Melangkah masuk ke Toko Oen Malang seperti melakukan perjalanan waktu ke era kolonial. Aroma khas es krim homemade berpadu dengan nuansa nostalgia yang menguar dari setiap sudut bangunan bersejarah ini. Didirikan sejak tahun 1930, Toko Oen Malang bukan sekadar tempat makan, tetapi juga saksi bisu perjalanan kuliner dan sejarah Kota Malang yang telah bertahan hampir seabad lamanya.Dengan interior yang masih mempertahankan keaslian tempo dulu, kursi dan meja kayu antik, serta hidangan legendaris yang resepnya diwariskan turun-temurun, Toko Oen menawarkan pengalaman kuliner yang tak dapat ditemukan di tempat lain. Bagi wisatawan yang mengunjungi Kota Malang, tempat ini menjadi destinasi wajib untuk merasakan sentuhan sejarah melalui lidah dan mata.

Sekilas Tentang Toko Oen Malang

Toko Oen Malang berlokasi di Jalan Jenderal Basuki Rahmat Nomor 5, tepat di pusat Kota Malang, Jawa Timur. Berada di kawasan strategis dekat Alun-Alun Kota Malang, restoran bersejarah ini mudah diakses dan menjadi salah satu landmark kuliner paling dikenal di kota yang dijuluki Paris Van East Java ini.

Didirikan oleh keluarga Oen pada tahun 1930, toko ini awalnya menjadi tempat berkumpul orang-orang Belanda yang tinggal di Malang dan sekitarnya. Mereka tidak hanya datang untuk menikmati makanan dan minuman, tetapi juga untuk berdansa dan mengadakan acara pernikahan. Kini, Toko Oen telah bertransformasi menjadi destinasi wisata kuliner dan sejarah yang dikunjungi wisatawan dari berbagai penjuru dunia.

Meski telah berganti kepemilikan pada tahun 1989 ketika Danny M mengakuisisi gedung beserta seluruh perabotnya, Toko Oen tetap mempertahankan keaslian bangunan, interior, dan resep makanannya. Inilah yang membuat tempat ini istimewa dan masuk dalam daftar cagar budaya yang dilindungi.

Daya Tarik Utama Toko Oen Malang

Berkunjung ke Toko Oen Malang menawarkan pengalaman unik yang menggabungkan wisata kuliner dan sejarah. Berikut beberapa daya tarik utama yang membuat tempat ini begitu istimewa:

Arsitektur dan Interior Bersejarah

Bangunan Toko Oen merupakan contoh arsitektur kolonial yang masih terjaga dengan baik. Dengan dinding tebal khas bangunan era Belanda, plafon baja original, dan lantai yang masih asli, tempat ini menjadi museum hidup arsitektur kolonial di Malang. Begitu memasuki pintu, pengunjung akan disambut tulisan berbahasa Belanda “Welkom in Malang Toko Oen Die Sinds 1930 Aan de Gasten Gezzeligheid” yang artinya “Selamat Datang di Toko Oen Malang yang Memberikan Kegembiraan bagi Para Tamu Sejak Tahun 1930”.

Tulisan selamat datang berbahasa Belanda yang menjadi ciri khas Toko Oen Malang

Sumber / Kredit: @isinefoto

Menu Legendaris dengan Resep Turun-Temurun

Salah satu daya tarik utama Toko Oen adalah menu-menu legendaris dengan resep yang diwariskan secara turun-temurun dari satu koki ke koki lainnya. Es krim homemade menjadi signature dish yang wajib dicoba, dengan tekstur lembut dan rasa yang tidak terlalu dominan namun meninggalkan kesan hangat di lidah. Selain es krim, Toko Oen juga menawarkan berbagai hidangan khas Belanda dan makanan lokal Indonesia.

Es krim homemade khas Toko Oen Malang

Sumber / Kredit: @helminerina

Nilai Historis dan Nostalgia

Bagi banyak turis Belanda dan Eropa, Toko Oen menjadi tempat nostalgia. Mereka datang tidak hanya untuk berlibur tetapi juga untuk bercerita kepada anak cucu tentang tempat yang pernah menjadi bagian dari sejarah keluarga mereka. Bahkan ada ungkapan populer: “Jika tidak ke Toko Oen, berarti tidak ke Kota Malang”. Ini menunjukkan betapa pentingnya tempat ini dalam lanskap wisata dan sejarah Malang.

