
Daya Tarik Utama Coban Ringin Gantung Malang

Sumber/Kredit: @skyline_orange
Lanskap dan Panorama
Air terjun setinggi sekitar 70 meter ini mengalir deras dari tebing tinggi, menciptakan pemandangan yang spektakuler. Aliran air yang jatuh bebas membentuk kabut halus di sekitarnya, menambah kesan mistis dan eksotis. Kolam alami yang terbentuk di bawah air terjun memiliki air yang jernih dengan warna kebiruan yang menawan.
Tebing-tebing tinggi yang mengelilingi air terjun dihiasi oleh lumut dan berbagai jenis tumbuhan yang menciptakan gradasi warna hijau yang menyegarkan mata. Panorama ini menjadi latar belakang sempurna untuk fotografi alam atau sekadar menikmati keindahan ciptaan Tuhan.
Karakter Alam
Suasana di sekitar Coban Ringin Gantung sangat sejuk dan tenang. Udara pegunungan yang segar berpadu dengan suara gemuruh air terjun menciptakan atmosfer yang menenangkan. Kawasan ini masih sangat alami dengan hutan yang lebat dan berbagai jenis flora khas pegunungan.
Meskipun akses menuju lokasi cukup menantang, justru hal inilah yang membuat kawasan ini tetap terjaga keasriannya. Pengunjung yang berhasil mencapai lokasi akan disambut oleh keindahan alam yang masih murni tanpa banyak intervensi manusia.
Ciri Khas Utama
Keunikan utama Coban Ringin Gantung adalah keberadaan pohon beringin besar yang tumbuh di tengah tebing tempat air terjun mengalir. Akar-akar pohon beringin yang menjuntai dan mencengkeram bebatuan di sekitar tebing menciptakan pemandangan yang tidak biasa, seolah pohon tersebut menggantung di udara.
Di beberapa titik, air terjun bahkan tampak mengalir melalui sela-sela akar pohon beringin, menciptakan pemandangan yang sangat unik dan menjadi spot foto favorit para pengunjung. Fenomena alam ini sangat jarang ditemui di tempat lain, menjadikan Coban Ringin Gantung memiliki daya tarik tersendiri.
Keunikan Coban Ringin Gantung Dibanding Destinasi Sekitar
Perbedaan Visual
Berbeda dengan air terjun lain di sekitar Malang yang umumnya hanya menampilkan aliran air yang jatuh dari tebing, Coban Ringin Gantung menawarkan pemandangan unik berupa simbiosis antara air terjun dan pohon beringin. Kombinasi ini menciptakan visual yang sangat fotogenik dan tidak ditemukan di destinasi air terjun lainnya.
Tebing-tebing tinggi dengan vegetasi yang lebat juga memberikan kesan yang berbeda, menciptakan ruang tertutup yang membuat pengunjung merasa berada di dunia tersendiri saat berada di lokasi air terjun.
Suasana
Karena lokasinya yang tersembunyi dan akses yang cukup menantang, Coban Ringin Gantung menawarkan suasana yang jauh lebih tenang dan privat dibandingkan destinasi air terjun populer lainnya di Malang. Pengunjung dapat menikmati keindahan alam tanpa harus berdesakan dengan wisatawan lain.
Suara gemuruh air terjun yang berpadu dengan kicauan burung dan hembusan angin menciptakan simfoni alam yang menenangkan, cocok bagi mereka yang ingin benar-benar melepaskan diri dari hiruk pikuk kehidupan kota.
Tingkat Keramaian
Sebagai destinasi yang belum terlalu populer, Coban Ringin Gantung masih terbilang sepi pengunjung, terutama pada hari kerja. Bahkan di akhir pekan pun, jumlah wisatawan yang berkunjung tidak sebanyak di destinasi air terjun populer seperti Coban Rondo atau Coban Pelangi.
Rendahnya tingkat keramaian ini menjadi nilai plus bagi wisatawan yang mencari ketenangan dan pengalaman alam yang lebih personal. Pengunjung dapat dengan leluasa menikmati keindahan air terjun dan mengambil foto tanpa terganggu oleh kerumunan wisatawan lain.
Nilai Eksklusivitas
Akses yang cukup menantang menuju Coban Ringin Gantung memberikan nilai eksklusivitas tersendiri. Tidak semua orang rela atau mampu menempuh jalur trekking yang cukup menantang untuk mencapai lokasi, sehingga hanya wisatawan yang benar-benar berminat dan memiliki tekad kuat yang akan sampai di sana.
Hal ini membuat pengalaman mengunjungi Coban Ringin Gantung menjadi lebih berharga dan memuaskan. Ada rasa pencapaian tersendiri ketika berhasil tiba di lokasi dan menyaksikan keindahan air terjun yang masih sangat alami ini.
