Tersembunyi di antara rimbunnya pepohonan dan jauh dari hiruk pikuk kota, Coban Manten menawarkan pesona alam yang masih sangat asri. Dua aliran air terjun yang berdampingan bagai sepasang pengantin menjadi pemandangan magis yang langka ditemui. Gemericik air yang jatuh dari ketinggian 85 meter menciptakan simfoni alam yang menenangkan, diiringi semilir angin sejuk khas pegunungan Malang.Coban Manten menjadi surga tersembunyi bagi para pencinta alam dan petualang yang mendambakan ketenangan. Artikel ini menyajikan panduan lengkap dan terbaru untuk menjelajahi keindahan air terjun kembar yang masih terjaga keasriannya ini, mulai dari akses lokasi, persiapan yang diperlukan, hingga aktivitas yang bisa dinikmati di sana.

Sekilas Tentang Coban Manten Malang

Coban Manten adalah salah satu destinasi wisata air terjun yang terletak di Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Berada pada ketinggian sekitar 1.300 meter di atas permukaan laut, air terjun ini menawarkan suasana yang sejuk dan pemandangan alam yang masih sangat asri.

Nama “Manten” berasal dari bahasa Jawa yang berarti “pengantin”. Penamaan ini terinspirasi dari keunikan coban ini yang memiliki dua air terjun yang berdiri berdampingan, layaknya sepasang pengantin yang sedang bersanding. Karena keunikan inilah, Coban Manten juga sering disebut sebagai Coban Kembar.

Coban ini merupakan air terjun tertinggi di antara rangkaian air terjun di kawasan tersebut, termasuk Coban Rondo dan Coban Tengah (Coban Dudo). Dengan ketinggian mencapai 85 meter, air terjun ini menjadi salah satu yang tertinggi di kawasan Malang.

Daya Tarik Utama Coban Manten

bebatuan ikonik

Sumber / Kredit: @ottawidjaja

Dua Air Terjun Berdampingan

Keunikan utama Coban Manten adalah keberadaan dua air terjun yang mengalir berdampingan dari tebing yang sama. Pemandangan ini sangat jarang ditemui di destinasi wisata air terjun lainnya. Kedua aliran air terjun ini memiliki debit air yang cukup deras, terutama saat musim hujan.

Lingkungan yang Masih Alami

Karena lokasinya yang tersembunyi dan relatif sulit dijangkau, Coban Manten masih sangat terjaga keasriannya. Kawasan ini dikelilingi oleh hutan lebat dengan berbagai jenis flora khas pegunungan. Udara segar dan suasana tenang menjadi nilai tambah bagi pengunjung yang ingin melepaskan diri dari hiruk pikuk kota.

Suasana yang Tenang dan Tidak Ramai

Berbeda dengan destinasi wisata populer lainnya di Malang, Coban Manten relatif sepi pengunjung. Hal ini menjadikannya tempat ideal bagi mereka yang mencari ketenangan dan ingin menikmati keindahan alam tanpa gangguan keramaian. Pengunjung dapat dengan leluasa menikmati suara gemericik air dan kicauan burung.

Panorama Alam yang Menakjubkan

Dari lokasi Coban Manten, pengunjung juga bisa menikmati pemandangan perbukitan dan lembah yang membentang luas. Pada hari yang cerah, panorama alam ini menjadi latar belakang yang sempurna untuk berfoto atau sekadar menikmati keindahan alam.

Aktivitas yang Bisa Dilakukan

jalur coban manten

Sumber / Kredit: @ayikcrazy

Menikmati Panorama Air Terjun

Aktivitas utama yang bisa dilakukan di Coban Manten adalah menikmati keindahan air terjun kembar dari berbagai sudut pandang. Terdapat beberapa spot yang memungkinkan pengunjung untuk melihat keseluruhan air terjun dengan latar belakang tebing dan hutan yang hijau.

Fotografi Alam

Keindahan coban ini menjadikannya lokasi ideal untuk fotografi alam. Pencinta fotografi dapat mengabadikan keunikan dua air terjun yang berdampingan, bermain dengan teknik long exposure untuk menciptakan efek sutra pada aliran air, atau menangkap keindahan flora di sekitar lokasi.

Trekking Ringan

Perjalanan menuju Coban Manten melibatkan trekking ringan melalui jalur hutan. Meskipun cukup menantang, aktivitas ini menawarkan pengalaman petualangan yang menyenangkan bagi pengunjung. Sepanjang jalur, pengunjung dapat menikmati keindahan alam dan udara segar pegunungan.