Keunikan Toko Oen Malang Dibanding Destinasi Sekitar

Toko Oen Malang memiliki beberapa keunikan yang membedakannya dari destinasi kuliner dan wisata lain di sekitarnya:

Perbedaan Visual

Berbeda dengan kafe dan restoran modern yang banyak bermunculan di Malang, Toko Oen mempertahankan tampilan asli era kolonial. Bangunannya mencolok dengan gaya arsitektur khas Belanda, menjadikannya landmark visual yang mudah dikenali di pusat kota.

Suasana Tempo Doeloe

Suasana di Toko Oen seperti kapsul waktu yang membawa pengunjung kembali ke masa lampau. Dengan lagu-lagu nostalgia yang diputar, pramusaji berkostum putih klasik, dan perabotan antik, pengalaman makan di sini jauh berbeda dari restoran kontemporer lainnya.

Tingkat Keramaian

Meski sudah berusia hampir seabad, Toko Oen tetap ramai dikunjungi baik oleh wisatawan lokal maupun mancanegara. Namun keramaiannya berbeda, lebih tenang dan santai dibanding mal atau kafe modern, menciptakan atmosfer yang cocok untuk bersantai dan menikmati hidangan dengan nyaman.

Nilai Eksklusivitas

Sebagai salah satu dari dua Toko Oen yang masih bertahan di Indonesia (satunya lagi di Semarang), tempat ini menawarkan pengalaman eksklusif yang tidak bisa didapatkan di tempat lain. Status sebagai cagar budaya juga menambah nilai eksklusivitasnya.

Lokasi & Akses Menuju Toko Oen Malang

Restoran es krim legendaris ini berlokasi strategis di Jalan Jenderal Basuki Rahmat Nomor 5, Malang, Jawa Timur. Posisinya yang berada di pusat kota, dekat dengan Alun-Alun Kota Malang, membuatnya sangat mudah diakses baik dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum.

Rute dari Titik Penting di Malang:

  • Dari Stasiun Malang: Jarak sekitar 2 km, dapat ditempuh dengan becak, ojek online, atau taksi dalam waktu 10-15 menit.
  • Dari Terminal Arjosari: Jarak sekitar 7 km, dapat ditempuh dengan angkutan umum atau transportasi private selama di Malang dalam waktu 20-30 menit.
  • Dari Bandara Abdul Rachman Saleh: Jarak sekitar 15 km, dapat ditempuh dengan taksi atau kendaraan pribadi dalam waktu 45-60 menit tergantung kondisi lalu lintas.

Kondisi jalan menuju Toko Oen sangat baik karena berada di jalan utama kota. Namun, karena lokasinya di pusat kota, pengunjung mungkin akan menghadapi kepadatan lalu lintas pada jam-jam sibuk dan akhir pekan. Untuk pengalaman yang lebih nyaman, disarankan untuk datang pada pagi hari atau sore hari di hari kerja.

Harga Menu & Biaya Wisata di Toko Oen Malang

Sebagai restoran, Toko Oen Malang tidak memungut biaya masuk. Pengunjung hanya perlu membayar hidangan yang dipesan. Berikut kisaran harga menu dan biaya lainnya yang perlu diperhatikan:

Kategori MenuJenis HidanganKisaran Harga
Es KrimSingle Scoop (Vanilla, Cokelat, Stroberi, Moka)Rp15.000 – Rp25.000
Es Krim SpesialFancy Sundae, Banana SplitRp50.000 – Rp55.000
MinumanEs Krim Soda, Milk ShakeRp30.000 – Rp45.000
Makanan BeratMasakan Oriental, Semur Lidah, Western FoodRp45.000 – Rp85.000
AppetizerFrench Fries, Croquette, LumpiaRp20.000 – Rp35.000
Kue & RotiGarnalen Brood, Kippen Brood, Socijs BroodRp15.000 – Rp30.000

Biaya Tambahan:

  • Parkir Motor: Rp2.000 – Rp5.000
  • Parkir Mobil: Rp5.000 – Rp10.000

Perlu dicatat bahwa harga dapat berubah sewaktu-waktu. Toko Oen menerima pembayaran tunai dan beberapa metode pembayaran non-tunai. Meski harga beberapa menu mungkin terasa sedikit lebih mahal dibandingkan kafe modern, pengalaman bersantap di tempat bersejarah ini menjadikannya sepadan dengan harga yang ditawarkan.