Lokasi & Akses Menuju Coban Ringin Gantung Malang
Alamat Lengkap
Wisata coban ini terletak di Dusun Duwet Krajan, Desa Duwet, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Lokasi ini berada di kawasan pegunungan yang masih satu wilayah dengan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.
Rute dari Kota Terdekat
Dari pusat Kota Malang, perjalanan menuju Coban Ringin Gantung dapat ditempuh dengan mengikuti rute berikut:
- Dari Kota Malang, arahkan kendaraan menuju Kecamatan Tumpang melalui Jalan Raya Tumpang.
- Setelah sampai di Pasar Tumpang, lanjutkan perjalanan ke arah Gubuk Klakah.
- Ikuti jalan hingga tiba di Balai Desa Duwet Krajan.
- Parkir kendaraan di area sekitar balai desa atau tempat yang disediakan oleh warga.
- Lanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki melalui jalur setapak sejauh sekitar 1,5-2 km.
Untuk memudahkan perjalanan, Anda dapat menggunakan jasa transportasi wisata malang bromo terbaik yang sudah familiar dengan rute menuju lokasi ini.
Estimasi Waktu Tempuh
Perjalanan dari pusat Kota Malang menuju lokasi parkir di Desa Duwet Krajan membutuhkan waktu sekitar 1-1,5 jam dengan kendaraan bermotor, tergantung kondisi lalu lintas. Setelah itu, trekking dari titik parkir menuju lokasi air terjun membutuhkan waktu sekitar 45-60 menit, tergantung kecepatan berjalan dan kondisi fisik.
Kondisi Jalan
Jalan menuju Desa Duwet Krajan sudah beraspal meskipun di beberapa titik kondisinya kurang baik. Namun, jalur trekking menuju lokasi air terjun cukup menantang dengan medan yang curam dan licin, terutama saat musim hujan.
Jalur setapak yang harus dilalui melewati perkebunan warga, hutan, dan beberapa titik yang memerlukan penyeberangan sungai kecil. Di beberapa bagian, terdapat tangga bambu sederhana untuk membantu pengunjung menuruni tebing yang curam.
Harga Tiket Masuk & Biaya Wisata Coban Ringin Gantung Malang
Harga Tiket Masuk
Tiket masuk ke Coban Ringin Gantung sangat terjangkau, hanya Rp5.000 per orang. Harga ini jauh lebih murah dibandingkan dengan destinasi wisata populer lainnya di Malang. Pengelolaan tiket masih dilakukan secara swadaya oleh masyarakat sekitar.
Biaya Parkir
Biaya parkir kendaraan di area Desa Duwet Krajan juga sangat terjangkau:
- Sepeda motor: Rp3.000 – Rp5.000
- Mobil: Rp5.000 – Rp10.000
Biaya Tambahan
Beberapa biaya tambahan yang mungkin perlu dipersiapkan:
- Jasa pemandu lokal (opsional): Rp50.000 – Rp100.000 per grup
- Makanan dan minuman: Sebaiknya dibawa sendiri karena fasilitas warung sangat terbatas
Catatan Kebijakan Terbaru
Karena pengelolaan yang masih sederhana, terkadang tidak ada petugas yang menjaga loket tiket, terutama pada hari kerja atau saat pengunjung sangat sepi. Dalam kondisi tersebut, pengunjung dapat masuk secara gratis, namun tetap diharapkan untuk berkontribusi pada kotak sumbangan yang disediakan untuk pemeliharaan jalur dan fasilitas dasar.
Kebijakan tiket dan parkir dapat berubah sewaktu-waktu, terutama jika ada peningkatan pengelolaan oleh pihak desa atau dinas pariwisata setempat. Sebaiknya konfirmasi harga terkini sebelum berkunjung.
Jam Operasional & Waktu Terbaik Berkunjung Coban Ringin Gantung Malang
Jam Operasional
Coban Ringin Gantung beroperasi setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 16.00 WIB. Jam operasional ini dapat berubah tergantung kondisi cuaca dan kebijakan pengelola lokal. Pada musim hujan, terkadang akses ditutup lebih awal atau bahkan tidak dibuka sama sekali jika kondisi jalur trekking dianggap terlalu berbahaya.
Waktu Terbaik (Pagi/Sore)
Waktu terbaik untuk mengunjungi Coban Ringin Gantung adalah pagi hari antara pukul 07.00 hingga 10.00 WIB. Pada jam-jam tersebut, udara masih sangat sejuk dan cahaya matahari yang menembus celah-celah pepohonan menciptakan pemandangan yang dramatis dengan efek sinar yang indah.