Piknik Sederhana

Area sekitar Coban Manten cocok untuk piknik sederhana. Pengunjung dapat membawa bekal makanan dan minuman untuk dinikmati sambil beristirahat dan menikmati pemandangan. Namun, penting untuk selalu membawa kembali sampah dan tidak meninggalkannya di lokasi.

Butuh Panduan Perjalanan ke Coban Manten?

Nikmati pengalaman trekking yang aman dan nyaman dengan pemandu lokal yang berpengalaman. Kami menyediakan paket wisata malang 1 hari  lengkap dengan transportasi, pemandu, dan perlengkapan. Atau jika anda ingin mengkombinasi wisata ini dengan gunung bromo, kami sediakan paket liburan ke bromo dan batu 4d3n yang bisa anda pilih sebagai alternatif paket perjalanan wisata.

Aktivitas yang Perlu Dihindari

Berenang di bawah air terjun sangat tidak disarankan karena debit air yang deras dan berbahaya. Selain itu, memanjat tebing di sekitar air terjun juga berisiko tinggi dan harus dihindari demi keselamatan.

Lokasi dan Akses Menuju Coban Manten

Coban ini terletak di Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Lokasi Coban ini berjarak sekitar 30 kilometer dari pusat Kota Malang, dengan waktu tempuh sekitar 1-1,5 jam perjalanan.

Rute dari Kota Malang

  1. Dari Kota Malang, ambil jalur menuju Kecamatan Pujon
  2. Lanjutkan perjalanan menuju kawasan wisata Coban Rondo
  3. Setelah sampai di area Coban Rondo, parkir kendaraan di area yang disediakan
  4. Dari sini, lanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki melalui jalur trekking
  5. Ikuti petunjuk arah atau minta bantuan pemandu lokal untuk menuju Coban Manten
informasi selama trekking

Sumber / Kredit: @ardhian

Jalur Trekking

Dari area parkir Coban Rondo, pengunjung harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki melalui jalur trekking sepanjang sekitar 2-3 kilometer. Jalur ini melewati area perkemahan, ladang pertanian, dan hutan. Medan yang dilalui cukup menantang dengan beberapa bagian yang curam dan licin, terutama saat musim hujan.

Perjalanan trekking membutuhkan waktu sekitar 1-1,5 jam tergantung kondisi fisik dan cuaca. Pengunjung disarankan untuk menggunakan jasa pemandu lokal, terutama bagi yang belum familiar dengan jalur tersebut.

Jalur menuju Coban Manten cukup menantang dengan medan yang terkadang licin dan curam. Pastikan menggunakan alas kaki yang tepat dan mempersiapkan fisik dengan baik sebelum memulai perjalanan.

Jenis Kendaraan yang Disarankan

Untuk mencapai area parkir Coban Rondo, pengunjung dapat menggunakan berbagai jenis kendaraan seperti mobil pribadi, motor, atau transportasi umum. Namun, untuk kenyamanan perjalanan, disarankan menggunakan kendaraan dengan ground clearance yang cukup tinggi, terutama saat musim hujan. Atau bisa juga booking jasa sewa mobil yang pastinya harus terpercaya dan berpengalaman

Harga Tiket Masuk dan Biaya Lainnya

Untuk mengunjungi Coban Manten, pengunjung perlu membayar tiket masuk ke kawasan Coban Rondo terlebih dahulu, kemudian ada biaya tambahan untuk melanjutkan perjalanan ke Coban Manten.

Jenis Biaya Harga Keterangan
Tiket Masuk Coban Rondo Rp 10.000 – Rp 15.000 Harga dapat berubah pada hari libur atau akhir pekan
Biaya Tambahan ke Coban Manten Rp 5.000 – Rp 10.000 Dibayarkan kepada pengelola setempat
Parkir Motor Rp 5.000 Di area parkir Coban Rondo
Parkir Mobil Rp 10.000 Di area parkir Coban Rondo
Jasa Pemandu Lokal (opsional) Rp 50.000 – Rp 100.000 Sangat disarankan bagi pengunjung pertama kali

Harga tiket dan biaya lainnya dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan pengelola. Disarankan untuk menyiapkan uang tunai secukupnya karena di lokasi tidak tersedia fasilitas pembayaran non-tunai.

