Sekilas Tentang Desa Adat Osing Kemiren Banyuwangi
Desa Adat Osing Kemiren terletak di Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, dengan luas wilayah sekitar 177.052 hektar dan dihuni oleh sekitar 2.569 jiwa. Nama “Kemiren” berasal dari kata “kemirian” yang berarti banyak pohon kemiri. Mayoritas penduduknya adalah Suku Osing, penduduk asli Banyuwangi yang memiliki bahasa, adat istiadat, dan tradisi yang unik.
Desa ini secara resmi ditetapkan sebagai desa wisata budaya dan telah meraih berbagai penghargaan, termasuk masuk dalam 50 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024. Selain itu, Desa Adat Osing Kemiren juga telah dianugerahi Sertifikat Desa Wisata Berkelanjutan dari Kemenparekraf dan lembaga sertifikasi Indonesia Sustainable Tourism Council.
Sebagai bagian dari kawasan Ijen Geopark sebagai culture site, Desa Adat Osing Kemiren menjadi pusat pelestarian budaya Osing yang mencakup adat istiadat, bahasa, manuskrip, kesenian, tradisi lisan, ritus, pengetahuan, teknologi, dan permainan tradisional. Wisatawan yang berkunjung ke desa ini akan disuguhi pengalaman budaya yang komprehensif dan autentik.

Sumber/Kredit: @iwindia_s
Daya Tarik Utama Desa Adat Osing Kemiren Banyuwangi
Rumah Adat Osing
Rumah tradisional dengan arsitektur unik yang mencerminkan filosofi hidup masyarakat Osing. Bentuk atap, ukiran kayu, dan tata letak rumah menunjukkan kearifan lokal yang telah diwariskan turun-temurun.
Seni Pertunjukan
Tari Gandrung, Barong Ider Bumi, Angklung Paglak, dan Mocoan Lontar Yusup adalah beberapa pertunjukan seni yang menjadi kebanggaan masyarakat Osing dan dapat disaksikan di desa ini.
Kuliner Tradisional
Pecel Pitik (ayam kampung dengan bumbu kelapa), Sego Tempong, dan Kopi Kemiren Jaran Goyang adalah kuliner khas yang wajib dicoba saat berkunjung ke desa adat ini.
Festival Budaya
Festival tahunan seperti Barong Ider Bumi, Tumpeng Sewu, Ngopi Sepuluh Ewu, dan Festival Gedhogan menjadi daya tarik wisata yang menampilkan keunikan budaya Osing.
Kerajinan Tangan
Batik khas Banyuwangi dengan motif unik, anyaman bambu, dan kerajinan kayu menjadi produk unggulan yang bisa dibawa pulang sebagai oleh-oleh dari desa adat ini.
Pengolahan Kopi Tradisional
Kopi Kemiren Jaran Goyang yang telah tersertifikasi SNI menjadi produk unggulan desa. Wisatawan dapat menyaksikan dan belajar proses pengolahan kopi secara tradisional.

Sumber/Kredit: @iwindia_s
Keunikan Desa Adat Osing Kemiren Dibanding Destinasi Sekitar
“Daya tarik wisatanya bukan alam tapi atraksi budaya dan edukasi tentang budaya Osing.”
Pusat Budaya Osing yang Otentik
Berbeda dengan desa wisata lain di sekitarnya yang mengandalkan keindahan alam, Desa Adat Osing Kemiren fokus pada pelestarian dan edukasi budaya Suku Osing yang merupakan penduduk asli Banyuwangi. Desa ini menjadi satu-satunya desa di Banyuwangi yang masih mempertahankan keaslian budaya Osing secara menyeluruh.
Arsitektur Rumah Tradisional yang Terjaga
Rumah-rumah tradisional dengan arsitektur khas Osing masih banyak ditemukan di desa ini. Bentuk atap tikel balung, struktur bangunan, dan ornamen ukiran menjadi ciri khas yang tidak ditemukan di desa lain di sekitarnya.
Homestay dengan Konsep Budaya
Desa adat ini menawarkan pengalaman menginap di homestay dengan arsitektur Osing dan dikelola langsung oleh masyarakat lokal. Konsep ini memberikan pengalaman immersive bagi wisatawan untuk merasakan kehidupan sehari-hari masyarakat Osing.