Jam Operasional & Waktu Terbaik Berkunjung

Toko Oen Malang buka setiap hari, termasuk hari libur nasional, dengan jam operasional sebagai berikut:

Jam Operasional: 08.00 – 21.30 WIB (Senin – Minggu)

Waktu Terbaik untuk Berkunjung:

Pagi Hari (08.00 – 10.00)

Ini adalah waktu ideal untuk menikmati suasana tenang Toko Oen. Pengunjung dapat dengan leluasa memilih tempat duduk favorit, termasuk meja dekat jendela yang populer. Cahaya pagi yang masuk melalui jendela juga menciptakan suasana yang sempurna untuk berfoto.

Siang Hari (12.00 – 14.00)

Pada jam makan siang, Toko Oen cenderung ramai dengan pengunjung lokal dan pekerja kantoran. Ini adalah waktu yang baik untuk merasakan atmosfer ramai restoran, namun mungkin perlu menunggu untuk mendapatkan tempat duduk.

Sore Hari (15.00 – 17.00)

Setelah jam makan siang, suasana kembali tenang dan nyaman. Ini adalah waktu yang tepat untuk menikmati es krim atau kue-kue tradisional sambil bersantai. Cahaya sore juga memberikan nuansa hangat pada interior bersejarah.

Malam Hari (18.00 – 21.00)

Di malam hari, Toko Oen menawarkan suasana yang lebih romantis dengan pencahayaan yang lebih redup. Waktu ini cocok untuk makan malam santai atau menikmati hidangan penutup setelah mengeksplorasi Kota Malang.

Untuk pengalaman terbaik, kunjungi Toko Oen pada hari kerja (Senin-Jumat) karena pada akhir pekan dan hari libur, tempat ini cenderung sangat ramai dengan wisatawan. Musim liburan sekolah dan hari raya juga menjadi waktu-waktu puncak kunjungan, sehingga mungkin perlu bersabar untuk mendapatkan tempat duduk.

Suasana pagi hari di Toko Oen Malang

Sumber / Kredit: @helminerina

Aktivitas Wisata yang Bisa Dilakukan di Toko Oen Malang

Meski utamanya merupakan restoran, ada beberapa aktivitas menarik yang bisa dilakukan pengunjung di Toko Oen Malang:

Aktivitas Utama

  • Mencicipi Menu Legendaris – Jangan lewatkan es krim homemade yang menjadi signature dish Toko Oen sejak puluhan tahun lalu. Varian rasa seperti vanilla, stroberi, cokelat, dan moka menawarkan pengalaman kuliner autentik.
  • Menikmati Fancy Sundae – Hidangan es krim spesial dengan tiga scoop rasa berbeda yang disajikan dengan topping buah ceri, krim, dan wafer menjadi favorit banyak pengunjung.
  • Mencoba Hidangan Khas Belanda – Selain es krim, coba juga hidangan khas Belanda seperti Semur Lidah atau berbagai jenis roti seperti Garnalen Brood dan Kippen Brood.

Aktivitas Santai

  • Menikmati Suasana Tempo Doeloe – Duduk santai di kursi antik sambil menikmati alunan musik nostalgia dan mengamati interior bersejarah yang telah bertahan hampir seabad.
  • Membaca Sejarah Toko Oen – Di beberapa sudut restoran terdapat potongan artikel dan foto-foto lama yang menceritakan sejarah Toko Oen dan Kota Malang pada masa kolonial.
  • Berbincang dengan Staf Senior – Beberapa pramusaji telah bekerja di Toko Oen selama puluhan tahun dan memiliki cerita menarik tentang tempat ini dan pengunjung-pengunjung terkenalnya.

Aktivitas Foto/Video

  • Berfoto di Depan Bangunan Ikonik – Fasad bangunan Toko Oen dengan arsitektur kolonialnya menjadi latar belakang foto yang populer.
  • Mengabadikan Detail Interior – Dari tulisan berbahasa Belanda hingga perabotan antik, banyak detail menarik yang layak diabadikan.
  • Food Photography – Penyajian es krim dan hidangan lain yang klasik menjadi objek foto kuliner yang menarik, terutama dengan latar belakang interior vintage.