Fasilitas di Coban Manten Malang

Karena lokasinya yang masih sangat alami dan belum banyak dikembangkan sebagai destinasi wisata komersial, fasilitas di Coban Manten masih sangat terbatas.

Fasilitas yang Tersedia

  • Area parkir di kawasan Coban Rondo
  • Jalur trekking (meskipun belum tertata dengan baik)
  • Beberapa gazebo atau tempat istirahat sederhana
  • Warung kecil di sekitar area Coban Rondo

Fasilitas yang Tidak Tersedia

  • Toilet umum di area Coban Manten
  • Tempat ibadah khusus
  • Area bermain anak
  • Sinyal telepon seluler yang stabil
  • Fasilitas medis atau P3K

Pengunjung disarankan untuk mempersiapkan segala kebutuhan pribadi sebelum memulai trekking menuju Coban Manten, termasuk makanan, minuman, obat-obatan pribadi, dan perlengkapan darurat lainnya.

Tips Berkunjung ke Coban Manten

Waktu Terbaik Berkunjung

Waktu terbaik untuk mengunjungi Coban Manten adalah pada musim kemarau (Mei-September) ketika jalur trekking relatif kering dan tidak licin. Disarankan untuk memulai perjalanan di pagi hari, sekitar pukul 07.00-08.00 WIB, agar memiliki waktu yang cukup untuk menikmati air terjun dan kembali sebelum gelap.

Persiapan Fisik dan Perlengkapan

Perlengkapan yang Perlu Dibawa

  • Sepatu trekking atau sepatu dengan grip yang baik
  • Pakaian yang nyaman dan mudah kering
  • Jas hujan atau ponco (terutama saat musim hujan)
  • Bekal makanan dan minuman secukupnya
  • Obat-obatan pribadi
  • Kamera dan perlengkapannya
  • Power bank
  • Kantong sampah

Persiapan Fisik

  • Pastikan kondisi fisik prima sebelum memulai trekking
  • Lakukan pemanasan ringan sebelum memulai perjalanan
  • Jangan memaksakan diri jika merasa kelelahan
  • Minum air secukupnya selama perjalanan untuk mencegah dehidrasi
  • Berjalan dengan tempo yang nyaman, tidak terburu-buru

Tips Trekking Aman

  • Gunakan jasa pemandu lokal jika belum familiar dengan jalur
  • Berjalan dengan hati-hati, terutama di area yang licin atau curam
  • Jangan trekking sendirian, minimal bersama satu teman
  • Perhatikan cuaca sebelum memulai perjalanan
  • Bawa tongkat trekking untuk membantu keseimbangan
  • Ikuti jalur yang sudah ada, jangan membuat jalur baru

Ingin Pengalaman Trekking yang Aman?

Dapatkan pemandu berpengalaman yang mengenal baik jalur menuju Coban Manten. Kami menyediakan paket trip coban bromo 2 hari 1 malam lengkap dengan kombinasi destinasi coban manten, city tour malang, dan gunung bromo. Tidak lupa juga fasilitas lengkap dan asuransi keselamatan.

Larangan dan Peraturan di Lokasi

Untuk menjaga kelestarian alam dan keselamatan pengunjung, terdapat beberapa larangan dan peraturan yang perlu dipatuhi saat mengunjungi Coban Manten:

Yang Boleh Dilakukan

  • Mengambil foto dan video untuk keperluan pribadi
  • Menikmati pemandangan dari spot yang aman
  • Beristirahat di area yang telah disediakan
  • Membawa bekal makanan dan minuman
  • Berinteraksi dengan penduduk lokal dengan sopan

Yang Tidak Boleh Dilakukan

  • Membuang sampah sembarangan
  • Merusak vegetasi atau mengambil tanaman
  • Berenang di bawah air terjun
  • Memanjat tebing di sekitar air terjun
  • Membuat api unggun atau membakar sampah
  • Membawa minuman beralkohol
  • Bermalam di area air terjun tanpa izin

Berenang di bawah air terjun ini sangat berbahaya karena debit air yang deras dan kedalaman kolam yang tidak dapat diprediksi. Banyak kasus kecelakaan terjadi akibat mengabaikan larangan ini.

Spot Foto Terbaik di Coban Manten

Area Depan Air Terjun

Spot foto paling populer adalah area depan air terjun di mana pengunjung dapat mengabadikan keseluruhan Coban Manten dengan kedua alirannya. Lokasi ini menawarkan sudut pandang terbaik untuk menangkap keunikan air terjun kembar.