Festival Budaya yang Unik
Festival-festival budaya seperti Barong Ider Bumi dan Tumpeng Sewu merupakan ritual adat yang masih dijalankan secara rutin dan menjadi daya tarik wisata yang tidak ditemukan di desa lain di sekitarnya.
Lokasi & Akses Menuju Desa Adat Osing Kemiren Banyuwangi
Alamat Lengkap
Rute dari Kota Banyuwangi
- Dari pusat Kota Banyuwangi, jarak ke Desa Adat Osing Kemiren sekitar 5 km
- Waktu tempuh sekitar 15-20 menit dengan kendaraan bermotor
- Akses jalan sudah beraspal dan dalam kondisi baik
- Tersedia transportasi umum berupa angkutan desa atau ojek
Rute dari Stasiun Banyuwangi
- Dari Stasiun Banyuwangi Baru, jarak sekitar 7 km
- Waktu tempuh sekitar 20-25 menit dengan kendaraan bermotor
- Tersedia taksi atau ojek online dari stasiun
Rute dari Bandara Blimbingsari
- Dari Bandara Blimbingsari Banyuwangi, jarak sekitar 15 km
- Waktu tempuh sekitar 30-40 menit dengan kendaraan bermotor
- Tersedia taksi bandara atau bisa memesan ojek online
Transportasi yang Disarankan
Untuk kenyamanan eksplorasi, disarankan menggunakan kendaraan pribadi atau menyewa kendaraan di Banyuwangi. Bagi yang ingin pengalaman lebih praktis, tersedia paket tur banyuwangi selama 1 hari yang mencakup transportasi dan pemandu lokal.
Harga Tiket Masuk & Biaya Wisata Desa Adat Osing Kemiren
Tiket Masuk Desa
- Tiket masuk umum: Rp 20.000 per orang
- Anak-anak di bawah 5 tahun: Gratis
- Rombongan (minimal 10 orang): Rp 15.000 per orang
Biaya Parkir
- Sepeda motor: Rp 3.000
- Mobil: Rp 5.000
- Bus: Rp 10.000
Biaya Atraksi Wisata
- Museum Desa: Rp 50.000
- Kawasan Rumah Adat Osing: Rp 100.000
- Pasar Kampoeng Osing: Rp 25.000
- Atraksi Budaya Osing: Rp 100.000
Paket Wisata Edukasi
- Edukasi Pengolahan Kopi: Rp 50.000 per orang
- Edukasi Membatik: Rp 75.000 per orang
- Edukasi Gerak Dasar Tari Tradisional: Rp 100.000 per orang
- Edukasi Memasak Kuliner Tradisional: Rp 100.000 per orang
Catatan Penting: Untuk pengalaman wisata yang lebih lengkap, tersedia paket wisata “One Day Trip Desa Wisata Osing Kemiren” seharga Rp 735.000 yang mencakup transportasi, pemandu lokal, makan siang tradisional, dan berbagai aktivitas budaya. Reservasi paket wisata dapat dilakukan melalui Pokdarwis Desa Wisata Osing Kemiren.