Spot Foto Terbaik di Toko Oen Malang

Bagi pecinta fotografi dan penggemar media sosial, Toko Oen Malang menawarkan beberapa spot foto menarik yang bisa menghasilkan gambar-gambar instagramable:

Tulisan Selamat Datang

Spanduk besar berbahasa Belanda “Welkom in Malang Toko Oen…” menjadi spot foto ikonik yang menunjukkan keotentikan tempat ini. Posisinya yang strategis di dalam ruangan membuatnya mudah dijadikan latar belakang foto.

Tips pencahayaan: Gunakan flash jika berkunjung sore atau malam hari karena pencahayaan di area ini cenderung redup.

Meja Dekat Jendela

Meja-meja yang berada di dekat jendela menawarkan pencahayaan alami yang sempurna untuk foto. Cahaya yang masuk melalui jendela besar menciptakan efek dramatis dan hangat, terutama di pagi dan sore hari.

Tips pencahayaan: Kunjungi pagi hari (9-10 pagi) untuk mendapatkan cahaya pagi yang lembut atau sore hari (15-16) untuk cahaya golden hour.

Etalase Kue dan Es Krim

Etalase yang menampilkan berbagai kue tradisional dan es krim menjadi spot foto yang menarik, terutama untuk food photography. Warna-warni hidangan kontras dengan interior klasik.

Tips pencahayaan: Etalase biasanya memiliki pencahayaan sendiri, jadi bisa difoto kapan saja dengan hasil yang baik.

Etalase kue dan makanan di Toko Oen Malang

Sumber / Kredit: @toko_oen_malang

Sudut Favorit Lainnya:

  • Organ Tua dan Pohon Natal – Di salah satu sudut restoran terdapat organ tua berwarna hitam yang sering dihias dengan ornamen musiman, menciptakan latar foto yang unik.
  • Radio Antik dalam Kotak Kaca – Radio tua yang dipajang dalam kotak kaca menjadi objek foto detail yang menarik, menunjukkan nuansa vintage tempat ini.
  • Penyajian Es Krim dan Hidangan – Cara penyajian hidangan yang klasik dengan peralatan makan vintage menjadi objek food photography yang populer.

Fasilitas yang Tersedia di Toko Oen Malang

Sebagai restoran bersejarah yang telah beroperasi hampir seabad, Toko Oen Malang menyediakan beberapa fasilitas dasar untuk kenyamanan pengunjung:

Area Parkir

Toko Oen memiliki area parkir terbatas di depan bangunan, terutama untuk sepeda motor. Untuk mobil, pengunjung dapat menggunakan parkir di sepanjang jalan atau area parkir publik terdekat. Pada akhir pekan dan hari libur, area parkir cepat penuh sehingga disarankan untuk datang lebih awal.

Toilet

Tersedia toilet yang bersih meski dengan desain yang masih mempertahankan gaya lama. Toilet terletak di bagian belakang restoran dan dapat diakses oleh semua pengunjung.

Kapasitas Tempat Duduk

Restoran ini memiliki kapasitas sekitar 50-60 orang dengan berbagai jenis meja dan kursi. Ada meja dan kursi tinggi untuk menyantap hidangan utama, serta meja dan kursi yang lebih rendah dengan sandaran punggung dan tangan untuk menikmati kopi, teh, atau makanan ringan.

Pendingin Ruangan

Meski mempertahankan suasana tempo dulu, Toko Oen dilengkapi dengan pendingin ruangan modern untuk kenyamanan pengunjung, terutama saat cuaca panas atau restoran sedang ramai.

Catatan Keterbatasan Fasilitas:

Beberapa keterbatasan fasilitas yang perlu diperhatikan:

  • Tidak tersedia area khusus untuk mushola di dalam restoran
  • Akses untuk kursi roda mungkin terbatas karena desain bangunan lama
  • Tidak ada area bermain anak
  • WiFi mungkin tidak selalu tersedia atau stabil

Meski memiliki beberapa keterbatasan fasilitas modern, justru inilah yang menjadi bagian dari pesona Toko Oen sebagai restoran bersejarah yang mempertahankan keasliannya. Pengunjung datang untuk merasakan pengalaman bersantap ala tempo dulu, bukan untuk fasilitas mewah seperti di restoran kontemporer.