Sudut Samping dengan Efek Kabut

Dari sudut samping, pengunjung dapat menangkap efek kabut yang dihasilkan dari derasnya aliran air. Spot ini ideal untuk fotografi dengan efek dramatis, terutama saat sinar matahari menembus kabut air dan menciptakan pelangi mini.

Jalur Trekking dengan Latar Belakang Lembah

Beberapa titik di jalur trekking menawarkan pemandangan lembah dan perbukitan yang indah. Spot ini cocok untuk foto panorama alam atau foto grup dengan latar belakang pemandangan yang luas.

Tips Fotografi di Coban Manten

  • Gunakan lensa wide angle untuk menangkap keseluruhan air terjun
  • Bawa tripod untuk foto long exposure yang stabil
  • Waktu terbaik untuk foto adalah pagi hari atau sore hari ketika cahaya lebih lembut
  • Lindungi kamera dari percikan air dan kelembaban
  • Gunakan filter polarisasi untuk mengurangi pantulan cahaya pada air
  • Coba berbagai sudut dan komposisi untuk hasil yang beragam

Wisata Air Terjun Lain di Sekitar Coban Manten

coban rondo malang

Sumber / Kredit: @ahmadbukhori99

Coban Rondo

Berjarak sekitar 2 km dari titik awal trekking Coban Manten, Coban Rondo adalah air terjun yang lebih populer dan memiliki fasilitas wisata yang lebih lengkap. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 84 meter dengan debit air yang cukup deras.

Jarak: 8 km
coban pelangi

Sumber / Kredit: @khuwarizmy

Coban Pelangi

Terletak di Desa Gubugklakah, Kecamatan Poncokusumo, Coban Pelangi menawarkan pemandangan air terjun dengan latar belakang tebing tinggi. Keunikannya adalah sering munculnya pelangi di sekitar air terjun pada waktu-waktu tertentu.

Jarak: 57 km
coban jahe

Sumber / Kredit: @rerefirmansyah

Coban Jahe

Coban Jahe terletak di Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo. Air terjun ini tidak setinggi Coban Manten, namun menawarkan pemandangan yang tidak kalah indah dengan aliran air yang jernih dan suasana yang tenang.

Jarak: 47 km

Jelajahi Semua Air Terjun di Malang

Kunjungi Coban Manten, Coban Rondo, Coban Pelangi, dan destinasi alam lainnya dalam satu perjalanan. Kami merekomendasikan Anda paket travel wisata malang dan trip wisata bromo dengan transportasi nyaman, pemandu berpengalaman, dan itinerary yang disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Rekomendasi Itinerary Kunjungan

Itinerary Setengah Hari (5-6 jam)

Waktu Aktivitas Keterangan
07.00 – 07.30 Tiba di area parkir Coban Rondo Persiapan perlengkapan dan pemanasan
07.30 – 09.00 Trekking menuju Coban Manten Ikuti jalur yang ada atau gunakan pemandu
09.00 – 10.30 Menikmati Coban Manten Fotografi, istirahat, dan makan bekal
10.30 – 12.00 Trekking kembali ke area parkir Perjalanan pulang biasanya lebih cepat
12.00 – 12.30 Istirahat dan makan siang Di warung sekitar Coban Rondo

Itinerary Satu Hari Penuh (Coban Manten dan Coban Rondo)

Waktu Aktivitas Keterangan
07.00 – 07.30 Tiba di area parkir Coban Rondo Persiapan perlengkapan dan pemanasan
07.30 – 09.00 Trekking menuju Coban Manten Ikuti jalur yang ada atau gunakan pemandu
09.00 – 10.30 Menikmati Coban Manten Fotografi, istirahat, dan makan bekal
10.30 – 12.00 Trekking kembali ke area parkir Perjalanan pulang biasanya lebih cepat
12.00 – 13.00 Istirahat dan makan siang Di warung sekitar Coban Rondo
13.00 – 15.00 Mengunjungi Coban Rondo Menikmati air terjun yang lebih mudah diakses
15.00 – 16.00 Perjalanan pulang Kembali ke Kota Malang

FAQ tentang Coban Manten Malang

Di mana lokasi tepatnya Coban Manten Malang?

Coban ini terletak di Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Untuk mencapainya, pengunjung harus melewati kawasan wisata Coban Rondo terlebih dahulu, kemudian melanjutkan dengan trekking sejauh sekitar 2-3 kilometer.