Jam Operasional & Waktu Terbaik Berkunjung ke Desa Adat Osing Kemiren
Jam Operasional
- Senin – Minggu: 08.00 – 17.00 WIB
- Hari Libur Nasional: 08.00 – 17.00 WIB
Waktu Terbaik Berkunjung
- Pagi hari (08.00 – 11.00 WIB): Suasana desa yang sejuk dan aktivitas masyarakat yang sedang memulai hari
- Sore hari (15.00 – 17.00 WIB): Cahaya matahari yang lebih lembut untuk fotografi dan suasana yang lebih santai
Musim Terbaik
- Musim kemarau (Mei – September): Cuaca cerah dan aktivitas budaya lebih banyak
- Bulan Juni – Agustus: Waktu ideal untuk menyaksikan festival budaya tahunan
Festival Tahunan
- Barong Ider Bumi: Biasanya diadakan pada bulan Syawal (setelah Idul Fitri)
- Tumpeng Sewu: Diadakan pada bulan Muharram
- Ngopi Sepuluh Ewu: Biasanya diadakan pada bulan Juli
- Festival Gedhogan: Diadakan pada bulan Agustus
Aktivitas Wisata yang Bisa Dilakukan di Desa Adat Osing Kemiren
Wisata Budaya
- Menyaksikan pertunjukan tari Gandrung
- Mengunjungi Museum Desa
- Melihat rumah adat Osing
- Menyaksikan pertunjukan Barong
- Mengikuti ritual adat (jika bertepatan)
Wisata Edukasi
- Belajar menyangrai kopi tradisional
- Belajar membatik motif Banyuwangi
- Belajar gerak dasar tari tradisional
- Belajar memasak kuliner tradisional
- Belajar memainkan alat musik tradisional
Wisata Kuliner
- Mencicipi Pecel Pitik
- Menikmati Sego Tempong
- Mencoba Kopi Kemiren Jaran Goyang
- Mengikuti selametan Tumpeng Serakat
- Mengunjungi Pasar Kampoeng Osing
Menginap di Homestay
- Menginap di rumah penduduk lokal
- Merasakan arsitektur tradisional Osing
- Berinteraksi dengan keluarga lokal
- Mengikuti aktivitas sehari-hari penduduk
- Menikmati sarapan tradisional
Belanja Oleh-oleh
- Membeli batik khas Banyuwangi
- Membeli Kopi Kemiren Jaran Goyang
- Membeli kerajinan tangan lokal
- Membeli makanan khas untuk oleh-oleh
- Mengunjungi pusat kerajinan tangan
Fotografi
- Memotret arsitektur rumah tradisional
- Mengabadikan momen pertunjukan seni
- Fotografi landscape pedesaan
- Fotografi human interest masyarakat lokal
- Fotografi kuliner tradisional
Ingin Mengalami Semua Aktivitas dalam Satu Hari?
Nikmati pengalaman budaya Osing yang lengkap dengan paket wisata banyuwangi sehari yang mencakup transportasi, pemandu lokal, dan semua aktivitas utama di Desa Adat Osing Kemiren.
Spot Foto Terbaik di Desa Adat Osing Kemiren

Sumber/Kredit: @troopes.id
- Deretan Rumah Adat Osing
- Sanggar Seni Tradisional
- Pasar Kampoeng Osing
- Tempat Pengolahan Kopi Tradisional
- Museum Desa
- Jalan Desa yang Asri
Tips Fotografi
- Waktu terbaik untuk fotografi adalah pagi hari (07.00-09.00) dan sore hari (15.00-17.00) untuk mendapatkan cahaya yang lembut
- Gunakan lensa wide untuk mengabadikan keseluruhan rumah adat Osing
- Untuk fotografi pertunjukan seni, gunakan pengaturan ISO tinggi dan aperture lebar
- Mintalah izin sebelum memotret penduduk lokal atau aktivitas pribadi mereka
- Untuk foto kuliner, manfaatkan cahaya alami dari jendela atau pintu
Spot Foto Saat Festival
- Prosesi Barong Ider Bumi dengan latar belakang rumah tradisional
- Keramaian Tumpeng Sewu dengan ribuan tumpeng yang disusun
- Suasana Ngopi Sepuluh Ewu dengan ribuan orang menikmati kopi bersama
- Pertunjukan musik Gedhogan dengan pencahayaan malam hari
- Prosesi adat dengan pakaian tradisional lengkap
Keamanan & Karakter Alam Desa Adat Osing Kemiren
Kondisi Medan
- Medan di desa adat ini relatif datar dan mudah dilalui
- Jalan-jalan desa sebagian besar sudah beraspal atau berbatu
- Beberapa area mungkin memiliki jalan tanah yang bisa licin saat hujan
Cuaca dan Iklim
- Suhu rata-rata 25-32°C sepanjang tahun
- Musim hujan biasanya terjadi antara Oktober-April
- Saat musim hujan, bawalah payung atau jas hujan
Tips Keamanan
- Jaga barang berharga Anda saat mengunjungi tempat ramai
- Gunakan alas kaki yang nyaman untuk berjalan di sekitar desa
- Bawa air minum yang cukup, terutama saat cuaca panas
- Patuhi aturan dan adat istiadat setempat
- Ikuti petunjuk pemandu lokal saat mengikuti ritual adat
Kesehatan
- Tersedia Puskesmas Pembantu di desa untuk penanganan medis dasar
- Rumah Sakit terdekat berada di pusat Kota Banyuwangi (±5 km)
- Bawalah obat-obatan pribadi yang mungkin diperlukan
Perhatian: Beberapa ritual adat di desa adat ini memiliki aturan khusus yang harus dipatuhi. Pastikan untuk selalu mengikuti petunjuk pemandu lokal atau warga setempat saat menghadiri acara adat untuk menghormati tradisi dan menjaga keselamatan.