Tips Berkunjung yang Praktis ke Toko Oen Malang

Untuk memaksimalkan pengalaman kunjungan ke Toko Oen Malang, berikut beberapa tips praktis yang bisa diterapkan:

Waktu Terbaik

  • Datang pagi hari (08.00-10.00) untuk menghindari keramaian dan mendapatkan tempat duduk favorit
  • Hindari jam makan siang (12.00-14.00) dan makan malam (18.00-20.00) jika tidak ingin menunggu
  • Kunjungi pada hari kerja (Senin-Jumat) karena akhir pekan biasanya lebih ramai
  • Hindari musim liburan sekolah dan hari raya jika ingin suasana yang lebih tenang

Perlengkapan Wajib

  • Kamera atau smartphone dengan baterai penuh untuk mengabadikan momen
  • Uang tunai sebagai cadangan, meski tersedia pembayaran non-tunai
  • Jaket tipis atau cardigan karena pendingin ruangan bisa terasa cukup dingin

Etika Wisata Kuliner

  • Hormati nilai sejarah tempat ini dengan tidak merusak atau mencoret-coret properti
  • Jangan terlalu berisik saat berfoto agar tidak mengganggu pengunjung lain
  • Tanyakan izin sebelum memotret area dapur atau staf
  • Berikan tip untuk pelayanan yang baik sebagai apresiasi

Tips untuk Keluarga dan Rombongan

  • Untuk rombongan lebih dari 6 orang, sebaiknya reservasi terlebih dahulu atau datang lebih awal
  • Jika membawa anak kecil, jelaskan tentang nilai sejarah tempat ini agar mereka lebih menghargai
  • Pesan menu yang berbeda-beda untuk dicicipi bersama agar bisa merasakan lebih banyak hidangan khas
  • Manfaatkan program perjalanan wisata Malang yang sering menyertakan Toko Oen dalam itinerarynya untuk pengalaman yang lebih terorganisir

Perbandingan dengan Destinasi Kuliner Sekitar

Untuk memberikan gambaran lebih jelas tentang posisi Toko Oen di antara destinasi kuliner bersejarah di Malang, berikut perbandingan dengan beberapa tempat serupa:

AspekToko Oen MalangWarung Kopi TuguRestoran InggilCafe Tiga Tjeret
Daya Tarik UtamaEs krim homemade & suasana kolonial BelandaKopi tradisional & bangunan bersejarahMasakan Jawa & koleksi barang antikKopi & suasana Jawa modern
Karakter WisataKuliner kolonial & nostalgiaKopi & sejarah lokalKuliner Jawa & budayaKopi & kontemporer
Tingkat KeramaianTinggi, terutama akhir pekanSedang, ramai di pagi hariTinggi, terutama jam makanSedang, ramai di malam hari
AksesibilitasSangat baik, di pusat kotaBaik, dekat Tugu MalangBaik, di kawasan KlojenBaik, di area Kayutangan
Kisaran HargaRp15.000 – Rp85.000Rp10.000 – Rp50.000Rp25.000 – Rp100.000Rp20.000 – Rp60.000

Dari perbandingan di atas, Toko Oen Malang memiliki keunikan tersendiri dengan fokus pada kuliner kolonial Belanda dan es krim homemade yang legendaris. Meski semua destinasi menawarkan nilai sejarah, Toko Oen adalah satu-satunya yang mempertahankan suasana kolonial Belanda secara autentik.

Contoh Itinerary Kunjungan 1 Hari di Malang dengan Toko Oen

Berikut adalah contoh itinerary untuk mengeksplorasi pusat Kota Malang dalam 1 hari dengan menyertakan kunjungan ke Toko Oen:

Itinerary Wisata Sejarah & Kuliner Malang

08:00 – 09:00 | Berangkat dari Hotel

Mulai perjalanan dari hotel atau penginapan Anda di Malang. Jika menginap di luar pusat kota, pertimbangkan untuk menggunakan jasa persewaan kendaraan wisata yang fleksibel untuk memudahkan perjalanan.

09:00 – 10:30 | Sarapan di Toko Oen Malang

Nikmati sarapan dengan menu klasik seperti roti dan es krim homemade. Manfaatkan waktu pagi untuk berfoto di interior yang fotogenik dengan pencahayaan alami yang baik.

10:30 – 12:00 | Jelajahi Kawasan Kayutangan Heritage

Jalan kaki ke kawasan Kayutangan yang berjarak sekitar 500 meter dari Toko Oen. Eksplorasi bangunan-bangunan bersejarah dan Gereja Hati Kudus Yesus (Gereja Kayutangan).