Berapa harga tiket masuk ke Coban Manten?

Untuk mengunjungi Coban Manten, pengunjung perlu membayar tiket masuk Coban Rondo terlebih dahulu (sekitar Rp 10.000 – Rp 15.000), kemudian ada biaya tambahannya sekitar Rp 5.000 – Rp 10.000. Biaya parkir kendaraan berkisar antara Rp 5.000 (motor) hingga Rp 10.000 (mobil).

Apakah Coban Manten buka setiap hari? Jam berapa?

Coban Manten buka setiap hari dari pagi hingga sore hari, mengikuti jam operasional Coban Rondo (sekitar pukul 07.00 – 17.00 WIB). Namun, disarankan untuk memulai perjalanan trekking di pagi hari (sekitar pukul 07.00 – 08.00 WIB) agar memiliki waktu yang cukup untuk menikmati air terjun dan kembali sebelum gelap.

Apa saja fasilitas yang tersedia di Coban Manten?

Fasilitas di Coban Manten masih sangat terbatas. Tersedia area parkir di kawasan Coban Rondo, beberapa gazebo atau tempat istirahat sederhana, dan warung kecil di sekitar area Coban Rondo. Tidak tersedia toilet umum, tempat ibadah khusus, atau fasilitas medis di area Coban Manten. Pengunjung disarankan untuk mempersiapkan segala kebutuhan pribadi sebelum memulai trekking.

Seberapa sulit trekking menuju Coban Manten?

Trekking menuju Coban Manten tergolong menengah hingga sulit, terutama bagi pemula. Jalur yang dilalui cukup menantang dengan beberapa bagian yang curam dan licin, terutama saat musim hujan. Perjalanan trekking membutuhkan waktu sekitar 1-1,5 jam dengan jarak sekitar 2-3 kilometer dari area parkir Coban Rondo. Disarankan untuk menggunakan jasa pemandu lokal, terutama bagi yang belum familiar dengan jalur tersebut.

Apakah aman untuk berenang di Coban Manten?

Berenang di bawah air terjun Coban Manten sangat tidak disarankan dan berbahaya. Debit air yang deras dan kedalaman kolam yang tidak dapat diprediksi dapat membahayakan keselamatan pengunjung. Banyak kasus kecelakaan terjadi akibat mengabaikan larangan ini. Pengunjung disarankan untuk menikmati keindahan air terjun dari jarak yang aman.

Kapan waktu terbaik untuk mengunjungi Coban Manten?

Waktu terbaik untuk mengunjungi Coban Manten adalah pada musim kemarau (Mei-September) ketika jalur trekking relatif kering dan tidak licin. Disarankan untuk mengunjungi pada hari kerja untuk menghindari keramaian. Waktu ideal untuk memulai perjalanan adalah pagi hari sekitar pukul 07.00-08.00 WIB untuk mendapatkan pencahayaan yang baik untuk foto dan memiliki waktu yang cukup untuk kembali sebelum gelap.

Kesimpulan

Coban Manten Malang merupakan destinasi wisata air terjun yang menawarkan keindahan alam yang masih sangat asri dan alami. Keunikan dua air terjun yang berdampingan seperti sepasang pengantin menjadikannya berbeda dari destinasi air terjun lainnya di Malang.

Meskipun akses menuju Coban Manten cukup menantang dengan jalur trekking yang tidak mudah, namun semua usaha tersebut akan terbayar dengan pemandangan menakjubkan yang menanti di ujung perjalanan. Suasana tenang dan tidak ramai menjadikan Coban Manten tempat ideal bagi mereka yang mencari kedamaian dan ingin menikmati keindahan alam tanpa gangguan.

Bagi para pencinta alam, fotografer, atau mereka yang ingin melepaskan diri sejenak dari hiruk pikuk kota, Coban Manten adalah pilihan yang tepat. Dengan persiapan yang matang dan mengikuti tips serta aturan yang ada, pengunjung dapat menikmati pengalaman wisata alam yang berkesan di salah satu air terjun terindah di Malang ini.

Siap Menjelajahi Keindahan Coban Manten?

Dapatkan pengalaman wisata terbaik dengan paket perjalanan yang kami tawarkan. Termasuk transportasi, pemandu lokal, dan perlengkapan trekking untuk kenyamanan perjalanan Anda.