Fasilitas yang Tersedia di Desa Adat Osing Kemiren

Sumber/Kredit: @iwindia_s
Akomodasi
- Lebih dari 40 homestay tradisional
- Harga mulai dari Rp 115.000 per malam
- Fasilitas dasar seperti kamar mandi dalam
- Beberapa homestay menyediakan sarapan tradisional
Kuliner
- Warung makan Pesantogan Kemangi
- Warung-warung kecil menyajikan makanan lokal
- Pasar Kampoeng Osing dengan aneka jajanan
- Kedai kopi tradisional
Fasilitas Umum
- Toilet umum di beberapa titik wisata
- Musholla untuk beribadah
- Area parkir yang luas
- Pusat informasi wisata
- Wifi area di beberapa titik
Toko dan Oleh-oleh
- Pusat oleh-oleh dengan produk khas Osing
- Galeri batik dengan motif khas Banyuwangi
- Toko kopi dengan Kopi Kemiren Jaran Goyang
- Toko kerajinan tangan lokal
Keterbatasan Fasilitas
- ATM terdekat berada di pusat Kota Banyuwangi
- Jaringan seluler mungkin tidak stabil di beberapa area
- Toko modern atau minimarket tidak tersedia di dalam desa
- Layanan kesehatan terbatas pada Puskesmas Pembantu
Tips Berkunjung yang Praktis ke Desa Adat Osing Kemiren
Persiapan Sebelum Berkunjung
- Reservasi homestay atau paket wisata sebelum kedatangan
- Pelajari sedikit tentang budaya Osing untuk pengalaman yang lebih bermakna
- Cek jadwal festival jika ingin menyaksikan acara budaya khusus
- Siapkan uang tunai yang cukup karena ATM terbatas
Perlengkapan yang Disarankan
- Pakaian yang nyaman dan sopan (hindari pakaian terlalu terbuka)
- Alas kaki yang nyaman untuk berjalan di sekitar desa
- Topi dan tabir surya untuk perlindungan dari matahari
- Kamera untuk mengabadikan momen
- Powerbank untuk mengisi daya perangkat elektronik
Etika Wisata Budaya
- Mintalah izin sebelum memotret penduduk lokal
- Hormati adat istiadat dan tradisi setempat
- Jangan menyentuh benda-benda sakral tanpa izin
- Berbicaralah dengan sopan dan pelan kepada penduduk lokal
- Ikuti petunjuk pemandu saat menghadiri ritual adat
Tips untuk Keluarga dan Rombongan
- Bagi rombongan besar, sebaiknya membagi menjadi kelompok-kelompok kecil
- Untuk keluarga dengan anak kecil, pilih waktu pagi hari untuk berkunjung
- Manfaatkan jasa pemandu lokal untuk pengalaman yang lebih informatif
- Reservasi homestay jauh-jauh hari jika berkunjung saat festival
- Pertimbangkan untuk memesan paket wisata banyuwangi terlengkap untuk kenyamanan perjalanan
Tip Khusus: Untuk pengalaman budaya yang lebih mendalam, cobalah menginap minimal satu malam di homestay tradisional. Ini akan memberikan kesempatan untuk berinteraksi dengan penduduk lokal dan merasakan kehidupan sehari-hari masyarakat Osing.