12:00 – 13:30 | Makan Siang di Restoran Inggil

Cicipi hidangan tradisional Jawa di Restoran Inggil yang juga memiliki nilai sejarah dan koleksi barang antik.

13:30 – 15:00 | Kunjungi Museum Malang Tempo Doeloe

Pelajari sejarah Kota Malang lebih dalam melalui koleksi foto dan artefak di museum ini.

15:00 – 16:30 | Bersantai di Alun-Alun Malang

Nikmati suasana Alun-Alun Kota Malang yang rindang dan ramai dengan aktivitas lokal.

16:30 – 18:00 | Belanja Oleh-oleh di Pusat Perbelanjaan

Kunjungi pusat oleh-oleh untuk membeli produk khas Malang seperti keripik tempe, keramik Dinoyo, atau apel Malang.

18:00 – 19:30 | Makan Malam di Warung Kopi Tugu

Nikmati kopi tradisional dan makanan ringan di warung kopi bersejarah ini.

19:30 – 21:00 | Kembali ke Toko Oen untuk Dessert

Tutup hari dengan kembali ke Toko Oen untuk menikmati es krim atau kue tradisional sebagai hidangan penutup.

21:00 | Kembali ke Hotel

Akhiri perjalanan dan kembali ke hotel untuk beristirahat.

Itinerary ini dirancang untuk memberikan pengalaman sejarah dan kuliner Malang yang komprehensif, dengan Toko Oen sebagai salah satu highlight utama. Jadwal ini fleksibel dan dapat disesuaikan dengan preferensi dan kondisi cuaca.

Kawasan Kayutangan Heritage

Sumber / Kredit: @bobodijalan

Rekomendasi Wisata Terdekat dari Toko Oen Malang

Lokasi Toko Oen yang strategis di pusat Kota Malang membuatnya dekat dengan berbagai destinasi wisata menarik lainnya. Berikut beberapa rekomendasi tempat wisata yang bisa dikunjungi sebelum atau sesudah mampir ke Toko Oen:

Alun-Alun Kota Malang

Jarak: ± 300 meter

Highlight: Taman kota yang asri dengan air mancur, tempat berkumpul warga lokal, dan berbagai pedagang makanan khas. Cocok untuk bersantai dan menikmati suasana kota.

Gereja Hati Kudus Yesus (Gereja Kayutangan)

Jarak: ± 400 meter

Highlight: Bangunan gereja bergaya neogotik yang megah dan menjadi salah satu landmark Kota Malang. Arsitekturnya yang indah menjadi daya tarik bagi pecinta fotografi.

Kawasan Kayutangan Heritage

Jarak: ± 500 meter

Highlight: Kawasan dengan bangunan-bangunan bersejarah dari era kolonial yang telah direvitalisasi. Terdapat banyak spot foto menarik dan kafe-kafe kecil.

Destinasi Lain yang Tidak Jauh:

  • Museum Malang Tempo Doeloe (± 1 km) – Museum yang menyimpan koleksi foto dan artefak sejarah Kota Malang.
  • Pasar Bunga dan Burung Splendid (± 1,5 km) – Pasar tradisional yang menjual berbagai jenis bunga dan burung hias.
  • Taman Rekreasi Kota (Tarekot) (± 2 km) – Taman kota dengan berbagai fasilitas rekreasi untuk keluarga.
  • Kampung Warna-Warni Jodipan (± 3 km) – Pemukiman yang dicat warna-warni dan menjadi destinasi wisata Instagram populer.

Untuk wisatawan yang ingin menjelajah lebih jauh, Kota Batu dengan berbagai taman hiburannya berjarak sekitar 15-20 km dari Toko Oen. Sementara itu, perjalanan wisata ke Bromo 2 hari 1 malam bisa menjadi pilihan untuk hari berikutnya, dengan waktu tempuh sekitar 2-3 jam dari Malang.

Alun-Alun Kota Malang

Sumber / Kredit: @740aerialvideography

Toko Oen Malang dalam Paket Wisata

Sebagai destinasi kuliner dan sejarah yang ikonik, Toko Oen Malang sering dimasukkan dalam berbagai paket wisata Malang. Hal ini memudahkan wisatawan untuk mengunjungi tempat bersejarah ini sebagai bagian dari perjalanan yang lebih komprehensif.