Selain itu, berkunjung di pagi hari memberikan waktu yang cukup untuk menikmati air terjun dan kembali sebelum sore, menghindari risiko terjebak dalam kegelapan di jalur trekking yang cukup menantang.
Pengaruh Cuaca & Musim
Musim kemarau (Mei-September) adalah waktu terbaik untuk mengunjungi Coban Ringin Gantung. Pada musim ini, jalur trekking lebih kering dan tidak licin, sehingga lebih aman untuk dilalui. Air terjun tetap mengalir deras meskipun di musim kemarau karena bersumber dari mata air alami di kawasan hutan.
Sebaiknya hindari berkunjung saat musim hujan atau setelah hujan deras, karena jalur trekking akan sangat licin dan berbahaya. Selain itu, air terjun juga cenderung keruh saat musim hujan, mengurangi keindahan visualnya.
Aktivitas Wisata yang Bisa Dilakukan di Coban Ringin Gantung Malang
Aktivitas Utama
Trekking menjadi aktivitas utama yang tak terhindarkan saat mengunjungi Coban Ringin Gantung. Jalur setapak sepanjang 1,5-2 km dari titik parkir menuju lokasi air terjun menawarkan pengalaman petualangan yang menantang sekaligus menyenangkan. Sepanjang jalur, pengunjung dapat menikmati keindahan alam berupa pepohonan rindang, suara burung, dan udara segar pegunungan.
Setelah sampai di lokasi, aktivitas utama adalah menikmati keindahan air terjun dan mengabadikannya dalam bentuk foto atau video. Pengunjung dapat mengeksplorasi area sekitar air terjun untuk menemukan sudut terbaik dalam mengabadikan keindahan Coban Ringin Gantung.
Aktivitas Santai
Berendam kaki di kolam alami yang terbentuk di bawah air terjun menjadi aktivitas santai yang menyegarkan. Air yang jernih dan sejuk memberikan sensasi relaksasi alami, terutama setelah melakukan trekking yang cukup melelahkan.
Pengunjung juga dapat duduk-duduk di batu-batu besar di sekitar kolam sambil menikmati suara gemuruh air terjun dan hembusan angin sejuk. Ini menjadi momen yang tepat untuk meditasi atau sekadar menikmati ketenangan alam jauh dari hiruk pikuk kota.
Aktivitas Foto/Video
Coban Ringin Gantung menawarkan berbagai spot fotogenik yang menakjubkan. Pohon beringin yang menggantung di tebing dengan latar belakang air terjun menjadi objek foto utama yang paling dicari. Kabut halus yang terbentuk dari percikan air terjun juga menciptakan efek dramatis yang indah untuk difoto.
Bagi pecinta fotografi alam, lokasi ini menawarkan tantangan sekaligus kepuasan tersendiri. Pencahayaan alami yang menembus celah-celah pepohonan menciptakan efek sinar yang dramatis, terutama di pagi hari. Jangan lupa membawa kamera yang terlindungi dari air dan tripod untuk hasil foto yang optimal.
Spot Foto Terbaik di Coban Ringin Gantung Malang

Sumber/Kredit: @ardianhery18
Titik Panorama
Titik panorama terbaik untuk melihat keseluruhan Coban Ringin Gantung berada sekitar 20 meter dari dasar air terjun. Dari titik ini, pengunjung dapat melihat keseluruhan air terjun dari bawah hingga atas, termasuk pohon beringin yang menggantung di tebing. Posisi ini memberikan perspektif yang sempurna untuk mengabadikan keindahan air terjun secara utuh.
Sudut Favorit
Beberapa sudut favorit yang sering dijadikan spot foto oleh pengunjung:
- Di atas batu besar yang berada di tengah kolam, dengan latar belakang air terjun (hati-hati karena bisa licin)
- Di sisi kiri air terjun, di mana pohon beringin dan akar-akarnya terlihat jelas menggantung di tebing
- Dari balik semak-semak atau pepohonan, menciptakan frame alami untuk foto air terjun
- Di jalur setapak menuju air terjun, di mana air terjun mulai terlihat dari kejauhan
Tips Pencahayaan
Untuk hasil foto terbaik, perhatikan pencahayaan di lokasi:
- Pagi hari (07.00-10.00 WIB): Cahaya matahari yang lembut menciptakan efek sinar yang dramatis melalui celah-celah pepohonan
- Siang hari (10.00-14.00 WIB): Hindari pengambilan foto langsung menghadap matahari, manfaatkan bayangan pepohonan untuk mengurangi kontras yang terlalu tinggi
- Untuk foto long exposure yang menampilkan efek sutra pada air terjun, gunakan tripod dan filter ND (Neutral Density)
- Manfaatkan mode HDR untuk mengatasi perbedaan kontras yang tinggi antara area terang dan gelap
Keamanan & Karakter Alam Coban Ringin Gantung Malang
Kondisi Medan
Medan menuju Coban Ringin Gantung tergolong cukup menantang. Jalur trekking meliputi tanah berumput, bebatuan, dan di beberapa titik terdapat tangga bambu sederhana untuk membantu pengunjung menuruni tebing yang curam. Pada musim hujan, jalur ini menjadi sangat licin dan berbahaya.