Perbandingan Desa Adat Osing Kemiren dengan Destinasi Sekitar
| Aspek | Desa Adat Osing Kemiren | Desa Wisata Adat Seblang Olehsari | Desa Wisata Kampung Kopi Gombengsari | Desa Wisata Glagah |
| Daya Tarik Utama | Budaya Osing, rumah adat, pertunjukan seni, kuliner tradisional | Ritual Seblang, budaya Osing | Perkebunan kopi, edukasi kopi | Alam pedesaan, pertanian |
| Karakter Wisata | Wisata budaya, edukasi, kuliner | Wisata ritual, budaya | Wisata agro, edukasi | Wisata alam, pertanian |
| Tingkat Keramaian | Sedang-ramai (terutama saat festival) | Sepi-sedang (ramai saat ritual Seblang) | Sepi-sedang | Sepi |
| Aksesibilitas | Sangat baik (5 km dari pusat kota) | Baik (4,6 km dari pusat kota) | Cukup (6,1 km dari pusat kota) | Baik (4,3 km dari pusat kota) |
| Fasilitas | Lengkap (homestay, warung makan, toilet umum, musholla) | Terbatas | Cukup (homestay, kedai kopi) | Terbatas |
| Pengalaman Unik | Menginap di homestay tradisional, belajar tari Gandrung, menyangrai kopi tradisional | Menyaksikan ritual Seblang | Memetik dan mengolah kopi | Aktivitas pertanian tradisional |
Contoh Itinerary Kunjungan 1 Hari ke Desa Adat Osing Kemiren
Pagi (08.00 – 12.00)
- 08.00 – 08.30: Berangkat dari pusat Kota Banyuwangi menuju Desa Adat Osing Kemiren (perjalanan ±20 menit)
- 08.30 – 09.00: Tiba di Desa Adat Osing Kemiren, membeli tiket masuk, dan orientasi singkat
- 09.00 – 10.00: Mengunjungi Museum Desa untuk mengenal sejarah dan budaya Osing
- 10.00 – 11.00: Menjelajahi kawasan rumah adat Osing dan belajar tentang arsitektur tradisional
- 11.00 – 12.00: Mengikuti workshop pengolahan kopi tradisional dan mencicipi Kopi Kemiren Jaran Goyang
Siang (12.00 – 15.00)
- 12.00 – 13.00: Makan siang dengan menu tradisional Pecel Pitik di warung Pesantogan Kemangi
- 13.00 – 14.00: Istirahat dan menikmati suasana desa atau berinteraksi dengan penduduk lokal
- 14.00 – 15.00: Mengunjungi sanggar seni untuk belajar gerak dasar tari tradisional
Sore (15.00 – 18.00)
- 15.00 – 16.00: Mengunjungi Pasar Kampoeng Osing untuk berbelanja oleh-oleh dan kerajinan tangan
- 16.00 – 17.00: Menyaksikan pertunjukan seni tradisional (Gandrung atau Barong) di sanggar seni
- 17.00 – 17.30: Berfoto di spot-spot menarik dengan latar belakang matahari terbenam
- 17.30 – 18.00: Persiapan kembali ke Kota Banyuwangi
Catatan Itinerary:
- Itinerary ini fleksibel dan dapat disesuaikan dengan minat dan waktu yang tersedia
- Untuk pengalaman yang lebih lengkap, pertimbangkan untuk menginap satu malam di homestay tradisional
- Jika berkunjung saat ada festival budaya, sesuaikan itinerary untuk menghadiri acara tersebut
- Untuk kenyamanan perjalanan, pertimbangkan untuk menggunakan biro jasa wisata banyuwangi terpercaya yang mengenal baik desa dan budaya Osing
Rekomendasi Wisata Terdekat Desa Adat Osing Kemiren
Desa Wisata Adat Seblang Olehsari
Jarak: ±4,6 km dari Desa Adat Osing Kemiren
Highlight: Ritual Seblang yang merupakan ritual pembersihan desa dengan tarian dalam keadaan trance, menjadi salah satu warisan budaya tak benda yang dilindungi.
Desa Wisata Kampung Kopi Gombengsari
Jarak: ±6,1 km dari Desa Adat Osing Kemiren
Highlight: Perkebunan kopi yang luas dengan pengalaman memetik dan mengolah kopi secara langsung, serta mencicipi kopi khas Banyuwangi.
Desa Wisata Glagah
Jarak: ±4,3 km dari Desa Adat Osing Kemiren
Highlight: Wisata alam pedesaan dengan aktivitas pertanian tradisional dan pemandangan sawah yang asri.
Pantai Cacalan
Jarak: ±6,9 km dari Desa Adat Osing Kemiren
Highlight: Pantai dengan pemandangan Selat Bali dan aktivitas nelayan tradisional yang menarik untuk disaksikan.
Kampung Mandar
Jarak: ±6,4 km dari Desa Adat Osing Kemiren
Highlight: Perkampungan masyarakat Mandar (Sulawesi) di Banyuwangi dengan budaya dan tradisi unik.