Paket Wisata yang Menyertakan Toko Oen:

  • Tur Sejarah Kolonial Malang – Paket wisata yang fokus pada bangunan-bangunan bersejarah era kolonial di Malang, dengan Toko Oen sebagai salah satu highlight untuk pengalaman kuliner autentik.
  • Wisata Kuliner Malang – Tur yang mengajak wisatawan mencicipi berbagai kuliner khas Malang, termasuk es krim legendaris di Toko Oen.
  • City Tour Malang – Perjalanan keliling kota yang mencakup landmark-landmark penting Malang, dengan Toko Oen sebagai tempat istirahat dan makan.
  • Paket Wisata Malang-Batu – Program wisata yang menggabungkan kunjungan ke pusat Kota Malang (termasuk Toko Oen) dan berbagai objek wisata di Kota Batu.

Banyak biro perjalanan di Belanda bahkan secara khusus memasukkan Toko Oen dalam paket wisata Jawa-Bali mereka, mengingat nilai historis dan nostalgia yang ditawarkan bagi wisatawan Belanda. Hal ini menjadikan Toko Oen sebagai bagian penting dari pilihan perjalanan wisata di Malang Raya yang menawarkan pengalaman kuliner dan sejarah yang autentik.

Bagi wisatawan yang ingin mengeksplorasi lebih jauh, tersedia juga opsi trip Bromo dengan durasi fleksibel yang bisa dikombinasikan dengan kunjungan ke Toko Oen dan destinasi lain di Malang. Kombinasi ini menawarkan pengalaman wisata yang lengkap, menggabungkan wisata alam, sejarah, dan kuliner dalam satu perjalanan.

Cocok untuk Siapa?

Toko Oen Malang menawarkan pengalaman yang bisa dinikmati oleh berbagai jenis wisatawan, namun ada beberapa kelompok yang akan mendapatkan pengalaman paling optimal:

Keluarga

Toko Oen menjadi tempat yang cocok untuk kunjungan keluarga, terutama untuk memperkenalkan sejarah kuliner dan kolonial kepada anak-anak. Menu es krim yang beragam juga menjadi favorit anak-anak, sementara orang tua dapat menikmati hidangan nostalgia dan suasana tempo dulu.

Backpacker

Bagi backpacker yang menjelajahi Malang, Toko Oen menawarkan pengalaman kuliner autentik dengan harga yang masih terjangkau. Lokasinya yang strategis di pusat kota juga memudahkan akses dari berbagai penginapan budget di sekitarnya.

Pecinta Fotografi

Interior vintage, perabotan antik, dan penyajian makanan yang klasik menjadikan Toko Oen surga bagi pecinta fotografi. Banyak sudut dan detail yang bisa menjadi objek foto menarik, baik untuk fotografi arsitektur maupun food photography.

Wisatawan Sejarah dan Kuliner

Mereka yang memiliki minat khusus pada sejarah kolonial dan kuliner heritage akan mendapatkan pengalaman paling berharga di Toko Oen. Tempat ini menawarkan kesempatan untuk merasakan langsung suasana dan cita rasa dari era yang telah berlalu.

Juga Cocok Untuk:

  • Wisatawan Mancanegara – Terutama dari Belanda dan negara Eropa lainnya yang tertarik dengan sejarah kolonial Indonesia.
  • Pasangan – Suasana nostalgik Toko Oen menciptakan setting yang romantis untuk kencan atau perayaan momen spesial.
  • Peneliti Sejarah dan Kuliner – Sebagai salah satu restoran tertua yang masih beroperasi, Toko Oen menjadi objek studi yang menarik.
  • Content Creator – Youtuber, blogger, dan influencer media sosial akan menemukan banyak konten menarik untuk dibagikan.
Tempat duduk di Toko Oen Malang

Sumber / Kredit: @toko_oen_malang

FAQ (Pertanyaan Umum) tentang Toko Oen Malang

Di mana lokasi tepatnya Toko Oen Malang?

Toko Oen Malang berlokasi di Jalan Jenderal Basuki Rahmat Nomor 5, Malang, Jawa Timur. Lokasinya sangat strategis di pusat kota, dekat dengan Alun-Alun Kota Malang dan berseberangan dengan Gereja Hati Kudus Yesus (Gereja Kayutangan).