Kolam di bawah air terjun memiliki kedalaman yang bervariasi, dari yang dangkal hingga cukup dalam di beberapa titik. Arus air cukup deras, terutama di area yang dekat dengan jatuhnya air terjun, sehingga perlu berhati-hati saat berendam atau bermain air.
Area Berisiko
Beberapa area yang perlu diwaspadai saat mengunjungi Coban Ringin Gantung:
- Tangga bambu yang licin, terutama saat basah atau setelah hujan
- Tebing-tebing curam di sekitar air terjun
- Batu-batu besar di kolam yang licin dan dapat menyebabkan terpeleset
- Area di bawah air terjun yang terkena percikan air deras
Edukasi Keselamatan Wisata
Untuk menjaga keselamatan saat mengunjungi Coban Ringin Gantung, perhatikan hal-hal berikut:
- Gunakan sepatu trekking atau alas kaki anti-slip yang kuat
- Bawa tongkat trekking untuk membantu keseimbangan di jalur yang licin
- Jangan trekking sendirian, minimal berdua atau dalam kelompok
- Pertimbangkan untuk menggunakan jasa pemandu lokal yang familiar dengan medan
- Bawa persediaan air minum yang cukup dan makanan ringan
- Perhatikan cuaca, hindari berkunjung saat hujan atau setelah hujan deras
- Jangan berenang di kolam air terjun, terutama di area yang dekat dengan jatuhnya air
- Beri tahu kerabat atau pengelola penginapan tentang rencana kunjungan Anda
Fasilitas yang Tersedia di Coban Ringin Gantung Malang

Sumber/Kredit: @naufalhanif_fa
Area Parkir
Area parkir tersedia di sekitar Balai Desa Duwet Krajan atau di lahan milik warga yang disediakan untuk parkir kendaraan pengunjung. Kapasitas parkir terbatas, namun biasanya masih mencukupi mengingat jumlah pengunjung yang belum terlalu banyak. Area parkir tidak memiliki petugas khusus, hanya dijaga oleh warga sekitar.
Toilet
Fasilitas toilet sangat terbatas dan hanya tersedia di sekitar area parkir atau di rumah warga yang bersedia membuka toiletnya untuk pengunjung (biasanya dengan membayar uang kebersihan). Di lokasi air terjun sendiri tidak tersedia toilet, jadi sebaiknya menggunakan toilet terlebih dahulu sebelum memulai trekking.
Warung
Warung atau kios makanan sangat terbatas, hanya ada beberapa warung sederhana di sekitar area parkir yang menjual minuman dan makanan ringan. Di lokasi air terjun tidak tersedia warung, sehingga pengunjung disarankan untuk membawa bekal makanan dan minuman sendiri.
Mushola
Tidak tersedia mushola khusus untuk wisatawan. Pengunjung muslim yang ingin melaksanakan ibadah shalat dapat menggunakan masjid atau mushola di Desa Duwet Krajan sebelum atau setelah mengunjungi air terjun.
Catatan Keterbatasan Fasilitas
Perlu diingat bahwa Coban Ringin Gantung masih dikelola secara swadaya oleh masyarakat lokal dan belum memiliki fasilitas wisata yang memadai. Keterbatasan fasilitas ini justru menjadi bagian dari pengalaman wisata alam yang autentik, namun pengunjung perlu mempersiapkan diri dengan baik.
Tidak tersedia tempat sampah di sepanjang jalur trekking dan di lokasi air terjun, sehingga pengunjung wajib membawa kembali sampah yang dihasilkan. Prinsip “leave no trace” sangat penting diterapkan untuk menjaga kelestarian alam di kawasan ini.