Kawah Ijen
Jarak: ±35 km dari Desa Adat Osing Kemiren
Highlight: Kawah vulkanik dengan fenomena blue fire dan danau asam terbesar di dunia, serta aktivitas penambang belerang tradisional.
Ingin Mengunjungi Beberapa Destinasi Sekaligus?
Nikmati kemudahan berwisata dengan paket trip banyuwangi selama 2 hari 1 malam yang mencakup Desa Adat Osing Kemiren dan destinasi menarik lainnya di sekitar Banyuwangi.
Desa Adat Osing Kemiren Banyuwangi dalam Paket Wisata
Desa Adat Osing Kemiren sering menjadi bagian dari berbagai pilihan paket wisata di Banyuwangi karena nilai budayanya yang tinggi. Destinasi ini biasanya dikombinasikan dengan objek wisata lain di sekitar Banyuwangi untuk memberikan pengalaman wisata yang komprehensif.
Kombinasi dengan Wisata Alam
Desa Adat Osing Kemiren sering dikombinasikan dengan destinasi wisata alam seperti Kawah Ijen, Pantai Pulau Merah, atau Taman Nasional Alas Purwo. Kombinasi ini memberikan keseimbangan antara pengalaman budaya dan keindahan alam Banyuwangi.
Paket Wisata Budaya
Untuk wisatawan yang tertarik dengan budaya, desa adat ini biasanya menjadi bagian dari paket wisata budaya yang mencakup kunjungan ke desa-desa adat lain seperti Desa Adat Seblang Olehsari atau menghadiri festival budaya Banyuwangi.
Durasi Kunjungan dalam Paket Wisata
Dalam paket wisata banyuwagi selama 1 hari, kunjungan ke desa adat ini biasanya dialokasikan waktu 3-4 jam untuk menikmati atraksi utama. Sementara dalam paket wisata menginap, wisatawan dapat menghabiskan satu malam di homestay tradisional untuk pengalaman yang lebih mendalam.
Paket Khusus Festival
Saat festival budaya seperti Barong Ider Bumi atau Tumpeng Sewu, tersedia paket wisata khusus yang berfokus pada pengalaman menghadiri dan menyaksikan festival tersebut, lengkap dengan penjelasan tentang makna dan sejarah di balik ritual tersebut.
Wisata Desa Adat Osing Kemiren Banyuwangi Cocok untuk Siapa?
Pecinta Budaya
Desa Adat Osing Kemiren adalah surga bagi pecinta budaya yang ingin mempelajari dan mengalami tradisi asli Suku Osing. Dari arsitektur rumah tradisional hingga pertunjukan seni dan ritual adat, semua tersaji secara autentik.
Keluarga
Aktivitas edukasi seperti belajar membatik, menyangrai kopi, atau belajar tari tradisional menjadi pengalaman berharga bagi keluarga. Anak-anak dapat belajar tentang budaya Indonesia dengan cara yang menyenangkan.
Fotografer
Rumah tradisional, pertunjukan seni, dan kehidupan masyarakat lokal menawarkan subjek fotografi yang menarik. Festival budaya seperti Barong Ider Bumi juga menjadi momen fotografi yang tak terlupakan.
Backpacker
Dengan homestay yang terjangkau dan pengalaman budaya yang autentik, desa adat ini menjadi destinasi ideal bagi backpacker yang mencari pengalaman lokal yang mendalam.
Peneliti & Akademisi
Bagi peneliti budaya, antropolog, atau akademisi, desa ini menawarkan kesempatan untuk mempelajari dan mendokumentasikan tradisi Osing yang masih terjaga dengan baik.
Wisatawan Kuliner
Pecel Pitik, Sego Tempong, dan Kopi Kemiren Jaran Goyang menawarkan pengalaman kuliner autentik yang akan memuaskan para pecinta kuliner tradisional.
FAQ (Pertanyaan Umum) tentang Desa Adat Osing Kemiren
Dimana lokasi Desa Adat Osing Kemiren?
Desa Adat Osing Kemiren terletak di Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Jaraknya sekitar 5 km dari pusat Kota Banyuwangi dengan waktu tempuh sekitar 15-20 menit menggunakan kendaraan bermotor.
Berapa harga tiket masuk Desa Adat Osing Kemiren?