Berapa kisaran harga menu di Toko Oen Malang?

Kisaran harga menu di Toko Oen Malang bervariasi dari Rp15.000 hingga Rp85.000. Es krim single scoop dibanderol sekitar Rp15.000-Rp25.000, Fancy Sundae sekitar Rp50.000, Banana Split Rp55.000, dan hidangan utama seperti masakan Oriental dan Western Food berkisar Rp45.000-Rp85.000.

Apa jam operasional Toko Oen Malang?

Toko Oen Malang buka setiap hari dari pukul 08.00 hingga 21.30 WIB, termasuk pada hari libur nasional. Untuk pengalaman terbaik, disarankan datang pagi hari (08.00-10.00) untuk menghindari keramaian.

Apa menu andalan yang wajib dicoba di Toko Oen Malang?

Menu andalan yang wajib dicoba di Toko Oen Malang adalah es krim homemade dengan berbagai varian rasa (vanilla, stroberi, cokelat, moka), Fancy Sundae, dan Banana Split. Untuk hidangan berat, Semur Lidah menjadi salah satu menu khas yang populer. Kue-kue tradisional seperti Garnalen Brood dan Kippen Brood juga layak dicoba.

Apakah Toko Oen Malang menyediakan fasilitas parkir?

Toko Oen Malang memiliki area parkir terbatas di depan bangunan, terutama untuk sepeda motor. Untuk mobil, pengunjung dapat menggunakan parkir di sepanjang jalan atau area parkir publik terdekat. Biaya parkir berkisar antara Rp2.000-Rp5.000 untuk motor dan Rp5.000-Rp10.000 untuk mobil.

Apakah perlu reservasi sebelum berkunjung ke Toko Oen Malang?

Untuk kunjungan reguler dengan 2-4 orang, biasanya tidak diperlukan reservasi. Namun, untuk rombongan lebih dari 6 orang atau kunjungan pada akhir pekan dan hari libur, disarankan untuk datang lebih awal atau menghubungi terlebih dahulu untuk memastikan ketersediaan tempat.

Sejak kapan Toko Oen Malang berdiri?

Toko Oen Malang berdiri sejak tahun 1930 dan didirikan oleh keluarga Oen. Meski telah berganti kepemilikan pada tahun 1989, restoran ini tetap mempertahankan nama, bangunan, interior, dan resep aslinya. Dengan usia hampir seabad, Toko Oen menjadi salah satu restoran tertua yang masih beroperasi di Indonesia.

Bagaimana cara termudah mencapai Toko Oen Malang dengan transportasi umum?

Dari Stasiun Malang, Anda bisa menggunakan becak, ojek online, atau taksi dengan waktu tempuh sekitar 10-15 menit. Dari Terminal Arjosari, tersedia angkutan umum jurusan Arjosari-Dinoyo-Landungsari yang melewati Jalan Basuki Rahmat. Turun di dekat Alun-Alun Malang, lalu jalan kaki sekitar 300 meter ke Toko Oen.

Kesimpulan

Toko Oen Malang bukan sekadar tempat makan, tetapi sebuah perjalanan waktu ke era kolonial yang menawarkan pengalaman kuliner dan sejarah yang autentik. Dengan bangunan berarsitektur kolonial yang masih terjaga, interior antik yang original, dan menu legendaris yang resepnya diwariskan turun-temurun, Toko Oen menjadi saksi hidup perjalanan kuliner dan sejarah Kota Malang.

Es krim homemade yang menjadi signature dish, suasana tempo dulu yang nostalgik, dan nilai sejarah yang kental menjadikan Toko Oen destinasi wajib bagi siapa pun yang mengunjungi Malang. Seperti ungkapan populer: “Jika tidak ke Toko Oen, berarti tidak ke Kota Malang” – menunjukkan betapa pentingnya tempat ini dalam lanskap wisata kota.

Lokasinya yang strategis di pusat kota juga memudahkan wisatawan untuk mengintegrasikan kunjungan ke Toko Oen dalam pilihan perjalanan wisata di Malang Raya yang lebih luas. Baik Anda pecinta kuliner, penggemar fotografi, peneliti sejarah, atau sekadar wisatawan yang ingin merasakan pengalaman berbeda, Toko Oen Malang menawarkan sesuatu yang istimewa untuk dinikmati dan dikenang.