Tips Berkunjung yang Praktis ke Coban Ringin Gantung Malang
Waktu Terbaik
Kunjungi Coban Ringin Gantung pada:
- Hari kerja (Senin-Jumat) untuk menghindari keramaian
- Pagi hari (07.00-10.00 WIB) untuk pencahayaan terbaik dan udara yang lebih sejuk
- Musim kemarau (Mei-September) untuk jalur trekking yang lebih aman dan air terjun yang jernih
Perlengkapan Wajib
Barang-barang yang sebaiknya dibawa saat mengunjungi Coban Ringin Gantung:
- Sepatu trekking atau alas kaki anti-slip
- Pakaian yang nyaman dan cepat kering
- Tongkat trekking untuk membantu keseimbangan
- Tas ransel yang nyaman (hindari tas selempang atau tas jinjing)
- Air minum minimal 1 liter per orang
- Makanan ringan atau bekal
- Kantong plastik untuk membawa pulang sampah
- Obat-obatan pribadi dan P3K sederhana
- Kamera yang terlindungi dari air (waterproof case)
- Power bank dan ponsel untuk komunikasi darurat
- Jas hujan atau payung lipat (untuk antisipasi)
Etika Wisata Alam
Terapkan prinsip wisata bertanggung jawab saat mengunjungi Coban Ringin Gantung:
- Jangan meninggalkan sampah, bawa kembali semua sampah yang dihasilkan
- Jangan memetik tanaman atau mengambil apapun dari alam
- Jangan mencoret-coret atau merusak tebing dan pohon
- Jaga ketenangan, hindari berteriak atau membuat kebisingan berlebihan
- Hormati budaya dan kepercayaan masyarakat lokal
- Gunakan toilet yang tersedia sebelum memulai trekking
Tips untuk Keluarga dan Rombongan
Bagi yang berkunjung bersama keluarga atau dalam rombongan:
- Pertimbangkan kondisi fisik anggota rombongan, jalur trekking cukup menantang untuk anak-anak kecil dan lansia
- Tetapkan kecepatan berjalan sesuai dengan anggota rombongan yang paling lambat
- Tetap bersama dalam kelompok, jangan terpisah terlalu jauh
- Siapkan cadangan makanan dan minuman lebih banyak
- Pertimbangkan untuk menggunakan jasa pemandu lokal, terutama jika membawa anak-anak
- Mulai perjalanan lebih pagi untuk memberikan waktu yang cukup bagi semua anggota rombongan
Perbandingan Coban Ringin Gantung dengan Destinasi Sekitar
| Aspek | Coban Ringin Gantung | Coban Sumber Pitu | Coban Pelangi | Coban Rondo |
| Daya Tarik Utama | Pohon beringin yang menggantung di tebing air terjun | Tujuh aliran mata air yang membentuk air terjun | Pelangi yang sering muncul di sekitar air terjun | Air terjun lebar dengan debit air yang besar |
| Ketinggian Air Terjun | ±70 meter | ±20 meter | ±110 meter | ±84 meter |
| Tingkat Keramaian | Sepi, belum banyak pengunjung | Sedang, mulai dikenal wisatawan | Ramai, terutama akhir pekan | Sangat ramai, destinasi populer |
| Aksesibilitas | Sulit, trekking 1,5-2 km dengan medan menantang | Sedang, trekking 1 km dengan medan yang lebih mudah | Sedang, trekking 500 m dengan tangga | Mudah, dapat diakses langsung dengan kendaraan |
| Fasilitas | Sangat terbatas, hanya di area parkir | Terbatas, beberapa warung dan toilet | Cukup lengkap, termasuk area parkir, toilet, dan warung | Lengkap, termasuk penginapan, restoran, dan area camping |
| Harga Tiket | Rp5.000 | Rp10.000 | Rp10.000 – Rp15.000 | Rp15.000 – Rp20.000 |
| Pengalaman Wisata | Petualangan alam yang autentik dan menantang | Wisata alam dengan suasana yang masih alami | Wisata alam dengan pemandangan spektakuler | Wisata keluarga dengan berbagai fasilitas |
Dari perbandingan di atas, Coban Ringin Gantung menonjol dengan keunikan pohon beringinnya dan pengalaman wisata yang lebih autentik. Meskipun aksesnya lebih menantang dan fasilitasnya terbatas, justru hal inilah yang menawarkan petualangan alam yang lebih mendalam bagi pengunjung yang mencari pengalaman berbeda dari destinasi wisata mainstream.