Harga tiket masuk desa adat ini adalah Rp 20.000 per orang untuk tiket umum. Untuk rombongan minimal 10 orang, harga tiket Rp 15.000 per orang. Anak-anak di bawah 5 tahun gratis. Biaya parkir terpisah: motor Rp 3.000, mobil Rp 5.000, dan bus Rp 10.000.
Apa saja aktivitas yang bisa dilakukan di Desa Adat Osing Kemiren?
Aktivitas yang bisa dilakukan di desa adat ini antara lain: menyaksikan pertunjukan seni tradisional, mengunjungi Museum Desa, melihat rumah adat Osing, belajar membatik, belajar menyangrai kopi tradisional, belajar tari tradisional, mencicipi kuliner khas seperti Pecel Pitik dan Sego Tempong, serta berbelanja oleh-oleh di Pasar Kampoeng Osing.
Apakah ada homestay di Desa Adat Osing Kemiren?
Ya, terdapat lebih dari 40 homestay tradisional di Desa Adat Osing Kemiren dengan harga mulai dari Rp 115.000 per malam. Homestay ini memiliki arsitektur khas Osing dan dikelola langsung oleh masyarakat lokal, memberikan pengalaman menginap yang autentik.
Kapan waktu terbaik untuk mengunjungi Desa Adat Osing Kemiren?
Waktu terbaik untuk berkunjung adalah saat musim kemarau (Mei-September) ketika cuaca cerah dan aktivitas budaya lebih banyak. Jika ingin menyaksikan festival budaya, kunjungi saat Barong Ider Bumi (bulan Syawal), Tumpeng Sewu (bulan Muharram), Ngopi Sepuluh Ewu (Juli), atau Festival Gedhogan (Agustus).
Apakah perlu reservasi sebelum berkunjung ke Desa Adat Osing Kemiren?
Untuk kunjungan biasa, tidak perlu reservasi khusus. Namun, jika ingin mengikuti paket wisata, workshop, atau menginap di homestay, disarankan untuk melakukan reservasi terlebih dahulu melalui Pokdarwis Desa Wisata Osing Kemiren. Reservasi sangat dianjurkan jika berkunjung saat festival budaya karena jumlah pengunjung yang meningkat.
Bagaimana cara menuju Desa Adat Osing Kemiren dari luar kota?
Dari luar kota, Anda bisa tiba di Banyuwangi melalui Bandara Blimbingsari, Stasiun Banyuwangi Baru, atau Terminal Brawijaya. Dari sana, Anda bisa menggunakan taksi, ojek online, atau menyewa kendaraan untuk menuju desa adat ini yang berjarak sekitar 5-7 km dari pusat kota.
Apa oleh-oleh khas yang bisa dibeli di Desa Adat Osing Kemiren?
Oleh-oleh khas yang bisa dibeli antara lain: Kopi Kemiren Jaran Goyang yang telah tersertifikasi SNI, batik khas Banyuwangi dengan motif Gajah Oling, kerajinan tangan dari bambu dan kayu, serta makanan tradisional seperti Pecel Pitik dalam kemasan yang bisa tahan lama.
Kesimpulan (Desa Adat Osing Kemiren)
Desa Adat Osing Kemiren merupakan jendela untuk melihat kekayaan budaya Suku Osing yang masih terjaga dengan baik hingga kini. Dengan berbagai atraksi budaya, kuliner tradisional, dan keramahtamahan penduduk lokal, desa ini menawarkan pengalaman wisata budaya yang autentik dan mendalam.
Sebagai desa wisata yang telah meraih berbagai penghargaan, termasuk masuk dalam 50 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024, Desa Adat Osing Kemiren terus berkomitmen untuk melestarikan warisan budaya sekaligus mengembangkan pariwisata berkelanjutan yang bermanfaat bagi masyarakat lokal.
Kunjungan ke Desa Adat Osing Kemiren dapat Anda nikmati melalui paket tur eksplor Banyuwangi yang dirancang tidak hanya untuk berlibur, tetapi juga mendukung pelestarian budaya dan pemberdayaan masyarakat lokal, lengkap dengan pengalaman menginap di homestay tradisional, belajar kesenian khas Osing, serta berinteraksi langsung dengan warga setempat dalam satu perjalanan yang nyaman dan berkesan.
“Salam Pesona Indonesia, Salam Majestic Banyuwangi, Salam Soul of Osing Kemiren.”