Contoh Itinerary Kunjungan 1 Hari
Berikut adalah contoh itinerary untuk kunjungan satu hari ke Coban Ringin Gantung dari Kota Malang:
| Waktu | Aktivitas | Catatan |
| 05.30 – 06.00 | Persiapan dan sarapan di penginapan | Pastikan sarapan cukup untuk energi trekking |
| 06.00 – 07.30 | Perjalanan dari Kota Malang ke Desa Duwet Krajan | Gunakan jasa rental mobil liburan di kota malang terbaik atau kendaraan pribadi |
| 07.30 – 08.00 | Tiba di area parkir, membeli tiket, dan persiapan trekking | Gunakan toilet sebelum memulai trekking |
| 08.00 – 09.00 | Trekking menuju lokasi Coban Ringin Gantung | Berjalan santai, istirahat jika perlu |
| 09.00 – 11.00 | Menikmati keindahan Coban Ringin Gantung, foto-foto, dan beristirahat | Waktu terbaik untuk fotografi dengan pencahayaan optimal |
| 11.00 – 12.00 | Makan siang dan istirahat di area air terjun | Gunakan bekal yang dibawa dari kota |
| 12.00 – 13.00 | Trekking kembali ke area parkir | Perjalanan pulang biasanya lebih cepat |
| 13.00 – 14.30 | Perjalanan ke Coban Sumber Pitu (opsional) | Lokasi masih dalam satu kawasan |
| 14.30 – 16.00 | Menikmati Coban Sumber Pitu (opsional) | Air terjun dengan tujuh mata air |
| 16.00 – 17.30 | Perjalanan kembali ke Kota Malang | Hindari perjalanan malam karena jalanan berkelok |
Itinerary ini dirancang untuk wisata harian yang nyaman dan tidak terlalu padat. Waktu yang dialokasikan untuk menikmati Coban Ringin Gantung cukup panjang agar pengunjung dapat benar-benar menikmati keindahan air terjun dan beristirahat setelah trekking yang menantang.
Kunjungan ke Coban Sumber Pitu bersifat opsional, namun direkomendasikan karena lokasinya yang masih dalam satu kawasan. Jika ingin mengunjungi kedua air terjun, sebaiknya berangkat lebih pagi dari Kota Malang untuk memberikan waktu yang cukup.
Rekomendasi Wisata Terdekat Coban Ringin Gantung Malang
Setelah mengunjungi Coban Ringin Gantung, Anda dapat melanjutkan perjalanan ke beberapa destinasi wisata terdekat:
1. Coban Sumber Pitu
Lokasi: Desa Duwet Krajan, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang Jarak dari Coban Ringin Gantung: ±2 km
Coban Sumber Pitu merupakan air terjun unik dengan tujuh mata air yang mengalir dari tebing. Nama “Pitu” berasal dari bahasa Jawa yang berarti tujuh, merujuk pada jumlah mata air tersebut. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 20 meter dengan pemandangan yang tidak kalah indah dari Coban Ringin Gantung.
Akses menuju Coban Sumber Pitu relatif lebih mudah dibandingkan Coban Ringin Gantung, dengan jalur trekking yang lebih landai. Kedua air terjun ini sering dikunjungi dalam satu perjalanan karena lokasinya yang berdekatan.
2. Taman Nasional Bromo Tengger Semeru
Lokasi: Perbatasan Kabupaten Malang, Pasuruan, Lumajang, dan Probolinggo Jarak dari Coban Ringin Gantung: ±30 km
Taman Nasional Bromo Tengger Semeru merupakan destinasi ikonik Jawa Timur dengan pemandangan Gunung Bromo yang megah. Kawasan ini menawarkan pengalaman wisata alam yang spektakuler dengan pemandangan lautan pasir, kaldera, dan matahari terbit yang menakjubkan.
Untuk mengunjungi Bromo dari Coban Ringin Gantung, Anda dapat menggunakan paket tour Bromo terbaik yang menyediakan transportasi dan pemandu yang berpengalaman.
3. Desa Wisata Gubugklakah
Lokasi: Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang Jarak dari Coban Ringin Gantung: ±15 km
Desa Wisata Gubugklakah menawarkan pengalaman wisata berbasis masyarakat dengan berbagai atraksi seperti kebun apel, pertanian organik, dan budaya lokal. Pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat setempat dan belajar tentang kehidupan pedesaan di kaki Gunung Bromo.
Desa ini juga menjadi salah satu pintu masuk menuju Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, sehingga sering dijadikan tempat transit bagi wisatawan yang akan melanjutkan perjalanan ke Bromo.
4. Coban Pelangi
Lokasi: Desa Gubugklakah, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang Jarak dari Coban Ringin Gantung: ±20 km
Coban Pelangi adalah air terjun dengan ketinggian sekitar 110 meter yang terkenal dengan fenomena pelangi yang sering muncul di sekitarnya ketika matahari bersinar cerah. Air terjun ini memiliki akses yang lebih mudah dengan fasilitas yang lebih lengkap dibandingkan Coban Ringin Gantung.
Pengunjung dapat menikmati keindahan air terjun dari jarak dekat melalui tangga yang telah disediakan. Area ini juga dilengkapi dengan beberapa warung makan dan toilet.
Coban Ringin Gantung Malang dalam Paket Wisata
Coban Ringin Gantung sering dimasukkan dalam berbagai paket wisata Malang, terutama yang berfokus pada eksplorasi destinasi alam tersembunyi. Destinasi ini biasanya dikombinasikan dengan kunjungan ke air terjun lain di sekitar Tumpang, seperti Coban Sumber Pitu, atau menjadi bagian dari rangkaian perjalanan yang lebih panjang menuju Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.
Beberapa operator wisata menawarkan paket trip Malang terlengkap yang mencakup transportasi, pemandu lokal, dan makan siang untuk mengunjungi Coban Ringin Gantung. Paket ini sangat membantu bagi wisatawan yang tidak familiar dengan medan atau tidak ingin repot dengan perencanaan perjalanan sendiri.
Untuk pengalaman yang lebih lengkap, Coban Ringin Gantung juga sering dimasukkan dalam reservasi paket tour Malang 2D1N terbaik yang mengkombinasikan kunjungan ke beberapa air terjun di Malang dengan destinasi populer lainnya seperti Bromo atau Kota Batu.
Bagi wisatawan yang ingin mengunjungi Bromo setelah menjelajahi air terjun di Malang, tersedia paket jalan jalan Bromo 1H terpercaya yang dapat dikoordinasikan dengan kunjungan ke Coban Ringin Gantung pada hari sebelumnya.
Menggunakan jasa operator wisata untuk mengunjungi Coban Ringin Gantung memiliki beberapa keuntungan, di antaranya pemandu lokal yang mengenal medan dengan baik, transportasi yang aman, dan penanganan logistik yang lebih mudah. Hal ini terutama bermanfaat mengingat akses menuju lokasi yang cukup menantang.
Cocok untuk Siapa?
Pecinta Petualangan
Coban Ringin Gantung sangat cocok untuk para pencari petualangan dan penggemar trekking. Jalur menuju lokasi yang cukup menantang dengan medan yang bervariasi memberikan pengalaman trekking yang memuaskan. Pengunjung kategori ini akan menikmati proses perjalanan menuju air terjun sama banyaknya dengan keindahan destinasi itu sendiri.
Fotografer Alam
Bagi fotografer alam dan landscape, Coban Ringin Gantung menawarkan objek foto yang unik dan menakjubkan. Kombinasi air terjun dengan pohon beringin yang menggantung di tebing menciptakan komposisi foto yang tidak biasa. Kabut halus yang terbentuk dari percikan air terjun juga menambah dimensi dramatis pada hasil foto.
Pencari Ketenangan
Wisatawan yang mencari ketenangan dan ingin melarikan diri dari keramaian kota akan menemukan kedamaian di Coban Ringin Gantung. Suasana yang masih alami dengan jumlah pengunjung yang relatif sedikit menciptakan atmosfer yang tenang dan menenangkan, cocok untuk meditasi atau sekadar menikmati keheningan alam.
Backpacker
Para backpacker yang mencari destinasi off-the-beaten-path dengan biaya terjangkau akan menyukai Coban Ringin Gantung. Tiket masuk yang murah dan pengalaman autentik yang ditawarkan menjadikannya destinasi ideal bagi mereka yang bepergian dengan budget terbatas namun ingin mendapatkan pengalaman wisata yang berkesan.
Kurang Cocok Untuk:
- Keluarga dengan anak kecil atau balita, karena jalur trekking yang cukup menantang
- Lansia atau orang dengan keterbatasan fisik, karena medan yang curam dan licin
- Wisatawan yang mencari fasilitas lengkap dan kenyamanan
- Pengunjung yang tidak menyukai trekking atau aktivitas fisik yang menantang
FAQ (Pertanyaan Umum) tentang Coban Ringin Gantung Malang
Di mana lokasi tepatnya Coban Ringin Gantung Malang?
Coban Ringin Gantung terletak di Dusun Duwet Krajan, Desa Duwet, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Lokasi ini berada di kawasan pegunungan yang masih satu wilayah dengan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, sekitar 30 km dari pusat Kota Malang.
Berapa harga tiket masuk ke Coban Ringin Gantung?
Harga tiket masuk ke Coban Ringin Gantung sangat terjangkau, yaitu Rp5.000 per orang. Biaya parkir kendaraan berkisar antara Rp3.000 – Rp5.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 – Rp10.000 untuk mobil. Karena pengelolaan yang masih sederhana, terkadang tidak ada petugas yang menjaga loket tiket, terutama pada hari kerja.
Kapan waktu terbaik untuk mengunjungi Coban Ringin Gantung?
Waktu terbaik untuk mengunjungi Coban Ringin Gantung adalah pada musim kemarau (Mei-September) dan di pagi hari antara pukul 07.00 hingga 10.00 WIB. Pada waktu tersebut, jalur trekking lebih aman (tidak licin) dan pencahayaan matahari optimal untuk fotografi. Sebaiknya hindari berkunjung saat musim hujan atau setelah hujan deras karena jalur akan sangat licin dan berbahaya.
Apakah Coban Ringin Gantung cocok untuk anak-anak?
Coban Ringin Gantung kurang cocok untuk anak-anak kecil atau balita karena jalur trekking yang cukup menantang dengan medan yang curam dan licin di beberapa titik. Jika tetap ingin membawa anak-anak, pastikan mereka sudah cukup besar (minimal usia sekolah dasar), dalam kondisi fisik yang baik, dan selalu dalam pengawasan ketat orang dewasa. Pertimbangkan juga untuk menggunakan jasa pemandu lokal.
Apa saja fasilitas yang tersedia di Coban Ringin Gantung?
Fasilitas di Coban Ringin Gantung sangat terbatas. Area parkir tersedia di sekitar Balai Desa Duwet Krajan. Toilet dan warung sederhana hanya ada di sekitar area parkir, tidak tersedia di lokasi air terjun. Tidak ada mushola khusus untuk wisatawan, pengunjung dapat menggunakan masjid atau mushola di desa. Sebaiknya membawa bekal makanan, minuman, dan perlengkapan pribadi sendiri.
Bagaimana kondisi jalan menuju Coban Ringin Gantung?
Jalan menuju Desa Duwet Krajan sudah beraspal meskipun di beberapa titik kondisinya kurang baik. Namun, untuk mencapai lokasi air terjun, pengunjung harus melakukan trekking sejauh 1,5-2 km melalui jalur setapak yang cukup menantang. Jalur ini melewati perkebunan warga, hutan, dan beberapa titik yang memerlukan penyeberangan sungai kecil. Di beberapa bagian terdapat tangga bambu sederhana untuk membantu pengunjung menuruni tebing yang curam.
Apakah ada pemandu lokal yang bisa disewa?
Ya, tersedia jasa pemandu lokal yang bisa disewa dengan biaya sekitar Rp50.000 – Rp100.000 per grup. Pemandu lokal sangat direkomendasikan, terutama bagi pengunjung yang baru pertama kali ke Coban Ringin Gantung, karena mereka mengenal medan dengan baik dan dapat membantu menavigasi jalur trekking yang cukup menantang. Untuk menyewa pemandu, Anda dapat bertanya kepada warga di sekitar area parkir atau Balai Desa Duwet Krajan.
Apakah boleh berenang di kolam Coban Ringin Gantung?
Berenang di kolam Coban Ringin Gantung tidak direkomendasikan karena arus air yang cukup deras, terutama di area yang dekat dengan jatuhnya air terjun. Pengunjung dapat berendam kaki di bagian kolam yang dangkal, namun tetap harus berhati-hati karena batu-batu di kolam sangat licin. Selalu utamakan keselamatan dan jangan mengambil risiko yang tidak perlu.
Kesimpulan
Coban Ringin Gantung Malang merupakan destinasi wisata alam yang menawarkan keindahan dan pengalaman yang berbeda dari air terjun populer lainnya di Kabupaten Malang. Keunikan pohon beringin yang seolah menggantung di tebing air terjun menjadi daya tarik utama yang tidak ditemukan di tempat lain.
Meskipun akses menuju lokasi cukup menantang dengan jalur trekking yang curam, justru hal inilah yang membuat Coban Ringin Gantung tetap terjaga keasriannya dan memberikan pengalaman petualangan yang lebih autentik. Pengunjung yang berhasil mencapai lokasi akan dihadiahi pemandangan spektakuler air terjun setinggi 70 meter dengan latar belakang tebing dan hutan yang masih alami.
Dengan tiket masuk yang sangat terjangkau dan jumlah pengunjung yang belum terlalu banyak, Coban Ringin Gantung menjadi pilihan ideal bagi wisatawan yang mencari kedamaian dan ketenangan di tengah alam. Destinasi ini sangat cocok untuk pecinta petualangan, fotografer alam, dan backpacker yang menghargai keindahan alam yang masih murni.
Jika Anda berencana mengunjungi Malang dan ingin menjelajahi keindahan alamnya yang tersembunyi, Coban Ringin Gantung layak dimasukkan dalam daftar destinasi Anda. Persiapkan fisik dan perlengkapan yang tepat, lalu nikmati petualangan menakjubkan di salah satu air terjun tersembunyi terindah di Kabupaten Malang.



